Pendakian Berdarah

Pendakian Berdarah
Part 16


__ADS_3

Bima pun langsung menarik tangannya untuk pergi dari sana ketika melihat orang-orang itu ingin mengejar mereka.


"Lepas!!lo kenapa narik gue sih!? Temen gue dalam bahaya tau ngga"bentak Aca yang ingin kembali kesana, meskipun orang-orang itu masih mengejar mereka


"Ck, Lo gila!! Mereka bakal nangkep lo!!lebih baik kita pergi"balas Bima yang tak kalah membentak sambil menarik tangan aca untuk pergi dari sana.


"Gue ngga perduli!! Gue lebih milih mati bareng mereka daripada gue harus ninggalin mereka, kalo Lo mau pergi, pergi aja sana"marah Aca yang langsung menyentak tangan Bima.


Bima pun hanya menghela nafas kasar, sangat susah memang jika berurusan dengan wanita.


"Oke kita bakal balik lagi nanti, tapi sekarang kita harus sembunyi dulu, kalo kita ketangkep semuanya bakal sia-sia"ujar Bima yang membuat aca terdiam. Ketika melihat aca terdiam Bima pun langsung menarik tangan nya untuk pergi.


Namun ketika mereka baru saja ingin pergi tiba-tiba


Sringgg....


"Akhhh"teriak Bima yang langsung meringis sakit ketika sebuah panah mengenai tangannya, meskipun hanya meleset tetapi tetap membuat nya terluka.


Aca yang terkejut pun langsung melihat orang yang melempar panah ke arah mereka, dan ternyata orang orang itu berada tidak jauh dari tempat mereka.


Ia pun berusaha untuk membopong Bima, dan membawa nya ke pohon besar yang berada di dekat mereka untuk bersembunyi.


Ketika langkah kaki orang itu sudah semakin dekat, Aca pun langsung menyuruh Bima untuk diam karena ia meringis sakit akibat tusukan panah itu.


Orang-orang itupun berhenti tepat disamping tempat mereka bersembunyi, Karena mereka melihat panah yang tadi mengenai Bima tertancap dibawah.


ketika mereka sedang bersembunyi Aca tiba-tiba saja menyuruh Bima untuk menutup hidup dengan isyarat tangan, dan Bima pun hanya menuruti nya tanpa mau bertanya.


Dan Ketika orang-orang itu hendak pergi dari sana tiba-tiba..

__ADS_1


Wushhhh...


Terlihat sesuatu yang dilempar ke arah manusia kanibal itu, dan beberapa detik setelahnya mereka pun tak sadarkan diri.


Ketika memastikan mereka benar-benar tak sadar, Aca dan Bima pun memutuskan untuk keluar dari tempat sembunyi.


"Ca? Apa yang barusan Lo lempar ke mereka? Kenapa mereka langsung pingsan kaya gini"tanya Bima.


Flashback on


Ketika Aca pergi sebentar ke toilet sebelum pergi dengan Bima ( ada di part 15 ya guys sebelum aca sama Bima pergi dari desa).


Ia sempat mengecek isi tas nya kembali karena takut ada yang tertinggal, ketika ia sedang mengecek tiba-tiba saja ia menemukan sesuatu berwarna putih seperti bubuk susu, ia pun mencoba mencium nya karena tidak tau itu apa, namun baru saja ingin menciumnya tiba-tiba saja bubuk itu terjatuh dan mengenai kucing yang lewat dibawah nya.


Ketika ia ingin mengambil bubuk itu lagi, tiba-tiba saja kucing yang tadi terkena bubuk itu tergeletak tak sadar, dan disitu ia merasa ada yang salah dengan bubuk ini, tapi ia tidak membuang nya karena bisa saja ia akan membutuhkannya nanti.


Flashback off


~~


Ditempat lain


Terlihat Hana yang menangis karena Rumi yang dibawa tiba-tiba oleh mereka, pikiran buruk tentang Rumi yang akan dijadikan korban selanjutnya selalu melayang di kepalanya


"San!!kenapa Rumi bisa dibawa Mereka?!"tanya Tama yang sudah kembali ke tempat mereka, untung saja orang-orang itu tidak menyadari Devan dan Tama yang hilang tiba-tiba, mereka hanya mengatakan orang-orang itu langsung masuk dan membawa Rumi.


Flashback on


Setelah Devan dan Tama yang pergi keluar, Hana dan ikhsan yang memilih untuk berjaga-jaga melihat keadaan diluar dan Rumi yang memantau dua orang tadi, karena takut mereka bangun tiba-tiba.

__ADS_1


Ketika sedang melihat sekeliling, Hana melihat Rumi yang sedang menatap makanan dengan sangat intens.


"Mi, lo kenapa ngeliatin makanan gitu banget sih, lo ngga berniat buat makan makanan itu kan?"tanya Hana, Rumi yang ditanya seperti itu hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


"Hmm, jangan pernah lo punya niat buat makan makanan itu, nanti lo berubah jadi kaya mereka lagi"ucap Hana sambil terkekeh kecil, ia pun kembali melihat ke arah luar.


Ketika ia sedang melihat ke arah luar, Betapa terkejutnya Hana dan ikhsan ketika melihat seseorang yang sangat mereka kenal, Siapa lagi kalau bukan aca dan Bima.


"By!!itu bukannya Aca sama Bima!?"sentak Bima


'"iya By, ngapain Aca kesini, itu sama aja dia nyerahin diri ke mereka, dan lagi kenapa Aca bisa sama Bima"ucap Hana yang terlihat khawatir dengan tindakan Aca. Apa dia tidak membawa bantuan untuk mereka, kalaupun tidak menemukan bantuan untuk apa mereka kesini, itu sama saja menjemput maut.


Ketika mereka sedang bertanya tanya kenapa Aca dan Bima bisa ada disana, Hana yang merasa tidak adanya reaksi Rumi pun langsung melihat ke arah nya, dan betapa terkejutnya ia ketika melihat apa yang sedang Rumi lakukan.


"RUMI!! Apa yang lo lakuin!?"bentak Hana ketika melihat Rumi yang sedang memakan makanan yang dibawa orang-orang tadi, ia pun langsung mengehentikan Rumi yang masih saja memakan makanan itu.


"Berhenti mi, Lo gila hah!!"Sentak Hana kasar sambil mengehentikan Rumi.


"Lepas na!! Gue mau makan, gue ngga mau mati kelaperan disini"balas Rumi yang tak kalah membentak, membuat Hana dan ikhsan terkejut Dengan tindakan nya.


Kenapa Rumi tiba-tiba seperti ini, padahal ia yang sangat menolak untuk memakan makanan manusia itu, tapi sekarang?


Tidak lama setelah Rumi makan makanan itu, tiba-tiba saja ia merasa sangat mengantuk dan langsung tak sadarkan diri.


Hana yang melihat nya kaget dan berusaha untuk membangunkan Rumi, namun ketika ia masih berusaha membangunkan Rumi tiba-tiba saja beberapa manusia kanibal itu masuk dan langsung membawa Rumi begitu saja.


Flashback off


To be continued

__ADS_1


__ADS_2