Pelet Maduku!

Pelet Maduku!
Bab. 38


__ADS_3

Freya membulatkan matanya dengan sempurna, keluar lendir berwarna hijau dari area *********** dalam jumlah yang banyak. Bagaimana tidak, jin yang menyerupai Farha telah berulang kali membuang benihnya di dalam rahim Freya.


"Apa ini? Mengapa keluar lendir hijau dari dalam, hoeeek ...!" Freya merasa mual mencium bau yang tidak sedap keluar dari alat vital kewanitaannya.


Dengan tertatih menahan rasa mual, Freya pergi ke kamar mandi, dia tidak ingin terlalu lama menahan bau tidak sedap yang kini menetes mengotori lantai sepanjang dia berjalan.


Freya mandi dengan menggosok seluruh tubuhnya, dia merasa kesal mengapa semua bisa terjadi pada dirinya. Di dalam ingatan Freya hanya tertinggal kalau dirinya tengah melayani sang suami.


"Mengapa mas Farhan datang ke alam mimpiku? Apa mas Farhan sudah sangat merindukanmu?" gumam Freya sembari menggosok sabun mandi di seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Air sabun yang wangi itu mampu menghilangkan bau bekas cairan bercinta antara dirinya dan genderuwo itu. Freya kembali tenggelam dalam halusinasi pikirannya.


Sepasang mata lapar menatap Freya dengan penuh naf su. Kamar mandi adalah rumah ternyaman dan daerah kekuasaannya. Freya telah memancing dirinya untuk kembali muncul sebagai sosok lelaki yang dicintai Freya.


Tangan dengan bulu hitam dan kuku yang panjang sudah melingkar di perut Freya. Napas berat telah menyentuh tengkuk leher Freya. Freya terkejut, dia menoleh ke belakang. Dilihatnya lelaki pujaannya sudah berdiri menempel di belakang tubuhnya.


"Mas Farhan? Apa semalam masih kurang?" tanya Freya dengan terkejut.


"Aaa ...."

__ADS_1


Suara memburu saling bersahutan di dalam kamar tidur itu. Freya kembali dipaksa untuk melayani naf su bej4t sang genderuwo. Walaupun di kamar mandi seorang wanita maupun pria tidak diperkenankan memperlihatkan semua auratnya. Minim ada kain yang melindungi dirinya dari pandangan lapar jin yang ada di kamar mandi. Bagi kaum jin, kamar mandi adalah tempat yang paling menyenangkan dan dijadikan rumah untuk berkembang biak.


Rasulullah menyarankan pada kaumnya untuk menutupi aurat saat mandi dengan kain tipis atau minim berjongkoklah saat mandi atau sedang buang air kecil. Dengan begitu aurat tidak akan terlihat oleh jin yang beranak pinak di kamar mandi.


Jin perempuan akan mencintai laki-laki yang mandi atau buang air kecil dengan berdiri. Apalagi lelaki yang sering melakukan masturbasi di kamar mandi. Jin perempuan akan menjadikan cairan spe**ma yang keluar tempat anak-anaknya lahir.


Lelaki yang membayangkan sosok wanita saat melakukan masturbasi sendiri di kamar mandi, sesungguhnya itu adalah jin perempuan yang menyelinap masuk ke dalam angan lelaki itu. Dari perbuatan itulah anak-anak jin dilahirkan, hingga rumah akan dipenuhi oleh jin.


Demikian halnya dengan para wanita yang mandi berdiri tanpa penutup kain, jin akan dengan senang meruda paksanya hingga sering kali para wanita itu mudah marah dan tidak puas saat berhubungan badan dengan suaminya. Jin lelaki yang mencintai wanita dari bangsa manusia akan sangat cemburu jika wanitanya berhubungan badan dengan suami dunianya.

__ADS_1


Berbagai upaya akan jin itu lakukan untuk memisahkan keduanya jika wanita itu bersuami, sedangkan wanita yang belum bersuami akan menjadi perawan tua hingga ia berhasil di rukyah. Tidak hanya itu saja, bagi wanita bersuami juga tidak akan mudah memiliki anak bahkan menjadi mandul.


__ADS_2