
Mobilnya Yuni yang tiba-tiba ada diparkiran kantornya ternyata anak buah Manajernya tersebut yang menaruh mobil itu.
Hal ini karena Manajernya mengetahui adanya laporan di media televisi tentang sebuah pencurian mobil.
Laporan disiaran televisi itu menunjukkan detik-detik saat pencurian itu sedang berlangsung.
Akhirnya Manajer tersebut langsung menyuruh anak buahnya untuk meletakkan mobil tersebut di parkiran kantornya, dengan tujuan untuk menghilangkan jejak pencurian.
Karena Manajernya tersebut merasa takut dan kuatir apabila akan dilakukan sebuah penyelidikan oleh pihak keamanan.
Lino dan Yuni kemudian menuju ke ruangannya dengan perasaan yang sangat senang karena mobilnya telah ditemukan.
Yuni kemudian menawarkan sebuah hadiah kepada Lino, akan tetapi Lino menolaknya, karena sebuah ungkapan terima kasih sudah cukup baginya.
Yuni juga menawarkan selepas pulang kerja nanti, untuk datang ke Apartemennya, karena Yuni ingin membuatkan menu spesial untuk makan malam.
Akan tetapi Lino kembali menolaknya dengan alasan nanti malam dirinya akan pergi ke suatu acara.
Mengetahui semua penawaran ditolak oleh Lino, Yuni sangat sedih, kemudian Yuni bertanya kepada Lino " apakah kamu sudah memiliki seorang kekasih? ".
__ADS_1
Lino kemudian menjawabnya " aku masih belum punya kekasih ".
Mengetahui jawaban dari Lino, Yuni tersenyum lega.
Lino kemudian berkata lagi " kenapa senyum mu begitu puas? ", " apa kamu sedikit mengejek ku ya? ".
Yuni kemudian tertawa kencang, hingga Manajernya mendengar suara tertawanya Yuni.
Manajer tersebut merasa cemburu melihat kedekatan Lino dengan Yuni, akhirnya Manajer tersebut akan merencanakan sesuatu lagi.
Beberapa jam kemudian aktivitas kerja telah selesai, dan semua karyawan bersiap untuk pulang, termasuk Lino dan Yuni juga bersiap untuk pulang.
Secara tiba-tiba Lino melihat sosok bayangan hitam melintas di depannya dengan begitu cepat.
Bayangkan tersebut terlihat seperti lelaki yang memakai baju ninja lengkap dengan pedang samurai di punggungnya.
Lino kemudian terhenti sejenak, dan tubuh Lino juga merasa takut dan gemetaran, lalu sosok ninja tersebut dari arah belakang ingin menyerang Lino.
Lino juga merasa ada sesuatu dari belakang yang akan mendekatinya, di saat sosok ninja tersebut sudah dekat, Lino spontan berteriak "ampun".
__ADS_1
Secara tiba-tiba tubuh sosok ninja tersebut terpental beberapa meter, sedangkan Lino langsung berlari menuju kamarnya.
Ternyata sosok ninja tersebut adalah Rey, Rey juga sangat terkejut ketika dirinya terpental hanya karena sebuah teriakan.
Sebenarnya Rey mengenakan baju ninja tersebut hanya untuk menunjukkan kepada Lino tentang keahliannya dalam bertarung.
Akan tetapi rencana Rey itu tidak berhasil, kemudian Rey bergegas mengganti bajunya, lalu pergi menemui Lino.
Ketika sudah bertemu dengan Lino, Rey berpura-pura menanyakan tentang sesuatu yang sedang terjadi.
Kemudian Lino menceritakan semuanya kepada Rey, dan Lino menyarankan untuk pindah rumah susun saja, karena menurutnya rumah susun ini agak menyeramkan.
Rey mendengar cerita Lino, kemudian Rey tertawa lepas.
Selanjutnya Rey mencoba menenangkan Lino, dan menyarankan untuk tetap tinggal di rumah susun ini.
Melihat Rey tertawa dengan ceritanya, maka Lino merasa agak tenang, dan Lino juga mempercayai Rey kalau kejadian barusan adalah sebuah halusinasi.
Beberapa saat kemudian, Rey penasaran dengan kekuatan tenaga dalam yang dimiliki oleh Lino.
__ADS_1
Akhirnya Rey menanyakannya kepada Lino tentang sebuah kekuatan yang ada di dalam tubuhnya.