
Asisten Manajer tersebut akhirnya berhasil menemui Direktur di ruangan nya, kemudian Asisten Manajer tersebut menceritakan semua kejadian yang dialami oleh Manajernya.
Lalu Direktur tersebut memutuskan untuk mengeluarkan Lino dari perusahaannya, dan akan memprosesnya sesuai dengan hukum yang sedang berlaku.
Sebenarnya yang mempunyai rencana tersebut adalah Manajer Lino yang ketika itu menyuruh Asistennya untuk melakukan hal itu, karena dibalik itu Manajer tersebut menginginkan supaya Lino di keluarkan dari perusahaannya yang dengan tujuan supaya dapat dengan bebas mendekati Yuni.
Kemudian Asisten Manajer tersebut mengumumkan bahwa Lino mulai hari ini telah di keluarkan dari perusahaan.
Yuni yang disaat itu menyaksikan pengumuman tersebut, Yuni langsung sedih dan berusaha untuk menghubungi Lino.
Akan tetapi ponsel Lino dalam keadaan sedang tidak aktif, sehingga Yuni hanya pasrah dengan keputusan tersebut.
Sebelumnya Lino sudah minta ijin kepada petugas absensi perusahaan mengenai dirinya yang tidak masuk kerja karena sakit.
Dan petugas absensi tersebut telah memberikan ijin kepada Lino.
Setelah Lino mendapatkan ijin dari petugas tersebut, Lino langsung mematikan ponselnya, karena dirinya merasa pusing dan ingin beristirahat.
Lino merasakan pusing karena akibat dari pemukulan yang dilakukan oleh Manajernya.
Hari sudah mulai gelap, kemudian tiba-tiba terdengar bel di pintu Lino berbunyi, Lino berusaha untuk membuka pintunya meskipun masih merasakan sedikit pusing.
Dengan santainya Lino membuka pintunya dan mengatakan " langsung masuk saja, dan jangan mainan bel ".
Ternyata yang datang ke tempatnya Lino adalah Yuni, dan Yuni juga bingung dengan sikap Lino yang biasa saja ketika bertemu dengannya.
__ADS_1
Yuni akhirnya masuk ke ruangannya Lino, kemudian Yuni duduk di sofa yang ada di ruangan itu.
Sedangkan Lino mengira kalau yang datang adalah Rey, maka dengan santainya Lino mempersilahkan untuk duduk di ruangannya.
Ketika mereka sudah duduk di sofa bersama, Yuni mengatakan kalau ada sesuatu yang ingin disampaikannya.
Setelah Lino mengetahui suaranya adalah perempuan, Lino kemudian memperhatikan secara benar-benar mengenai orang yang datang di tempatnya.
Karena pada saat itu Lino masih kurang fokus yang disebabkan oleh sakit pusingnya itu maka membuat Lino hanya membuka matanya sebagian saja ketika mempersilahkan seseorang yang bertamu kepadanya.
Lino kemudian sangat terkejut dan melompat di atas sofa, karena ketika Lino memperhatikan dengan seksama, ternyata yang datang ke tempatnya adalah Yuni.
Yuni tertawa keras ketika melihat kejadian tersebut.
Beberapa saat kemudian, akhirnya Lino dapat menenangkan dirinya, lalu Lino meminta maaf atas kejadian yang kemarin karena tidak bisa memenuhi permintaan Yuni yang ketika itu dirinya diminta untuk menciumnya.
Kejadian disaat Lino melompat diatas sofa membuat Yuni sedikit terlupa dengan tujuannya yang ingin memberi tahu tentang pemutusan hubungan kerja.
Setelah teringat kembali, akhirnya Yuni menceritakan semuanya, dan setelah mendengar ceritanya Yuni mengenai dirinya yang telah di keluarkan dari perusahaan, maka Lino hanya bisa menerima keputusan itu dan menganggap memang dirinya yang bersalah.
Jawaban Lino membuat Yuni menjadi bingung dan merasa tidak setuju dengan keputusannya.
Akan tetapi Lino tetap bersikeras untuk menerima keputusan yang ditetapkan oleh perusahaan sehingga membuat Yuni dengan terpaksa menyetujui keputusannya.
Beberapa saat kemudian Yuni teringat dengan Rey, lalu Yuni menanyakan kepada Lino mengenai Rey yang tidak terlihat sama sekali.
__ADS_1
Lino kemudian menceritakan semuanya dan Yuni sangat kagum dengan kebaikan Lino yang telah menolong Rey.
Selain itu Yuni juga memberi tahu tentang adanya lowongan kerja di bagian petugas keamanan di perusahaannya.
Kemudian Yuni meminta Lino untuk mengantarkannya ke tempatnya Rey untuk memberi tahu nya.
Disaat itu mereka langsung masuk ke ruangan Rey tanpa menekan bel terlebih dahulu.
Betapa terkejutnya mereka disaat masuk ke ruangannya Rey, mereka secara tidak sengaja melihat Rey sedang berdiri didepan kaca jendela sedang merenung dengan hanya menggunakan celana yang sangat pendek.
Ternyata ketika itu Rey merenung dengan memandangi luar jendela dan pandangannya menuju ke sebuah pegunungan.
Saat itu yang sedang direnungkan oleh Rey adalah nasib penduduk desa yang terus menerus diperdayai oleh Liong dan pasukannya.
Sebenarnya Rey ingin kembali lagi ke Desanya akan tetapi Rey masih belum mempunyai kekuatan yang penuh untuk mengalahkan Liong dan pasukannya.
Secara tiba-tiba Rey dikejutkan dengan suara teriakan dan ternyata teriakan tersebut adalah suaranya Lino dan Yuni, mereka terkejut dan berteriak ketika mereka melihat Rey yang hanya menggunakan celana pendek itu.
Rey hanya menggunakan celana yang sangat pendek itu karena Rey pada saat itu baru selesai memandikan tubuhnya dan Rey langsung menuju ke jendelanya untuk menjemur sebagian badannya yang agak basah.
Setelah Rey mengetahui mereka yang sedang melihat tubuhnya, maka Rey langsung menutupnya dengan kain yang biasanya digunakan sebagai penutup jendela.
Rey kemudian agak tersipu malu karena mereka telah melihat tubuhnya, dan meminta mereka untuk keluar sebentar dari ruangannya.
Setelah Rey memakai baju, kemudian mereka masuk menemui Rey, dan Yuni kemudian menawarkan sebuah pekerjaan sebagai seorang petugas keamanan.
__ADS_1
Rey dengan sangat senang mengenai penawaran tersebut dan langsung menyetujuinya.