
"Maksud lo apa!?dimana Hana!tadi dia sama lo, knpa sekarang lo bilang dia ilang"cerca ikhsan yang khawatir dengan keadaan Hana...
”Jadi tadi_"
Flashback on...
Hana dan Rumi yang ingin buang air kecil memilih tempat yang sedikit jauh dari pos dua,Karna tempat nya seperti Padang Savana,Dimana hanya ada rerumputan kecil,jadi mereka memilih untuk mencari tempat yang sedikit rindang.
"Mi,gue duluan ya,udah kebelet soalnya"ucap Hana yang langsung mencari tempat.
"Yah Na,kan gue duluan yang ngajak!kenapa malah lo yang duluan"ucap Rumi yang tidak di hiraukan oleh Hana. Sementara Rumi,dia berbalik arah untuk berjaga sambil melihat lihat sekitar.
Setelah beberapa menit menunggu, Hana belum juga selesai dengan kegiatan,Rumi yang tadi pergi sebentar karena melihat sesuatu pun kembali ke tempat Hana lagi, Tapi ketika ia memanggil nama Hana,tidak ada sahutan sama sekali darinya.
Rumi yang penasaran pun langsung ke tempat Hana buang air kecil tadi.Dan sewaktu Rumi lihat,tidak ada siapapun disana, Hana tidak ada!
__ADS_1
Tidak mungkin kan Hana meninggalkan nya.karna tadi dia dari arah tempat mereka datang,jadi jika Hana pergi duluan ia pasti melihatnya.
Rumi yang panik pun langsung pergi kembali ke pos untuk memberi tahu yang lain.
Flashback off...
"Tunggu-tunggu,emang nya Lo ga denger sesuatu? teriakan Hana gitu?"tanya Aca yang masih berusaha tenang dan tidak khawatir, padahal pikiran nya sudah buyar memikirkan kemana perginya Hana.
Sedangkan ikhsan,entah Karna panik atau apa
dia malah menelpon Hana beberapa kali,padahal mereka sedang digunung yang pastinya tidak ada sinyal disana
Ikhsan yang me menyadarinya pun hanya mengusap wajah kasar Karna terlalu panik dan tidak bisa berfikir jernih
"Terus sekarang apa yang harus kita lakuin!?Hana ilang, ini gunung Van, gimana kalo dia kesesat atau apapun itu?Arghh! itu semua gara-gara lo!"marah ikhsan yang malah menyalakan Rumi.
__ADS_1
"Ck,lo apa apaan sih,kenapa malah nyalahin Rumi,Gaada yang tau bakal kejadian kaya gini mending sekarang kita cari Hana,Sebelum dia makin jauh"ucap Aca yang tidak suka jika sahabat nya disalahkan begitu saja, sedangkan Rumi dia langsung terisak ketika mendengar perkataan ikhsan.
Apakah benar ini salah nya?
Dia yang salah karena meninggalkan Hana?
Tapi dia hanya pergi sebentar bukan,dan lagi hilangnya Hana tidak menimbulkan suara apapun.
"Gausah pada ribut,mending kita cari Hana sebelum dia makin jauh"ucap Tama sambil merapihkan peralatan nya.
Mereka pun bergegas untuk mencari Hana,sampai mereka tidak jadi untuk istirahat,semua rasa lelah menjadi hilang, berganti dengan rasa khawatir.
"Eitt, tunggu-tunggu, Bima mana?"tanya Aca yang baru menyadari jika Bima tidak ada disana.
"Ck,gausah pikirin dia,mau dia ilang kek kabur kek gaada yg perduli"ujar Devan yang tidak suka membahas pria itu.
__ADS_1
"Tapi_”bukan karena ia khawatir pada Bima,tapi ia merasa aneh karena tiba-tiba pria itu menghilang begitu saja, bahkan kepergiannya seperti angin yang tidak diketahui siapapun.
"udah ayo cepet"ujar Devan pada Rahel