Pembalasan Dendam sang Putri

Pembalasan Dendam sang Putri
Penghianatan


__ADS_3

"Dik..." segera ia berlari memeluknya


"Salah aatu pelayanku memilih jalan dosa dan ia pergi kedunia manusia " sedihnya


"Siapa ?"


"Nogitsune, padahal Tenko kuko dan kiko sudah mempringatinya tapi ia terpengaruh kekuatan jahat,kak aku harus bagaimana?ini semua salahku yang tidak memperhatikan pelayan pelayanku" sedih karin


"Sudahlah jangan menangis,kau tau kan kalau kau menangis Hujan akan turun meskipun tak berawan,takutnya para dewa yang jahat tau kalau kau sedang putus asa" segera ia menghapus air matanya karin kembali kepondoknya bersama Enma,Enma memberi tahu bahwa ia diperintahkan oleh Neneknya untuk menemani dan membantunya saat karin saat membalaskan dendamnya,Enma kembali ketempatnya karin menuju kebumi bersma ke 3 pelayannya dan Gakutei Nogitsune dia berubah menjadi wanita dan mengisap daya hidup manusia sesuai informasi yang diberikan oleh Tunko ke 5 melihat dari kejauhan Nogitsune menjadi Siluman yang haus akan darah dan buas ia membuat satu desa mengalami kematian yang terus menerus,Karin melihat pemburu Siluman bertarung melawannya tapi ia sangat kuat ada seorang onmyouji menggunakan Jimat kertas ia menahan pergerakan Nogitsune tapi kertas kertas itu robek seketika saat Ia mengamuk segera karin menghentikannya


"Cukup Nogitsune" kata karin ia segera tak bisa bergerak,semuanya melihat sang dewi bersindimaafkak,dari langit bersama ke 4 pelayannya semuanya segera bersujud

__ADS_1


"Itu dewi inari" sorak para manusia


"Nogitsune kejahatanmu tidak bisa dimaafkan,segeralah kembali kesisi dewi" Kata Tunko posisi pelayan tertinggi setelah gakutei


"Kalian pikir kalian siapa" ia menyerang para onmyouji segera tunko kuko dan kiko melawannya tapi siapa sangka saudarinya itu sudah berubah dengan kekuatan jahat yang merasukinya berhasil melawan ketiganya,Karin hanya bisa melihat lalu ia memijakan kakinya beberapa sulur mengikat Nogitsune ia mencoba melepaskan diri tapi sulur2 itu tumbuh lagi dan malah melilitnya dengan sangat erat karin berjalan menghampirinya ia memasuki pikiran Nogitsune ia melihat semua ingatan Nogitsune selama ia meninggalkan Tempatnya itu,ia sangat tersiksa sekali para dewa dan pelayan lainnya merendahkannya karin melihat ingatan kabur ia di beri sebuah lonceng kecil kekuatan jahatnya sungguh besar sehingga membuatnya tak bisa mengendalaikan dirinya karin mendengar suara hati kecil nogitsune


"Nona,kembalilah...tolong...tolong aku..nona..dimana kau" suara isak tangisnya ia melihat Nogitsune terkekang oleh rantai segera ia menghancurkannya walaupun berkorban tangan karin terluka cukup parah keduanya Tersadar lonceng itu berada digenggaman tangan Karin


"No...na" Nogitsune tau bahwa karin menahan sakit karena kutukan yang kuat berada dalam lonceng itu.tak lama langit bergemuruh para manusia tiba2 Tertidur semua tak terkecuali para hewan dan lainnya ikut tertidur para dewa Akhirnya Turun karin membungkuk melihat Ameterasu datang bersama paman dan ayahnya serta kakak dan para dewa lainnya.


"Saya tak mengerti apa yang bibi katakan" tenang karin menahan sakit ,Enma tau adiknya menahan sakit ia segera turun menghampiri adiknya

__ADS_1


"Sebenarnya apa yang terjadi" Cemasnya


"Aku tak tau ,tapi yang Jelas ada yang mencoba Menghasut bawahan ku untuk melakukan perbuatan keji tanpa sadar" kata karin menahan sakit


"Hei..." ia menarik tangan adiknya melihat tangan karin terkena Kutukan


"I...itu kutukan" panik semuanya


"Nak..bisa kau jelaskan ini semua pada kami,kami akan menyembuhkan mu kalau kau mau menjelaskan itu semua"


Segera karin bersimpuh ia membuka Tangannya yang terkena kutukan itu para dewa terkejut melihat lonceng pengendali ada di tangan karin

__ADS_1


"Itu..."


"Seseorang sengaja memberikan ini kepada Nogitsune sehingga ia tak bisa mengendalikan diri aku mohon para petinggi dengan adil memeriksa kasus ini dengan adil"


__ADS_2