Pembalasan Dendam sang Putri

Pembalasan Dendam sang Putri
Penyerangan


__ADS_3

Malam itu Karin menyusup ke Taman pribadi milik kepala sekolah sebelumnya ia menyimpan jiwa kakeknya kedalam Lonceng Jiwa ,agar ia bisa hidup kembali ia mengunjungi kakeknya itu setiap minggu dan memberikan ramuan penyembuh di Tubuhnya,Kadang ia Ketahuan Frakeinsten dan Kabur karin tau ini salah tapi ini juga demi kebaikan kakeknya.


Sore itu suasana tenang saat para siswa dan mahasiswa pulang menjadi menakutkan karena beberapa monster level A masuk ke dalam sekolah itu segera para dewan sekolah mengevakuasi para siswa manusia dan siswa nocturnal ke gedung Aula


Hiromi dan teman temannya menghajar mereka kei dan lainnya juga ikut membunuh mereka


"Gawat mereka tak ada habisnya pangeran"


"Cih.." katanya menyalakan Sinyal agar para pasukan datang kei juga kewalahan


"Ternyata kemampuan kelas Nocturlnal hanya itu saja''ejek Reito diatas pohon semuanya terkejut melihatnya segera mia dan Sato mengaktifkan segel penghalang dan membuat mereka terpelanting ketiganya Turun dan berada di depan mereka


" Giliranmu Rin"kata Reito, gadisitu berjalan diantara para dewan dan hiromi termasuk lainnya ia melepaskan kuncir rambutnya dan menggerai rambutnya


"Padahal aku ingin tidur sebentar,tapi knapa ada yang ribut ribut" gerutu karin

__ADS_1


"Moh....sudahlah jangan mengeluh,Kau ingin pulang cepat kan" kata Reito lalu duduk bersila sambil mengunyah permen karet


"Mia ,kak Sato buat pelindungnya untuk melindungi mereka Aku akan mengakhiri ini"


Keduanya mundur beberapa langkah dari Reito duduk bersila segera memasang segel pelindung segera karin menghilang Para monster melesat menuju pelindung itu


"Diam" kata karin yang sudah melayang diatas mereka Energi dari matanya yang merah menyala itu menekan tubuh monster monster itu Hiromi dan lainnya juga merasakan sesak didada mereka termasuk kei mereka hanya menahan tubuhnya agar tidak jatuh


"Reito, Aku atau kau yang menyelesaikan ini"


"Huh...kau ini..." gerutu karin melepaskankan perban yang melilit di Lehernya darahnya keluar dan menguap menjadi asap lalu menghujaninpara monster itu dengan darahnya segera Tubuh mereka meleleh dan pepohonan lainnnya juga ikut mati karena darah karin ,Reito tubuhnya bercahaya dilindungi oleh jimat yang diberikan oleh Neneknya agar terhindar dari darah Karin semuanya terkejut melihat kejadian mengerikan itu,mina jatuh terduduk melihat kejadian mengerikan itu


"De...dewi kematian" takutnya sambil menahan sesak dadanya Frakeinsten ia menjadi Waspada terhadap karin setelah itu karin menyerap seluruh darahnya dan masuk kembali kedalam tubuhnya termasuk dara dari para monster itu.


"Wuah...hari ini aku kenyang sekali" leganya sambil bersendawa

__ADS_1


Lalu Mia dan sato tak sadarkan diri keduanya ditangkap oleh Reito


"Mereka sudah kuat sampai level ini" kagum Reito pelindung itu menghilang secara perlahan suasana mencekam itu sudah tidak ada lagi.


"Sebenarnya kalian ini apa?" tanya Hiromi yang agak takut


"Kami ini bukan manusia ataupun sama seprti kalian" kata karin


"Tenang saja kami tidak akan menyakiti makluk yang bersalah"Tenang Reito mendudukan keduanya di Bawah pohon mati itu


" Giliranmu "kata karin menguncir rambutnya lagi dan memasang perban dilehernya itu tak lama pepohonan dan Bunga hidup kembali disekitar nya yang tadi mati karena darah karin semuanya kembali seperti semula keduanya juga terbangun


" eh...i..ini"kejut keduanya


"Heh...kemampuan kalian meningkat pesat rupanya sampai aku tak tau harus bilang apa " kagum karin memeluk keduanya

__ADS_1


"Aku ikut" kata Reito memeluk ketiganya


__ADS_2