
Beberapa jam setelah kedatangan Harry meira tetap merasa gelisah, dia kangen kakaknya,dia ingin bertemu dengannya, tapi dia juga belum siap bertemu Harry, banyak hal yang harus dia pikirkan dengan baik.
Tapi apa sebenarnya yang mereka bicarakan, kemana perginya Eros, kenapa nggak segera mencarinya, menjelaskan apa yang terjadi padanya, inilah salah satu sikap Eros yang nggak disukai Meira, nyebelin...
"Huuufh..." desah meira kesal
"Memey...." panggil tina ceria
Kali ini tina datang dengan membawa bungkusan berwarna candy, apa lagi yang dibawanya kali ini..
"Hari ini saatnya kita berendam" ucapnya ceria
"Nggak" tolak meira langsung
Apa tina nggak sadar, dia hampir mati di laut,dia nggak mau masuk ke air lagi kecuali terpaksa, dan renang adalah hal yang akan sangat dijauhinya.
"Meira kemarin kan kamu juga denger, therapist menganjurkan kamu masuk ke air, melatih otot ototmu yang kaku" ucap tina membujuk Meira
"Tina...aku nggak suka air, gimana kalo renangnya diganti pake pijat atau latihan jalan" tawar Meira
"Tapi aku udah beliin kamu baju renang yang lucu" ucap Tina
Tina mengeluarkan pakaian renang dari kotak yang dibawanya. Baju renang one piece dengan lengan pendek berwarna hitam.
Sangat berbeda dengan baju renang yang biasa dipakai Meira, baju renang ini memiliki model one piece dengan sedikit lengan pendek yang bisa memberinya kesan elegan sekaligus menutupi luka di atas dadanya, tapi bagian bawahnya tetap memperlihatkan bentuk kaki jenjangnya, Tidak terlalu terbuka tapi tetap meninggalkan kesan seksi.
"Tapi" ucap Meira ragu
"Tenang, gue emang nggak pernah ngelaluin yang loe laluin,tapi gue pasti jaga loe aman" ucap Tina yakin
Dan bukan hanya tina,sesuai pesan tuan mudanya semua pegawai yang ada disini akan slalu memastikan meira aman. Nyonya muda Burton adalah alasan, alasan tuannya tersenyum atau sebaliknya.
"Ayo pelan pelan" ucap tina
Tina memapah Meira yang terlatih tatih dan terlihat sangat kesakitan berjalan ke arah kolam renang di halaman belakang mansion Burton
....
Lihatlah dia, keberaniannya melangkahkan kaki dengan pelan slalu dapat memecut hati Eros yang memperhatikannya dari kejauhan, eros seperti bisa merasakan usaha keras meira untuk melangkah, gadis keras kepalanya kesakitan dan tetap melawannya.
__ADS_1
"Apa yang terjadi pada adikku" ucap Harry dengan nada kelu
Harry hampir saja terjatuh,untung saja ada zoe, sang asisten yang memapahnya, Harry memang belum pulang, setelah berjanji akan bekerja sama eros memberinya ijin untuk melihat adiknya, hanya dari kejauhan
"Baj*ngan yang kamu sukai itu membuatnya lumpuh" sindir Eros dingin
"Bayangkan, 6 bulanku yang seperti di neraka, dia tidak bisa sadarkan diri dengan baik, linglung, menjerit minta tolong, menjerit kesakitan, bahkan aku pernah harus mengikatnya karena dia ngamuk, tapi lihatlah sekarang istriku pejuang handal, dia berjuang untuk bangkit
"Tapi apa kamu harus merubah wajahnya, dulu Meiraku sangat cantik" ucap Harry tanpa sadar menitikkan air matanya
Meira adalah bayinya yang paling cantik, dia biasa berlarian di sekitar Harry, menunggunya pulang dari kantor, merengek meminta uang saku lebih, bahkan memohon melindunginya saat ayah tau dia nggak pulang semalaman.
dia yang akan berlari ke pelukannya saat terluka, dia yang menjailinya saat dia bosan,si pembuat onar yang slalu harus Harry lindungi. Dia adalah satu satunya peninggalan ibunya yang harus dia lindungi, dia sangat menyayangi adiknya.
"Ada apa dengan wajahnya,ada apa dengan kakinya,jelaskan" ucap Harry, hatinya kacau
"Dia akan selamanya cantik di depan mataku" ucap Eros yakin
"B*jingan itu membiusnya, mungkin untuk mempersulit melacaknya saat dia melemparkan dirinya bersama meira ke lautan lepas dia juga tidak lupa membenturkan wajah meira ke kapal, dia merusak wajahnya" ucap Eros dingin
"Aku akan membun*hnya" ucap Harry berang
"Take it easy, jangan gegabah,jangan membuat usahaku sia sia, kumpulkan bukti, setidaknya rapikan dulu keluargamu, bukannya direksimu sedang goyah, Dion bahkan bisa menarik simpati mereka" sindir Eros
"Jaga dia dengan baik" ucap Harry pelan dan tetap diam di tempatnya semula.
....
Eros berjalan dengan perlahan ke arah Meira, dengan pakaian lengkap dia masuk ke jacuzzi dan berjalan dengan santainya ke arah Meira lalu memeluknya
"Tuan muda,hp anda" teriak Bandi kalah cepat dengan langkah tuannya
"Anti air" ucap Eros sekenanya konsentrasinya sedang ada pada istrinya
"Eros" teriak Meira kaget
tubuhnya yang semula bergetar hebat karena takut dengan air yang ada disekitarnya menjadi sedikit santai
"Iya " ucap Eros sambil memegang pinggang Meira, membantu meira untuk berdiri seimbang
__ADS_1
"Kamu kemana aja, Aku takut, aku nggak suka air" ucap Meira
Meira tiba tiba memeluk leher eros lalu mengaitkan kedua kakinya dipinggangnya menangis. Bandi dan tina yang ada disana sampai menundukkan kepala karena malu
"Apa airnya dingin,apa airnya menusukmu" ucap Eros yang jelas jelas tau jacuzzi itu berair hangat, semua sudah disiapkan untuk meira
"Aku takut tenggelam" ucap Meira
"Jacuzzi ini hanya sampai di pinggangmu sayang, coba berdiri"ucap Eros lembut
"Tapi" ucap Meira
"Aku akan duduk disini dan memangkumu, sama kayak kemarin" ucap Eros tenang
"Aku bukan anak kecil" ucap Meira
"sekarang kamu juga bergelantungan ke aku, apa nggak kayak anak kecil,apa kamu lagi pengen manja manjaan" goda Eros
Ucapan membuat Meira langsung turun dan hampir terjelembab di dalam air, untung Eros masih memegangnya, Meira langsung berdiri dan menjerit kesakitan, kakinya kaku.
"Tenang, nggak ada yang salah dari bermanja manja dengan suami sendiri kan" ucap Eros halus
"Sekarang duduklah dengan tenang, biarkan air hangatnya membuatmu rileks" ucap Eros lalu memangku Meira
Mereka hanya terdiam mengamati sekitarnya.
"Kalian tadi ngobrolin apa" tanya Meira
"Perusahaan" jawab Eros
"Bohong" jawab meira
"Baiklah, aku ngomongin kamu, dan kakakmu percaya,aku nggak tau apapun tentangmu,aku sedang sibuk mengurusi istriku yang sedang sakit" ucap Eros
"Dia pasti percaya,kamu emang jago bohong" cecar Meira
Kakaknya orang yang lembut, kakaknya orang yang berpikir positif dan dia pasti percaya yang diucapkan Eros.
"Jadi aku yang pintar bohong ya" tanya Eros sambil menatap Meira yang tiba tiba salah tingkah dan eros pun tersenyum
__ADS_1
Eros memperhatikan Meira, tubuhnya yang ringkih tetap nggak bisa menutupi pesonanya, setaun terbaring sakit membuat kulitnya putih pucat, dia hampir kehilangan setengah bobot tubuhnya, tubuhnya yang membentuk sempurna menjadi kurus.
wajahnya yang biasa di makeup dewasa menjadi natural, rambutnya menjadi panjang, semua kesan wanita seksi mempesona berubah menjadi gadis kecil yang imut, astaga kedua tampilan wanita ini membiusku, apa isi otakku..