Pembalasan Dendam sang Putri

Pembalasan Dendam sang Putri
Kematian yang Tenang


__ADS_3

"Nona bertahanlah aku akan berusaha."


"Paman aku sudah lelah dengan ini semua,Aku hanya ingin Besok duduk dibawah pohon ditaman Bunga belakang istana waktu itu, saat Terakhir kali aku bertemu ibu aku ingin besok kakak dan kakek bersamaku duduk bercanda ria disana"lirihnya


"Baik nona aku akan sampaikan segera pada Tuanku.Kalian berdua beritahu pesan ini kepada kedua Tuan"


"Baik Tuan"kedua ajudan Frakeinsten pun keluar dari kamar itu.


Semalaman Frakeinsten menemani Nona mudanya di sambil membuat wewangian untuk nona mudanya.Menjelang siang ia terbangun melihat Nona mudanya masih tertidur lelap .


Hiromi masuk pelan pelan bersama kakeknya keduanya menggunakan sihir untuk mengubah gaun Karin ,Tak lama ia terbangun di bawah pohon taman belakang ia bingung siapa yang sudah memindahkannya disitu ia melihat sekitar Terdengar suara yang samar dari atas pohon


"Dasar Tukang tidur !Aku menunggumu bangun hingga setengah hari !"Gerutu hiromi melompat dari ranting pohon itu


"Maafkan aku kak"Cengir gadis itu

__ADS_1


Hiromi menahan emosinya saat adik kesayangannya itu Tersenyum bahagia dipenghujung hidupnya itu


"hmm..aku tak menyangka kau malah mengajakku ketempat dulu waktu kau masih suka mengekori sampai sampai aku dimarahi oleh ibu karena Kau sering menangis ketika aku marahimu saat bermain bunga "Candanya


"Mau bagaimana lagi hanya kakaklah yang aku sayangi tapi.."Sedih gadis itu


segera Hiromi menyandarkan Kepala karin diPundaknya.Keduanya lalu bercanda tawa tak lama Arucard dan Frakeinsten datang membawa Bunga Lily putih kesukaan karin.Gadis itu Teringat akan Hari terakhirnya ini.


mereka bercanda Tawa karin hanya menahan sakit didadanya dengan senyuman dan tawa .tak Lama Hari sudah sore matahari sudah diatas gunung.


"Itu..Batu Langit"kejut ketiganya


Karin hanya Tersenyum kecil dengan matanya yang sayu itu.


"Aku ingin Kalian menjaga ini untukku bila suatu hari nanti aku tiada kumohon simpan ini baik baik bila aku di beri kehidupan baru aku akan mengambilnya kembali dan membalaskan dendam pada orang orang yang telah melakukan ini semua padaku"Katanya pelan dengan raut wajah sedih.Karin tau hari ini adalah kematiannya ia menahan sakit didadanya terus menerus.

__ADS_1


"Baik kami akan menjaganya"Kata arucard menerima batu itu.Gadis itu hanya tersenyum kecil dan tak berkata kata ia lalu bersandar pada Pohon Plum itu .


"Akhirnya Aku bisa tidur dengan tenang"Helanya memegang dadanya ,


"Kalau aku Tertidur jangan bangunkan aku ya"Lanjutnya tersenyum tak lama gadis itu menutup mata untuk yang terakhir kalinya Hari menjelang petang Hiromi berfikir karin Tertidur tapi ia melihat adiknya meneteskan air mata saat tertidur.


"Rin..ini sudah petang ayo bangun kita.."tangan gadis itu jatuh lemas saat hiromi memegangnya


"Hiromi Karin..dia sudah"


"Tidak..ini semua Bohong..karin dia Tidak akan meninggalkanku!"Teriaknya sambil memeluk adiknya itu


"Tuan saya sudah memberitahukan anda tentang ini semua apakah anda..?"


"Karin..tidak..dia tidak meninggalkan aku"Tangis Hiromi melihat adiknya Mati dengan senyuman yang menyakitkan bagi hatinya.Lalu Tubuh gadis itu bersinar Rohnya keluar dari tubuhnya ketiganya terkejut melihatnya

__ADS_1


"Maafkan aku" Katanya sambil menghilang secara perlahan.Hiromi Jatuh bersimpuh tidak menerima kenyataan itu bahwa sang Adik kini telah pergi meninggalkannya untuk selamanya.


__ADS_2