Pembalasan Termanis

Pembalasan Termanis
19.Karena aku mau


__ADS_3

Eros hampir tertawa, pertanyaan yang diajukan meira sungguh membuatnya kacau, tapi setelah dia melihat raut wajah serius meira, eros malah ingin menggodanya


Dulu saat menikahi imelda, Eros melakukannya demi keluarga Jefferson , dia juga tidak berpikir untuk menikah, dia belum yakin apa dia bisa menemukan Meira, wanita yang menghiburnya saat dia muak pada dunia, kali ini Meira sudah disisinya,dia nggak mungkin berpaling ke wanita lain apapun alasannya.


"kalo ada gimana" tantang Eros


"aku akan menggugatmu habis habisan" ucap Meira tenang dan Eros hanya tersenyum


"posesif sekali, sayangnya sudah nggak ada yang bisa dibagi lagi, sejak kamu disini, tenagaku sudah habis habisan kupakai untuk kamu" ucap Eros santai


"dan karena aku juga tidak mau berbagi, gimana kalo kamu tanda tangani ini dulu" ucap Eros sambil mengeluarkan surat perjanjian pernikahan yang sudah disiapkannya dari tadi


"ini maksudnya apa" tanya Meira sambil membaca dokumen itu


Eros sangat paham,Meira menerima pernikahan mereka bukan karena sudah mencintainya, tapi karena keadaan,jadi untuk mempertahankan meira disisinya, terpaksa dia membuat perjanjian pernikahan yang berisi berapa larangan untuk meira.


Pertama sampai kapan pun meira dilarang meminta perceraian, dilarang bepergian tanpa ijin dan pengawalan darinya.


tidak boleh melebihi batas dalam berteman dengan lawan jenis, dalam kondisi apapun harus mendampingiku kemanapun yang eros minta.


Dilarang menggunakan semua sarana prasarana dan uang dari yarrow karena seluruh kebutuhan meira adalah tanggung jawabnya sebagai suami, semua rekening dan keuangan yang dipakai adalah dari pada rekeningku pribadi eros, dan akan ada asisten yang mengurus hal ini.


setelah meira benar benar sembuh dia harus mengambil peran penuh sebagai seorang istri, terakhir semua aktifitasmu harus atas sepengetahuan eros.


"Gimana kalo aku nggak mau" ucap Meira


setelah membaca setiap pasal yang diajukan Meira sangat sadar perjanjian ini terlalu mengekangnya, kalau dia sampai tanda tangan dia akan kehilangan kebebasannya, semua akn tergantung pada Eros suaminya.


"Setelah semua yang aku keluarkan menurutmu kamu punya pilihan buat nolak" tanya Eros


"sebagai istri kamu memang wajib menuruti,dan ijin ke suami, masa kamu nggak tau konsep pernikahan" ucap Eros dingin


"Hal apa yang memberatkanmu" tanya Eros


"Semua" jawab meira

__ADS_1


"Semua seijinmu aku masih bisa terima,kamu kontrol pergaulanku juga aku nggak masalah, tapi masa aku harus slalu bergantung masalah uang ke kamu" tanya Meira


"Aku punya uang sendiri" ucap Meira


Eros menatapnya dengan tatapan ganjil, Meira langsung menyadari kesalahannya. Sebagai seorang istri wajar kalau semua pengeluarannya dibiayai suaminya, selain itu dengan kondisinya sekarang Meira juga sadar dia nggak mungkin bisa mengakses uang pribadinya


"Bodoh" ucap meira pada dirinya sendiri


"kamu kasi aku brapa per bulan, catat yang harus bener supaya nanti bener aku gantinya " ucap Meira


"Tapi kamu nggak bisa kontrol pertemanan aku,aku nggak mau kemana mana pake Bodyguard" ucap Meira mencari alasan


"Kamu yakin kali ini nggak bakal salah nyari temen, masih brani keluar tanpa penjagaan, kamu anakyang pintar,coba pikirkan lagi" cela Eros


sebagai wanita yang sudah menikah adalah wajar kalau suaminya mengontrol teman yang dia miliki utama yang berlawanan jenis. Dan setelah apa yang terjadi Meira juga nggak akan brani keluar tanpa penjagaan lagi.belum lagi masalah identitasmu, imelda pasti punya beberapa teman yang bisa mengenalinya.


Meira paham semua yang Eros buat adalah untuknya, tapi hatinya tetap aja jengkel kalau harus mengakuinya pada eros


"Jadi kali ini apa lagi ganjalannya" tanya Eros


"Setelah apa yang aku investasi kan, harusnya lamanya pernikahan ini akan sampai yang aku mau" ucap Eros agak kesal pada pertanyaan meira


"Udah...aku ngalah,tapi aku mau menambahkan satu pasal lagi buatmu" ucap Meira


"Apa"tanya Eros


"Kami nggak boleh memaksaku ngelakuin itu, dan Seumur hidupmu kamu nggak boleh nikah lagi" ucap Meira menantang


"Itu apa" goda Eros, sangat mengerti kemana larinya pernyataan ini


"Pokoknya itu" ucap Meira dengan tatapan merona


"Aku nggak mungkin memaksamu untuk melakukan ITU, karena aku percaya kamu akan memintaku melakukan ITU padamu" goda Eros dengan nada suara yang dalam


Eros gavril Burton tidak pernah memaksa wanita manapun untuk melakukannya, banyak wanitavyang justru berusaha memikatnya untuk kearah sana, Tidak ada seorang wanita pun yang tahan dengan godaannya.Meira kita pasti akn membuktikannya

__ADS_1


"Artur tambahkan persyaratan yang meira bilang tadi" ucap Eros


"Tapi aku butuh kesibukan, aku bukan boneka aku mau keluar rumah,aku bosan " ucap Meira nyaring


Saat berpikir meira keluar rumah,hati eros mulai gundah sebaiknya aku membiarkanmu bekerja mandiri atau mencari pekerjaan dengan namaku sebagai penjaminnya, tapi untuk sekarang eros cuma mau meira fokus pada kesehatanmu termasuk kesehatan mentalnya


Eros juga takut Meira kalau diijinkan keluar,Meira akan kabur darinya, hubungan mereka masih rentan, meira belum sepenuhnya percaya padanya, belum lagi meira yang nggak ngenal imelda,belum tau circlenya, kebiasaannya, gimana ada yang mencurigainya


"Sebentar dulu,setidaknya sampai jalanmu bagus dan mulailah belajar menyerupai imelda" ucap Eros


"Imelda memang jarang keluar rumah,dia juga nggak punya teman,tapi tetep ada beberapa orang yang tau dia" ucap Eros


Eros sudah menyebarkan foto meira sebagai imelda, tapi hatinya masih ragu, Meira memang sudah menjalani Oplas,tapi dia masih sangat sama dengan 'meira' dengan versi yang lebih kurus dan ringkih, setelah ini dia harus segera merubah tampilan meira,agar menyerupai Imelda


"Kenapa kamu nggak ngelanjutin kontenmu, endors yang kamu dapet, atau kamu bisa fokus menjadi penulis, tu bisa dilakukan dari rumah "ucap Eros


"Aku bosan" ucap meira membangkang


Eros hanya bisa bertahan dalam diamnya,satu hal yang paling Eros takutkan saat meira mulai bersoaialisasi adalah perhatian musuh musuhnya pada istrinya Eros memang bukan orang jahat, tapi untuk sampai di tahap ini dia beberapa kali harus berurusan dengan orang yang belum tentu baik, Eros tidak ingin mereka mereka Meira sebagai kelemahannya dan memanfaatkannya untuk menghancurkannya, karena kalo mereka samai menangkap meira bisa dipastikan eros akan lakuin apapun yang mereka minta


"Baiklah, besok aku akan membawamu jalan jalan" ucapan Eros membuat Artir dan bandi keheranan


Eros bukan orang yang bisa diajak negosiasi,ucapannya mitlak harus dilakukan,belum habis keheranan mereka karena keputusan Eros memindahkan manager potensial Harava grup seperti Tina untuk menjadi asisten Meira, kali ini Eros menugaskan Artur untuk slalu mengawal Meira,Artur adalah salah satu asisten pribadi ahli dalam hampir semua hal dan yang slalu mengikuti Eros.


....


"tok tok tok'


"tuan muda" ucap Bang Doni asisten rumah tangga mereka


"ada tamu penting " ucapnya lagi dari balik pintu


"aku nggak nerima tamu" kata Eros kejam


"saya sudah bilang, tapi orangnya nolak, dan kekeh mau ketemu tuan muda, dia bilang sampaikan saja ke tuan kalau dia datang, namanya Harry Yarrow tuan" ucap Doni dengan nada takut

__ADS_1


__ADS_2