
Setelah Lino sepakat dengan ajakan Yuni, maka mereka menuju penginapan tersebut, akan tetapi ketika ingin memesan kamar, petugas penginapan tersebut mengatakan kalau kamar yang tersedia hanya tinggal satu kamar.
Yuni kemudian bingung dan meminta pendapat kepada Lino, akhirnya Lino menyarankan supaya Yuni untuk tetap memesan kamar tersebut, sedangkan dirinya memutuskan untuk kembali pulang saja.
Yuni tidak setuju dengan pendapat Lino, karena Yuni sangat takut apabila bermalam sendirian di kamar tersebut.
Kemudian Yuni tetap memesan kamar tersebut dan meminta Lino untuk bermalam bersamanya dalam satu kamar.
Lino menolak ajakan Yuni, karena Lino merasa takut apabila bermalam bersama Yuni, akan tetapi Yuni terus memaksa Lino untuk menemaninya.
Akhirnya dengan sangat terpaksa Lino menemaninya, kemudian mereka menuju kamar yang telah dipesan.
Setelah masuk kamar Yuni langsung menuju ke kamar mandi, karena merasa gerah setelah berlarian mencari mobilnya.
Sedangkan Lino duduk di sofa yang terdapat didalam ruangan itu, dengan berusaha menenangkan dirinya di sofa itu.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Yuni telah selesai mandi, Yuni keluar dari kamar mandi dengan menggunakan sebuah baju yang sedikit terbuka.
Lino yang pada saat itu tidak sengaja melihat tubuh Yuni, maka Lino langsung mengambil selimut dan bersembunyi dibawah tempat tidur.
Ketika Yuni mendekati kamar tidur, Yuni tidak melihat keberadaan Lino, dan Yuni hanya melihat sebuah gundukan di bawah kamar tidur.
Karena merasa penasaran Yuni kemudian mengambil sebuah sapu dan memukuli gundukan tersebut.
Kemudian terdengar suara teriaknya " aduh, ampun ", Yuni yang mendengar suara itu lalu menghentikan pukulannya.
Setelah Yuni berhenti memukul, Lino kemudian keluar dari bawah tempat tidur, dengan mengatakan " maaf aku telah membuat mu takut ",
Setelah itu, Lino langsung menuju kamar mandi karena masih bingung dengan apa yang harus dilakukan.
Beberapa lama kemudian Lino keluar dari kamar mandi dengan sedikit gemetaran, karena akan menemui Yuni yang ketika itu berada dalam satu kamar dengan dirinya.
__ADS_1
Yuni kemudian memanggil Lino, dengan mengatakan " kamu ingin tidur di sofa apa di tempat tidur? ". Lino langsung menjawab nya dengan cepat " aku tidur di sofa saja ".
Yuni kemudian mengatakan lagi " kalau aku ingin tidur bersama mu, bagaimana? ".
Lino sangat bingung dengan pertanyaan Yuni, kemudian Lino mengatakan " maaf aku tidak bisa, karena aku selalu mendengkur, jadi kuatir mengganggu tidur mu ".
Lalu Yuni meminta Lino untuk menemaninya nonton film di sebuah DVD player yang ketika itu sudah disediakan oleh tempat penginapan tersebut.
Yuni mengatakan kalau dirinya tidak bisa tidur sebelum menonton beberapa film, kemudian Lino menyetujui untuk menemaninya.
DVD player tersebut terletak di depan tempat tidur sehingga mereka menontonnya dengan posisi di atas tempat tidur.
Film yang pertama diputar adalah Film dengan tema komedi, sehingga dapat membuat mereka tertawa kencang.
Lino juga lupa dengan tubuhnya yang terasa gemetaran ketika dekat dengan Yuni, karena saking asyiknya menikmati film komedi tersebut.
__ADS_1
Setelah selesai nonton film, Lino kemudian beranjak menuju Sofa dengan tujuan untuk bisa langsung istirahat.
Akan tetapi Yuni mengatakan kalau dirinya masih belum mengantuk dan masih ingin menonton satu film lagi, kemudian Yuni meminta Lino untuk menemaninya menonton satu film lagi.