Pembalasan Termanis

Pembalasan Termanis
12.lumpuh dan buruk rupa


__ADS_3

Pagi ini Meira terbangun dengan rasa campur aduk, pembicaraan dengan eros kemarin membuatnya berpikir keras, dia rindu keluarganya, tapi dia juga nggak berani mencari mereka, Meira nggak boleh gegabah, dia harus kuat dan berbuat sesuatu untuk memulihkan nama baiknya dan memutar opini publik.


tapi apa yang harus dia lakukan, dulu dia memang suka bertindak seenaknya,tapi apa itu salah meira masih muda, banyak hal yang sangat menarik yang bisadia lakukan, kehidupannya memang hedon dan suka bersenang senang,tapi apa salahnya?toh dia make uang ada miliknya sendiri, dia terlahir di keluarg kaya, jadi dia bisa membeli apapun yang dia suka, apa menjadi kaya itu salah? banyak orang bermimpi menjadi dia kan, salah meira hanya satu jatuh hati pada seorang Baj*ngan...


'tok...tok...tok'


"nyonya Burton anda sudah bangun" teriak wanita cantik dan ceria bernama Kristina,


hampir seminggu dia sudah menemani meira selain seumuran sifatnya yang periang dan ceplas ceplos membuatnya gampang akrab dengan meira, panggilannya tina, dia adalah orang yang diminta untuk beberapa kali datang dan menemani Meira.


“gimana kalo kita jalan jalan di taman belakang” ucap tina lalu menarik kursi roda yang berada di pojok ruangan


Salah satu anak pegawal pria datang lalu membantu mengangkan Meira ke kursi rodanya, Setelah terbangun dari tidurnya lalu tina mendorongnya ke halaman belakang,dengan wajah sedih Meira harus menerima kalau dia mengalami kelumpuhan


sementaranya.


Halaman belakang mansion Burton sungguh indah taman kecil dengan banyak bunga mawar dan anggrek,lengkap dengan kolam kecil berisi ikan koi dengan berbagai warna. Seekor anak kucing berwarna hitam malu malu mendatangi meira menyita perhatiannya.Meira sangat menyukai kucing, di mansion yarrow dulu dia tidak bisa memelihara kucing, harry alergi bulu kucing


“siapa ini” ucap Meira mengambil kucing itu


“belum ada, tuan muda baru aja membelinya untuk anda” ucap tina


“bahkan hewan kecil ini pun bisa berjalan” keluh Meira


"nyonya,sabar ya aku punya berita bagus,hari ini tim dokter akan datang dan membuka perban di wajahmu, setelah itu kita bisa terapi untuk jalan lagi” ucap Tina


"nyonya saya nanya dong, saya penasaran, nyonya pake pelet apa sihsampe buat tuan muda kayak gitu" tina menggoda Meira


"maksudnya" tanya Meira kikuk


"anda itu sekarang lagi viral lho masuk ke pencarian terbanyak di internet ngalahin selegram," ucap Tina yang membuat Meira ketakutan apa keluarganya masih mencarinya?


"seorang milyarder muda tiba tiba menikah, siapakah mempelainya" Tina menirukan tajuk berita online yang dibacanya mencoba mengalihkan perhatian meira


Terungkapnya pernikahan  seorang Eros Burton memang menyita perhatian. Eros burton Bilioner muda yang tampan dan dingin langkahnya sulit ditebak, wajahnya yang mempesona membuatnya digilai


wanita. Tapi selama ini tidak pernah ada pemberitaan tentang kisah cintanya, hanya satu kali hampir bertunangan lalu nggak ada lagi.


Lalu kini tiba tiba akun resminya memberitakan pernikahannya lengkap dengan foto Eros memandang wanitanya yang membelakangi kamera, dengan wanita misterius Imelda Jefferson Burton. Hanya itu info yang tersedia, pencarian terhadap Imelda Jefferson Burton di internet juga meledak,semua informasi terkunci


"siapa yang Menyebarkan Berita hoax ini" ucap meira ragu


"aku juga nggak tau wajahku sekarang kayak apa"ucap Meira pelan tetap mengelus bulu kucing kecil itu


"ya nggak hoax juga kali Nya ,berita pernikahan anda langsung di counter dari website pribadi dan burton grup" ucap tina Riang


“aku nggak mau keluar pake kursi roda" keluh meira sambil memandang


kakinya yang belum bisa digerakkan lagi lalu dia juga teringat pada wajahnya


"tenang Nya nanti kita latih ya,biar bisa jalan" hibur Tina


"kamu tau nggak wajahku kayak apa" tanya Meira


"kamu tau siapa aku kan" tanya meira


"tau dong anda adalah nyonya muda Burton, wanita paling dicari saat

__ADS_1


ini, dan nya anda pasti sangat cantik,lihat aja tuan muda sampai sebucin


ini" ucap Tina membesarkan hati Meira


"dulu aku memang sangat cantik, seksi dan semua, tapi sekarang wajahku


rusak badanku rusak lumpuh lagi" ucap Meira pelan


"kata siapa, sekarang nyonya pasti tambah cantik, artis artis yang


biasa aja oplas biar jadi cantik,apalagi nyonya yang aslinya udah cantik"


ucap tina yakin


"walau harus ada parutnya, kalau bisa aku mau wajah asliku,wajah asliku


sangat mirip ibuku" ucap Meira sedih


"tenang Nya,tuan muda sudah dokter terbaik, dan kalo nggak salah hari


ini perban nyonya dibuka" ucap Tina menenangkan Meira


"tina bisa pinjamkan aku Hp" tanya Meira


"kurasa saat ini Hp bukan hal yang baik untuk dilihat"ucap Eros


Eros mendatanginya yang datang bersama beberapa dokter, Meira terlihat pucat


melihat dokter yang datang,bayangan jarum suntik kembali menghantuinya


"tenang, aku disini mereka nggak akan menyuntikmu sampai kamu


menundukkan kepalanya lalu menjauh


"kristina tetap disini, Memey tampaknya cocok denganmu, nggak usah


datang ke perusahaan lagi, mulai sekarang tugasmu hanya mengurusnya" ucap


Eros dingin sambil mengelus kepala kucing di pangkuan Meira


"siap tuan" ucap Tina dengan nada ketakutan


"jangan, dia pegawaimu, dia bisa kebosanan kalo hanya harus menjagaku" ucap Meira


Kristina Dova salah satu tangan kanan Eros,orang yang kuliahnya kubiayai sampai


lulus predikat cumlaude di salah satu universitas ternama, menjabat salah satu


manager divisi di Harava grup


“benar?” tanya Eros dengan dingin


“apapun perintah tuan muda saya siap"ucap tina terbata bata


Walaupun menjabat sebagai manajer divisi dan salah satu tangan kanan yang


terpercaya, tina slalu bersikap takut pada bosnya.

__ADS_1


“jangan matiin karir orang lah" ucap Meira nggak suka


"bod*h, selain CEO nggak ada satupun jabatan di perusahaanku yang lebih


tinggi dari menjadi asisten istriku, banyak orang menunggu kesempatan itu,tina


apa kamu keberatan" tanya Eros dingin


“sudah kamu kasi nama” tanya Eros


“Nero” ucap  Meira lembut


"tidak tuan muda"ucap Tina menunduk


"tapi" ucap meira


"nyonya suatu kehormatan untuk saya bisa menemani anda" ucap tina


sambil tersenyum


"iya lalu kamu akan kebosanan dan akhirnya pergi"ucap Meira pelan, penghianatan Dion membuatnya selalu siaga


"melihat anda di masa lalu,saya percaya kita akan menemukan banyak hal menarik yang bisa dilakukan" ucap Tina bersemangat


"jangan lupa,aku lumpuh dan buruk rupa,tidak ada hal menarik yang bisa


kita lakukan"ucap Meira


"anda akan sembuh dan saya berhutang kehidupan pada tuan muda eros, jadi


tugas yang diberikan beliau pasti saya lakukan dengan baik,kesetiaan saya hanya


padanya" ucap Tina


"kalau dia memintamu menjadi istrinya,apa kamu mau" sindir meira


"astaga" ucap Eros tertawa geli


"di hidupku ini satu istri saja sudah membuatku kerepotan dan hampir


kehilangan jadi aku nggak membuka lowongan untuk istri lagi" ucap Eros


sambil membelai lembut rambut Meira


"kalo aku ngerepotin, kamu bisa ceraikan aku" ucap Meira kesal


"nanti aja kalo aku udah bosan" jawab Eros sekenanya dan langsung


membuat meira menangis kencang, apa yang sebenarnya terjadi pada emosinya


"jangan nangis" ucap Eros sambil memeluk Meira lembut


"apa sih salahku, bahkan kamu pun punya niat buat membuangku" ucap


Meira di sela sela tangisnya


"Memey kamu yang memulainya, jangan samakan aku dengan dia, aku paling

__ADS_1


nggak suka orang berprasangka buruk ke aku" ucap Eros lembut


__ADS_2