
"maaf kalaupun benar anak ini juga terkenal,tapi saat ini Riana bintangnya, semua produk yang dia endors pasti best seller, jadi mungkin lain kali" ucap Pemilik salon dengan bangga sementara Riana tersenyum meremehkan mereka
"baiklah" ucap Artur tersentum dengan sinis sambil menutup telponnya lalu mengajak Meira meninggalkan salon.
"jangan hubungi tuan mudamu, ini hanya masalah kecil" ucap meira mengingatkan lalu berjalan keluar salon
Artur hanya tersenyum dengan remeh,dia memang belum benar benar mengenal nyonya mudanya, tapi dari berita yang dia dengar meira Yarrow adalah gadis yang flamboyan, berbuat semaunya dan sangat suka mencari masalah,dan lihatlah hari ini, Meira Yarrow menahan diri dengan baik. Tapi bagaimanapun sifat meira sekarang, tidak ada seorang pun yang boleh meremehkannya, meremehkan meira sama artinya dengan meremehkan tuan mudanya, dan itu tidak boleh terjadi...
"apa' teriak Riana pada hpnya,
Badan riana lemas sampai dia mencari kursi terdekat dan mulai menangis, managernya mengabarkan acara hari ini sudah dibatalkan, selain itu sebuah vidio singkat Riana sedang menari dengan pakaian yang minim terekspose, imagenya sebagai selegram yang manis sirna dalam sekejap bersama datangnya beberapa pemutusan kontrak, apa yang terjadi siapa yang sudah disinggungnya, masa anak kecil tadi,itu nggak mungkin...
belum cukup dengan kejutan yang diterima, telpon di salon berbunyi,sang resepsionis dengan sigap mengangkatnya, dengan wajah bingung receptionis tadi menyerahkan telpon kepada pemilik salon.pemilik salon tiba tiba menangis histeris
telpon itu berasal dari burton grup manajemen pemilik mall ini, dia mengabarkan kalau kontrak salon yang biasanya dibayarkan setiap bulan tidak bisa diperpanjang tanpa alasan. Dan dia harus mengosongkan salon 3 hari setelah kontrak selesai.
Berbanting terbalik dengan nasib biruk keduanya, sang reseptionis malah mendaatkan tawaran menjadi pegawai tetap di mall itu,alasannya simpel, dia sudah melayani tamu dengan baik
"permisi" ucap seorang pria bersama beberapa rekannya yang lain masuk ke salon, mereka berpakaian hitam formal ,pemilik toko menjadi sangat takut
"ya" jawabnya pelan
"apa nyonya muda kami sudah selesai perawatan, tuan muda kami memerintahkan kami untuk mencarinya" ucapnya tenang
"nyonya muda siapa,tuan muda siapa" ucap Pemilik salon ketakutan
"nyonya muda kami orang yang tadi masuk ke salon dia memakai celana panjang jins dan t-shirt putih"
"siapa dia" ucap Riana mencari tau, dia akan menuntutnya,dia akan mencari anak kecil tadi,kesialannya pasti gara gara dia
"dia istri tuan muda kami, dan kami harap kalian menjaganya dengan baik" ucapnya
"siapa tuan mudamu, anak itu berhutang denganku" teriak Riana, orang berpakaian hitam ini terlalu bertele tele
__ADS_1
"nyonya kami nggak mungkin berhutang, apalagi pada seorang dengan kualitas sepertimu" ucapnya meremehkan
"kami bekerja pada Tuan EG burton, dan tentunya nyonya muda adalah istri tuan muda kami, Eros Gavril Burton " ucapnya tenang lalu meninggalkan salon itu
"astaga,bodohnya aku" ucap pemilik salon lalu menangis histeris sementara Riana hanya bisa membelalakkan mata,karir yang selama ini dia perjuangkan hancur dengan sesaat.
....
"Mel lihat,kayaknya salon itu bagus deh, masih baru ayo kita coba" ucap tina
"slamat datang di BeBeauty salon kakak,ada yang bisa kami bantu" ucap pelayannya dengan ramah
"kami mau perawatan" ucap Tina
"silahkan di lihat daftar perawatannya kak, siapa tau cocok, kakak udah ada member di sini,klo belum, bisa kami buatkan,jadi setiap kesini bisa kami kasi diskon khusus" ucap pelayannya dengan ramah
" Mel,gimana loe mau nyoba nggak" tanya tina
"why not,pelayannya ramah" ucapnya lagi
"kakak topinya bisa dibuka sebentar,biar kita liat potongan yang cocok, kakak berdua bisa duduk disana,sebentar lagi saya kesana, maaf karena salonnya baru, saya cm bekerja berdua,dan kebetulan pegawai sedang libur,jadi saya terpaksa merangkap" ucap ya lembut, ternyata dia bukan hanya pelayan,dia pemilik salonnya,namanya Mirna
"kak, pacarnya bisa disuruh duduk di ruang tunggu aja,kasian ntr lama nunggunya" ucap Mirna
"sstt...dia bukan pacarnya,dia pengawal kami,imel udah bersuami" ucap tina lucu
"ohh...maaf ya kak,sini saya cek rambutnya dulu, wahh...."ucapnya kaget
"rambut kakak dulu pasti sering diwarnai ya ujung rambutnya bercabang dan agak kasar,apa ini warna aslinya" ucapnya kagum
"kakak mau dipotong semana, kakak mau look gimana,dewasa atau santai,soalnya model wajah kakak ini unik,dibuat imut bisa,dibuat dewasa juga bisa" ucapnya lembut
"bisa keduanya nggak" ucap tina jail
__ADS_1
"hhmm.....ah bisa kak, kalo kita potong pendek atas sebahu sedikit, dan sedikit layer kayak gini" ucapnya sambil melipat model rambut didepan Meira
jadi kalo formal bisa di wavy dikit atau dibiarin aja kan udah di layer kalo mau santai kita bisa pake half up messy bun"ucapnya ringan sambil mencontohkan pada model rambut di depannya
"bagus " ucap Meira setuju rambutnya dipotong dengan tipe itu
"tara....jadi, coba aku make up dikit ya kak" ucap mirna beberapa saat kemudian
meira mulai memperhatikannya, jiwa bisnis meira tiba tiba muncul, pelayanannya ramah, Pekerjaannya rapi cepat dan bersih orang ini bisa jadi MUA yang handal dan sukses, kalau didukung dengan manajemen yang baik
"kenapa nggak nyari karyawan lagi" tanya meira
"maunya sih gitu kak,tapi apa daya, nunggu rejeki dulu, untuk buat usaha ini aja udah ngabisin isi kantong, maklum kak,saya cuma tamatan SMA,nggak punya orang tua" ucapnya ceria
"ooo" ucap meira kembali terdiam
Tina dan Artur hanya saling tatap,bukannya kali ada orang yang cerita sedih,kita harusnya menyemangatinya ya kenapa nyonya midanya malah biasa aja.
"kak aku boleh minta fotonya nggak,ntar aku kasi diskon ya, mau aku upload untuk promosiin salon aku, kakak cantik banget sih" ucapnya ringan
"boleh" ucap meira ramah lalu membiarkan dirinya di foto
"kalo mau kaya, jaga baik baik fotonya,kalo perlu cetak lalu pajang yang gede, yakin pasti bakal viral" goda tina yang dihadiahi tatapan sengit meira
"pasti, kakak ini pelanggan pertamaku, kakak selegram? Maaf saya nggak begitu paham masalah itu" ucapnya
"selegram,bisa juga,pokoknya anggap loenlagi dapet durian runtuh deh,siap siap aja" ucap Tina lalu tertawa
"sini kasi nomer hpmu, lain kali kalo aku mau make up ,aku akan menelponmu" ucap Meira
Meira puas akan tampilan barunya, dia terlihat fres dan sangat muda, tak lupa meira meminta tina memberikan sejumlah uang chas yang lumayan, kali ini tinggal membeli pakaian
"kak ini terlalu banyak," ucap Mirna kaget melihat uang 5 juta yang diserahkan padanya
__ADS_1
"Sisanya anggap aku berinvestasi di kamu, dalam waktu dekat ini,aku pasti memanggilmu" ucap Meira ramah