Pendekar Asap Belerang

Pendekar Asap Belerang
episode 21


__ADS_3

Setelah selesai bersantai di ruangan Rey yang baru, akhirnya Lino pamit untuk beristirahat di tempatnya.


Keesokan harinya Lino berangkat bekerja seperti biasanya, sedangkan Rey di ruangannya masih sibuk dengan usahanya untuk mencari sebuah lowongan pekerjaan.


Yang sebelumnya Lino telah memberikannya sebuah koran yang didalamnya terdapat berbagai macam jenis pekerjaan.


Ketika telah sampai di kantor, dan seperti biasa nya Lino bertemu dengan Yuni, akan tetapi kali ini Yuni menceritakan kalau Manajernya ingin berkunjung lagi ke Apartemennya.


Disaat itu Yuni terpaksa menerimanya karena selama ini Yuni sering menolaknya, dan Manajernya itu akan berkunjung disaat libur kerja pada minggu ini.


Lino juga akhirnya menyetujui tentang keputusan Yuni yang akan menerima kunjungan Manajernya.


Karena Lino berpikir, apabila selalu menolak kunjungan tersebut, maka akan dapat berakibat buruk terhadap pekerjaannya.


Akhirnya pada saat libur kerja telah datang, Yuni dan Lino masih belum mendapatkan sebuah ide untuk mengatasi kedatangan Manajernya tersebut.


Disaat seperti itu kemudian Lino mendatangi ruangan Rey, setelah menceritakan semuanya maka Rey menemukan sebuah ide.


Dan ide tersebut adalah menghadapi Manajer tersebut secara jantan dengan mengatakan bahwa Yuni adalah kekasihnya.

__ADS_1


Dengan ide yang seperti itu membuat Lino masih bingung untuk menerimanya.


Hal ini karena Lino merasa takut apabila nanti Manajernya akan mengajaknya untuk bertarung.


Rey lalu meyakinkan kepada Lino untuk jangan pernah takut untuk menghadapinya, karena Rey akan membantunya dari belakang apabila Lino kalah dalam pertarungan itu.


Dengan rasa percaya diri, kemudian Lino berangkat ke Apartemennya Yuni, di saat di depan pintu ruangan Yuni, secara kebetulan Manajernya pada saat itu juga berada didepan pintunya Yuni.


Manajernya Lino kemudian berkata " sedang apa kamu disini? ".


Lino lalu menjawabnya " aku ingin menemui Yuni ".


Karena terdengar suara gaduh, akhirnya Yuni membuka pintunya, dan Yuni sedikit terkejut ketika melihat Lino dan Manajernya berada di depan pintunya.


Yuni kemudian mempersilahkan mereka untuk masuk, di saat mereka duduk bersama maka dengan memaksakan keberaniannya, Lino mengatakan kepada Manajernya kalau dirinya adalah kekasihnya Yuni.


Yuni tidak sengaja mendengar ucapannya Lino sehingga membuatnya erkejut dengan akan tetapi Yuni berusaha menyembunyikan.


Setelah mendengar pernyataan dari Lino, Manajer tersebut sempat tidak mempercayainya, karena sebelumnya Asisten Manager tersebut mengatakan kalau hubungan Lino dengan Yuni hanyalah sebatas teman biasa.

__ADS_1


Kemudian Manajernya mengatakan kepada Lino " kalau kamu kekasihnya, maka cium lah Yuni sekarang juga ".


Lino sangat bingung dengan permintaan Manajernya itu, akan tetapi ketika teringat dengan pesan Rey yang mengharuskan untuk memberanikan dirinya maka Lino memberanikan diri untuk menciumnya dan akhirnya Lino berhasil mencium Yuni.


Yuni yang ketika itu hanya diam dan pasrah, tiba-tiba Yuni juga merespon ciuman Lino.


Hal ini dilakukannya karena untuk membantu Lino dalam menyakinkan Manajernya.


Melihat adegan ciuman tersebut Manajer Yuni sangat kesal sekali dan sempat ingin marah, akan tetapi Manajernya itu dapat menahan amarahnya.


Manajer tersebut akhirnya yakin kalau Lino merupakan kekasihnya Yuni, dan akhirnya Manajer tersebut memutuskan untuk pergi dan meninggalkan mereka.


Beberapa saat ketika Manajernya telah pergi, Yuni dan Lino sangat bahagia karena bisa membuat Manajernya tidak akan kembali lagi untuk berkunjung ke Apartemennya.


Di saat itu, kemudian Yuni memejamkan matanya dan meminta untuk dicium lagi oleh Lino.


Akan tetapi Lino menolaknya dengan alasan Lino tidak berani untuk menciumnya.


Yuni kemudian menanyakan alasan Lino tidak berani menciumnya, padahal disaat itu keadaan lebih sepi dari sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2