
"Heh...kau ini suka sekali jalan jalan malam"
"Aku cuma mencari buku dan Makanan kecil" gerutu karin meletakkan barang barangnya,Lalu karin duduk bersama ayahnya
"Ayah,.." manjanya
"Huh...baiklah" gerutu takao ia tau putr kesayangannya suka sekali dengan masakannya ketiganya makan sambil menunggu ibu mereka.tak lama Yukimi datang
"Aku pulang" lesunya segera ia langsung menuju ke ruang makan saat mencium aroma Masakan suaminya
"Kalian Curaaang" gerutunya ia makan lahap bersma mereka,ke empat pelayan karin me layani Reito selama setahun ini karin sendiri ingin menjadi gadis mandiri seperti kehidupannya dahulu.Esoknya Hari menjelang sore keduanya peri ke pinggir kota perjalanan memakan waktu empat jam karin dan reito tau mereka tidak boleh sembarangan memakai kekuatan mereka untuk itu mereka melakukannya dengan Normal sesampainya di Mansion Milik Reito keduanya langsung masuk Gakutei memeluk karin dengan Erat karena sangat merindukannya karin langsung menuju kamar .Tunko ,Kuko dan kiko merapikan barangnya gakutei dan Yatomi menyiapkan makan malam karin sangat suka sekali berendam ia suka menghabiskan waktu di kamar mandi,Ia segera berganti baju ,Daerah itu terpencil sekolanya tak jau dari mansionnya setelah melewati Perdesaan disana masih desa jadi kendaraan umum sangat Jarang sekali Reito menjelaskan Bahwa Pemilik Sekolah itu adalah Frakeinsten Orang kepercayaan kakeknya Reito juga sudah mendaftarkan karin masuk keSekolah tersebut Mia dan Sato Tinggal di Asrama Belakang sekolah fasilitas yang sudah disediakan oleh Raja Makoto juga ayah karin .setelah makan malam karin menuju kamar Reito ia melihat kakaknya sedang mengerjakan Tugasnya ia seperti kesulitan
"Hehe..akhirnya kau butuh contekan ya"
__ADS_1
"Ternyata Dunia ini sungguh sulit"
"Mau bagaimana lagi katanya kau mau memahami manusia juga" karin melempar gulungan yang diberikan tenjin padanya,Reito hanya menggerutu
"Aku tadi sudah diberi seragammu besok pagi Kita ,Akan berangkat jalan kaki aku sudah memberitau sato dan mia agar merahasiakan identitas kita dan lagi..."
"Anda tak perlu tegang seperti itu Tuan Reito kami sudah memberitaku Franky untuk menyuruh para pemimpin yang waktu itu diistana agar tutup mulut" kata Alfonso yang duduk didekat jendela sedangkan Jhonatan dibelakang karin
"Tenang saja semuanya akan berjalan lancar" lanjut jhon
"Baiklah Mulai hari ini Tugas kalian dirumah kali ini biar kami yang mengawasi " kata karin menguncir rambut putihnya.
"Baik nona"keduanya lalu pergi karin menemani Reito tidur malam ini.Esoknya keduanya berkemas karin menggunakan blazer biru ia masuk dalam kelas Nocturnal rambut gadis itua di biarkan tergerai gakutei menambakan Jepit kecil berbentuk bunga Higanbana di bagian kanan rambut karin segera karin mengambil tasnya keduanya berangkat berjalan kaki Reito menggunakan Blazer Hitam sesuai ketentuan Juga Gakutei merubah wujudnya menjadi rubah kecil masuk kedalam tas karin. Sesampainya di Gerbang sekolah ia melihat mia dan sato keduanya memanggil kakak beradik itu
__ADS_1
" kariinn"panggil Mia berlari lalu memeluknya
''Yah..lama tak jumpa "kata Sato
" kau masih sama levelmu tak berubah satu"gerutu Karin
"Rin..,Kita sekelas loh"
"Eh..benarkah kita di kelas B" katanya mia mengangguk senang ke empatnya menaiki tangga
"Ah..mia kau tidak lupa soal pidato sambutan penerimaan kan?"
"Tentu saja aku tak lupa,malah aku sangat senang kita bisa bersma dengan karin lagi" girangnya
__ADS_1
"Jangan terlalu senang dulu,kau harus waspada kini kita masuk kedalam kandang Singa" kata Reito dibelakang keduanya bersama sato.