
"Aaaaa"teriak Aca yang langsung di tutup oleh tangan Devan,Untung saja posisi mereka yang cukup jauh dari sana membuat teriakan aca tidak sampai, bagaimana aca tidak teriak ketika ia melihat di depan matanya sendiri seorang wanita dipenggal kepalanya hidup-hidup, apa mereka fikir itu ayam yang bisa dipotong seenaknya?
Belum sempat selesai dengan keterkejutan nya,Aca lagi lagi melihat bagaimana orang-orang itu memotong bagian dari tubuh wanita itu, mulai dari kaki,tangan sampai bagian organ dalam nya dikeluarkan dengan cara yang sangat keji. Hanya kepala nya saja yang langsung dibuang kedalam api, seperti api unggun yang sedang menyala.
Lantas ia pun langsung mengeluarkan isi perutnya ketika pemotongan itu selesai, tidak dengan Devan yang bersikap biasa saja dan langsung membantu Aca mengeluarkan isi perutnya.
"Gila, gila!!siapa mereka sebenernya, kenapa mereka bunuh cewek itu dengan cara kaya tadi, sumpah perut gue kaya di obok-obok rasanya"ucap Aca yang lemas sambil duduk menyender di batang pohon yang lumayan besar untuk bersembunyi.
Ketika tidak mendapat tanggapan dari Devan,aca pun melirik kearah nya, dan melihat Devan yang terlihat bengong seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Dev!?Lo mikirin apa sih? Terus kenapa lo biasa aja waktu ngeliat hal kaya tadi?"tanya Aca
"Gue udah sering ngeliat hal kaya gitu di film,dan soal hal yang gue pikirinnn,gue rasa mereka_"ucap Devan yang tidak meneruskan kata-katanya.
"Mereka apa!? Dev_"tanya aca penasaran.
"Manusia kanibal"jawab dev cepat,Aca pun langsung membelalakkan matanya,apa maksud Devan tadi? Manusia kanibal!?
"M-manusia kanibal?!"gagap Aca dan Devan pun hanya menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun kembali melihat ke arah desa itu,dan benar saja. Terlihat orang-orang itu sedang membakar sesuatu seperti daging, daging yang diyakini adalah milik wanita tadi.
Sampai 30 menit pun berlalu, orang-orang itu sudah selesai dengan kegiatan memanggang daging manusia itu, dengan Aca dan Devan yang masih melihat semuanya,sampai akhirnya keadaan pun terlihat sepi karena orang-orang itu sudah masuk kedalam rumah masing-masing.
"Hufttt terus sekarang kita harus gimana?gimana kalo ternyata Rumi sama yang lainnya ada disana!terus gimana kalo mereka jadi korban selanjutnya"ujar Aca berfikir yang tidak-tidak. Tapi jika memang Rumi dan yang lainnya ada disana,tidak menutup kemungkinan mereka akan jadi korban selanjutnya bukan?
Devan pun hanya diam tidak menjawab nya,jujur saja ia juga bingung,sangat bingung. Hal yang sebelumnya tidak pernah ia alami selama mendaki Gunung.
"Mending sekarang kita istirahat disini dulu,sambil mikirin apa yang harus kita lakuin nanti,kayanya tempat ini cukup Aman buat kita tempatin sampe pagi"ujar Devan yang langsung memejamkan matanya tapi tidak tidur.
"Ck,nih cowok bisa bisanya mikirin istirahat pas keadaan kaya gini"batin Aca kesal
mentari pun mulai menampakkan wujud nya sedikit demi sedikit,malam panjang yang telah dilewati pun berakhir.
Hanya berharap hari ini berjalan tidak seburuk seperti kemarin.
Aca dan Devan yang masih ditempat semalam pun memutuskan untuk tetap mengintai tempat itu dari sana.
"Sekarang apa yang harus kita lakuin?ngga mungkin kan kita diem disini terus sampe mereka nemuin kita"ucap Aca yang sedikit kesal, bagaimana tidak, Devan yang awalnya sudah memberi tahu bahwa dia mempunyai rencana,sampai kini belum ada pergerakan sama sekali, dia hanya mengatakan bahwa mereka harus menunggu sampai orang-orang itu bangun dan keluar dari sana.
__ADS_1
"Gue udah bilang kita tinggal tunggu mereka bangun terus keluar dari sana"ucap Devan
"Terus kalo mereka udah keluar dari sana apa yang bakal kita lakuin?"tanya Aca lagi
Baru saja Devan ingin menjelaskan,orang-orang suku itu sudah mulai keluar,dan tanpa banyak bicara Devan langsung menarik tangan Aca agar mendekat ke arah pemukiman itu.
"Eh,eh lo gila!?kita mau ngapain kesana,lo mau nyerahin diri hah?"ujar Aca yang panik karena mereka semakin dekat, Devan pun hanya diam, tidak berniat menjawab.
Bagaimana nanti jika mereka ditangkap,lalu di kuliti seperti yang mereka lakukan malam tadi,batin aca yang mulai panik
Ketika mereka sudah sangat dekat dengan tempat itu, orang-orang disana masih belum menyadari keberadaan mereka sampai akhirnya..
"Heiii kalian"teriak Devan yang langsung membuat orang-orang disana melihat kearah mereka,Aca pun hanya membelalakkan matanya melihat tingkah orang disampingnya.
"Dev!!lo gila!"marah Aca,apa maksud Devan melakukan semua ini,apa dia sudah bosan hidup?
Tidak lama setelah ulah Devan, orang-orang itu langsung mendekat ke arah mereka,dan tiba-tiba.
"Lari!!"teriak Devan yang langsung menarik Aca untuk menjauh dari sana.
__ADS_1
To be continued