
Ketika Lino menceritakan mengenai manajernya yang akan berkunjung ke Apartemennya Yuni, maka Rey memberikan sebuah saran.
Saran tersebut adalah meminta Lino untuk berkunjung juga ke Apartemennya Yuni, akan tetapi Lino menolaknya karena tidak berani untuk datang ke sana.
Setelah beberapa saat kemudian Lino tertidur karena masih belum mendapatkan sebuah rencana untuk menggagalkan kunjungan manajernya.
Rey akhirnya mempunyai sebuah ide, ketika Lino tertidur Rey langsung meminjam sepeda motornya yang ketika itu baru selesai di servis.
Kemudian Rey menuju arah ke apartemennya Yuni yang sebelumnya tempatnya tersebut telah diceritakan oleh Lino.
Lino juga menceritakan ciri-ciri mobil yang dikendarai oleh Manajernya itu, ketika sudah di jalan dan akan menuju arah Apartemen Yuni.
Secara tidak sengaja Rey melihat mobil yang dikendarai oleh Manajernya Lino, kemudian Rey yang ketika itu mengendarai motor langsung menghadangnya dari depan.
Manajer Lino mengetahui hal tersebut maka Manajer tersebut langsung menelepon beberapa anak buahnya untuk segera menyusul nya, karena dirinya merasa akan di begal.
__ADS_1
Rey sebenarnya sudah hampir berhasil menghentikan mobil Manajer tersebut, akan tetapi tiba-tiba datang beberapa motor yang dikendarai oleh anak buah Manajer tersebut, dan mereka langsung menghalau Rey.
Rey kemudian menghindar ketika akan di serang oleh anak buahnya Manajer tersebut, sehingga Manajer tersebut berhasil lepas dari hadangan Rey.
Sedangkan Rey kebingungan untuk meloloskan diri dari kejaran anak buahnya Manajer tersebut.
Karena merasa panik, Rey kemudian menabrak pohon yang ada di tepian jalan, dan Rey tetap berusaha lari dari kejaran itu.
Akan tetapi anak buah Manajer tersebut tetap mengejarnya dengan berlari juga karena mereka mengetahui Rey terjatuh dari motor, dan mereka sangat yakin dapat menangkapnya.
Rey terus berlari dari kejaran mereka, kemudian ada beberapa pasukan Liong yang saat itu juga melihat Rey sedang berlari.
Akan tetapi dibelakangnya ada anak buahnya Manajer Lino yang masih mengejar Rey.
Rey terdiam sejenak, sedangkan anak buah Manajer Lino terus berlari mendekat kearah Rey.
__ADS_1
Disaat itu antara pasukan Liong dan anak buah Manajer Lino saling mengetahui satu sama lain.
Pasukan Liong menganggap kalau anak buah Manajer Lino adalah pasukan Rey, sedangkan anak buah Manajer Lino juga menganggap kalau pasukan Liong adalah pasukannya Rey.
Ketika saling berhadapan, mereka tidak memperdulikan Rey yang tadinya mereka mau menangkapnya.
Akhirnya terjadi pertempuran diantara mereka, sehingga mereka lebih sibuk dengan penyerangan satu sama lain antar kedua kelompok itu.
Disaat kedua kelompok itu bertarung, Rey segera pergi meninggalkan mereka, dan menuju ke motornya, kemudian meninggalkan mereka yang sedang bertarung.
Meskipun motor tersebut mengalami kerusakan, akan tetapi motor tersebut masih bisa dinaiki hingga kembali ke rumah susun.
Setelah sampai di rumah susun, Rey segera menaruh motor tersebut ditempatkan parkir sebelumnya.
Rey kemudian menuju kamarnya yang ketika itu juga sempat melihat Lino yang tertidur pulas.
__ADS_1
Rey ingin menceritakan kerusakan motornya kepada Lino, akan tetapi tidak jadi karena kuatir membuat Lino terbangun dan yang pasti tidak bisa tidur lagi karena memikirkan motornya yang rusak.
Akhirnya Rey memutuskan untuk menceritakan esok hari, dan Rey kemudian mengobati beberapa luka yang ada ditubuhnya, setelah itu Rey langsung beranjak istirahat.