Pendakian Berdarah

Pendakian Berdarah
Part 2


__ADS_3

Jam sekolah pun berakhir...


Sesuai dengan yang direncanakan,Aca dkk pergi ke madew tempat mereka biasa nongkrong.Bukan tempat mewah seperti tongkrongan anak orang kaya lainnya, melainkan hanya warung kecil yang menyediakan jajajan masa kecil mereka...


Bukan karna mereka irit atau pelit,tapi Karna sejak SMP pun tempat itu sudah menjadi langganan mereka.


Dan disinilah mereka,duduk di tempat seperti pos kecil dari kayu, tempat biasanya anak-anak bermain


"Okee, jadi na,apa yang mau Lo omongin sama kita?"tanya Rumi to the point ,Karna dia sangat penasaran tentang apa yg dibicarakan Hana.


Sedangkan Aca masih mendengarkan tanpa mau berbicara dulu.


"Jadi,gua pengen ngajak kalian mendaki gunung, gimana mau ngga?"tanya Hana...


Aca yang sedari tadi hanya menyimak,ketika ia mendengar kata mendaki langsung merasa antusias


"Ngedaki gunung? serius!!kapan? dimana?dan gunung apa?"tanya Aca beruntun.


Rumi dan Hana langsung tersentak karena tiba-tiba mood Aca naik 100 persen,hanya karena membahas pendakian...


Tapi memang karena sejak dulu Aca sangat antusias dengan hal yang berkaitan dengan alam.


Belum lagi dia tidak pernah mendaki gunung,jadi ia sangat penasaran sensasi mendaki gunung.


"Kita bakal naik gunung x di kota A dan kita ngedaki Minggu depan dengan estimasi waktu mungkin 3 hari"jelas Hana


Aca pun hanya ber oh ria.karna dia langsung sibuk dengan pemikiran nya untuk persiapan mendaki


"Hel,hel....


Tadi aja muka Lo mesem mulu, giliran bahas alam aja langsung naik drastis mood nya"ucap Rumi.


"Ya Lo kan tau sendiri gue dari dulu suka sama hal yang berkaitan sama alam.Apalagi gue pengen naik gunung,ya meskipun gua ga pernah naik gunung si,Karna ga berani minta ijin ke ortu gue"ucap Aca


"Ouhh iya,kita mau ngedaki sama siapa?ga mungkin kan cuma kita bertiga doang, apalagi belom ada yang pernah naik gunung diantara kita."tanya Rumi penasaran,Tidak mungkin kan mereka akan mendaki hanya bertiga.yang ada nanti bukannya mendaki dan sampai puncak,malah mendaki menuju kesesatan.


Aca pun hanya mengangguk pertanda dia juga penasaran dengan siapa mereka mendaki.

__ADS_1


"Jadi kita bakal ngedaki sama cowok gue dan temen-temen cowok gue.Kalo untuk berpengalaman atau ngga jangan ditanya.Mereka itu udah ahli dan berpengalaman kok, apalagi mereka pernah ngedaki gunung tertinggi di Indonesia."jelas Hana


Aca dan Rumi pun hanya mengangguk mengerti tanpa mau bertanya lagi,yang pasti jika mereka sudah Ahli Dan berpengalaman maka tidak ada yang perlu ditakutkan bukan?


Yang hanya perlu mereka lakukan adalah menyiapkan persiapan apa saja yang harus disiapkan.



*Hari keberangkatan*...



Di stasiun yang berada di kota X yang sedang lumayan lenggang,tiga gadis yang terlihat sedang menunggu.



"Na,cowo lu kok belom dateng-dateng,nanti kita bakal ketinggalan kereta loh Karna kesiangan "ujar Rumi.



"mereka tuh ngga kesiangan mi, justru kita yang kepagian mi, janjian jam 10 tapi kita Dateng jam 8 pagi,cuma gara-gara tuh!"sahut Hana kesal sambil melirik orang disampingnya yang terlihat tidak perduli sama sekali.




Ya mereka janjian pukul sepuluh Karna jadwal kereta berangkat pukul sebelas, tetapi Karna Aca yang terlalu bersemangat meminta mereka untuk pergi jam 8 pagi dengan alasan takut terkena macet.



Tak berselang lama, terlihat tiga motor sport mewah berwarna hitam,merah dan hijau memasuki area parkir stasiun,tepat di depan Aca dan yang lainnya menunggu.


Mereka pun langsung turun dan menghampiri Aca dan yang lainnya.



Untuk pria yang turun dari motor berwarna hijau,mereka sudah tidak asing lagi.pria itu adalah Iksan Alfian, kekasih Hana.Seorang mahasiswa di universitas ternama di kota X.

__ADS_1


Tetapi untuk dua orang tampan itu, mereka tidak pernah melihatnya.



"Hai semuanya,maaf sudah membuat kalian menunggu, terutama untuk tuan putri cantik yang satu ini"ujar ikhsan tersenyum sambil mengelus rambut Hana,ya begitulah mereka jika sudah bertemu.Bucin tidak kenal tempat.



"Gapapa kok by,kita juga yang Dateng nya kepagian.


ouhh iya mereka temen-temen kamu?"tanya Hana



"iya kenalin ini temen-temen gue,yang pertama ada si paling kutub Utara,Tama putra Abimana"ucap ikhsan memperkenalkan temannya, Tama pun hanya mengangguk sekali dan langsung pergi dari sana.



Dingin sekali bukan?ish ish



"Dan ini satu lagi temen gua si paling arogan tapi juga yang paling tampan di kampus kita,Ananda Devan azkara"ucap ikhsan memperkenalkan



"Hai,salam kenal nona cantik"ucap Devan tersenyum manis kepada Aca dan Rumi



Rumi pun hanya tersenyum manis menanggapi nya


Sedangkan Aca? entah dia mendengarkan sedari tadi atau tidak,tapi yang pasti matanya malah fokus pada suatu titik,dan dia langsung menghampiri objek yang membuat nya tertarik...



Hana dan Rumi pun saling pandang dengan apa yang di lakukan oleh sahabat nya itu,dari awal dia menghampiri motor sport berwarna hitam itu, menelisik dan memutari motor itu sampai...

__ADS_1



"Ini dia!!"....


__ADS_2