
Ananda Devan azkara, Remaja 20 tahun itu merupakan mahasiswa di universitas ternama di kota X, pria dengan tinggi 175 cm yang mempunyai gelar badboy ini memiliki sifat arogan,pemarah, sombong dan selalu membuat orang di sekelilingnya geleng geleng kepala melihat kelakuannya
Tetapi dibalik sifat minus nya, Devan juga mempunyai sifat peduli yang tinggi ditambah dengan sifat dewasa yang kadang-kadang muncul.
Tama putra Abimana,pria berumur 20 tahun itu temannya Devan, mempunyai tinggi 170 cm, memiliki sifat dingin,cuek,irit bicara, tetapi ketika ia bicara kata-kata yang keluar sangatlah pedas,tapi dengan adanya gingsul gigi membuat kadar ketampanan nya menambah meskipun jarang terlihat.
Ikshan Alfian,pria dengan tinggi 170 cm adalah teman satu universitas dengan Devan dan juga Tama. mempunyai sifat yang hangat,ramah tapi terkadang menyebalkan,dan juga mempunyai kepedulian yang tinggi.
Sasha Azkia Pradipta putri, perempuan yang biasa di panggil Aca ini berusia 18 tahun,cantik dan manis, mempunyai tinggi 165 cm memiliki sifat kadang cuek kadang cerewet,tidak perduli dengan sekitar kecuali dengan orang-orang terdekat nya ,dan sedikit tomboi.Tetapi sikap nya akan berubah ketika ia bersama orang orang terdekatnya.
Arumi Dian.Cantik, memiliki kulit putih lembut,teman Rahel yang berusia 18 tahun juga, mempunyai tinggi 160 cm,berbanding terbalik dengan sifat Rahel yg sedikit tomboi, Rumi memiliki sifat lemah lembut, serta keibuan.
Hana Putri Nabila. Perempuan dengan kulit sawo matang yg terlihat manis itu mempunyai sifat yg terlalu jujur,blak-blakan,selalu mengutarakan apa yg dipikirkan oleh otaknya.tidak perduli dengan sekitar ,selagi tidak berhubungan dengan orang terdekat nya.
Di pagi harii yang cerah, menunjukkan pukul 06.50 wib,tidak menggangu seorang gadis yang masih terjebak dalam mimpi indahnya, meskipun waktu sudah akan menunjukkan waktu masuk sekolah.
Sreett (suara selimut ditarik)
"Sayang,bangunnn,ini hari terakhir kamu ujian loh, masa mau telat sih"ucap wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usianya yg sudah kepala empat.
"Emmm ...lima menit lagi ya mah Aca masih ngantuk"sahut gadis itu dengan mata yang masih terpejam.
Ya, dia adalah Shasa Pradipta putri, atau yang biasa dipanggil Aca,Putri dari Rayhan Pradipta Putra dan Liana Anggraini.Pengusaha terkaya yang berada di kota X di Indonesia.
"Sayang...ini udah jam tujuh kurang sepuluh loh...
Nanti kamu telat"ucap sang ibu yang masih berusaha membangunkan anak gadisnya...
"Baru jam tujuh kurang sepuluh kok mah...
(beberapa detik kemudian)
__ADS_1
Eh Apa!!tujuh kurang sepuluh?!...Aaa mamah Aca telat ini mah"ucap Aca sambil bergegas untuk mandi dan bersiap-siap...
Di ruang makan....
"Mah...pah...Aca langsung berangkat ya udh telat soalnya...
Muach...muach"ucap Aca yang bergegas pergi sambil mencium kedua orang tuanya,tanpa menghiraukan panggilan ibunya Karna dia belum makan apapun
"Aca sarapan dulu sayang"teriak sang ibu Karna anak gadisnya langsung pergi begitu saja.
"Sudahlah sayang,apa kau meragukan putri kita?..
Otaknya bahkan masih bisa berfikir meskipun dia tidak makan berhari-hari..."ucap sang ayah yang sudah khatam dengan perilaku putri nya...
Seorang gadis di pinggir jalan yang lumayan sepi terlihat sedang mengumpat beberapa kali sambil menendang ban mobil nya.
Bagaimana tidak kesal,saat di jalan mobil yang dikendarai nya mogok tiba-tiba.
"Aishhh mobil lucknut!kenapa pake acara mogok sekarang sih,gabisa ntar aja apa kalo udah sampe sekolah"umpat Aca
Akhirnya Karna dia tidak tahu masalah dari mobil nya,dia menelpon supir untuk membawa mobil nya ke bengkel,dan memesan taksi online Karna dia sudah benar" telat ke sekolah.
Ketika sedang menunggu taksi pesanan nya tiba-tiba...
Byurrr...
Sebuah motor sport berwarna hitam mengkilap melintas di depan Rahel dengan kecepatan tinggi yang melewati kobangan air di samping Aca, dan membuat sebagian baju nya basah.
"Arghh!!hey berhenti Lo!!"geram Aca,tetapi motor itu terus melaju tanpa menghiraukan teriakan di belakangnya.
"**** baju gue!dasar ya tuh orang, udah tau bikin salah bukanya turun minta maaf!!awas aja klo ketemu sama gue abis Lo!"teriak Aca geram.
entah apa yang terjadi hari ini sampai kesialan datang bertubi-tubi padanya...
__ADS_1
Akhirnya dia pun tetap pergi ke sekolah meski dengan keadaan sedikit kacau,tapi tak apa pikirnya.karna bagaimana pun keadaan nya ia masih tetap cantik.
(Narsis ya gaes)
Dikantin sekolah...
Terdapat tiga orang gadis cantik yang sedang menikmati makan siang nya..
Tidak dengan satu gadis yang terlihat badmood sejak tadi datang ke sekolah.
"Ca,makan dong makanannya, perasaan muka Lo ditekuk aja dari pagi,lupain aja lagi kejadian sesaat tadi pagi."ucap Hana
"Iya Ca,emang Lo ga laper apa.gua aja ya,gara-gara tadi ngisi soal MTK yang gampang banget itu Ampe keroncongan nih perut kekuras abis buat mikir"sahut Arumi tanpa menghentikan kegiatan makan nya.
"Lupain?!nggak!gua gabakal lupain, cowok gapunya sopan santun kaya dia tuh harus di hajar tau ga,enak aja udah bikin gua basah kuyup,Boro"minta maaf,turun dari motor aja ngga!liat aja nanti kalo ketemu"ucap Aca berapi-api.
Rumi dan Hana pun hanya mendengarkan kekesalan sahabat nya itu, tentunya sambil makan makanannnya. Karna jika dia sudah kesal begini maka tidak ada yg bisa menghentikan nya sekalipun itu rumput yang bergoyang.
"Ouhh iya,nanti pulang sekolah kita nongkrong di warung madew dulu yu, sekalian ada yang mau gua omongin"ucap Hana tiba-tiba pada Aca dan Rumi.
"Ayu aja,btw apaan yang mau Lo omongin emng?kenapa ngga sekarang aja?"tanya Rumi.
"Nanti ajalah kalo mood nya Aca udah balik"ujar Hana.
__ADS_1
Sedangkan gadis yang sedang dibicarakan itu hanya diam mendengarkan tanpa mau berkomentar.