Pendekar Asap Belerang

Pendekar Asap Belerang
episode 30


__ADS_3

Karena merasa sangat senang dengan hadiah pernikahan tersebut, maka Yuni ingin memeluk Lino.


Akan tetapi Lino langsung menghindari pelukannya sembari mengatakan bahwa dirinya masih dalam keadaan sakit.


Yuni kemudian tersenyum melihat ekspresinya Lino, kemudian mereka melanjutkan untuk berkeliling di rumah tersebut.


Rumah tersebut juga memiliki halaman yang cukup luas, dan di halaman tersebut terdapat Gasebo sehingga membuat suasana rumah tersebut menjadi sangat menarik.


Beberapa saat kemudian Lino meminta maaf kepada Yuni karena pada saat ini hanya bisa memberikan sebuah rumah dan dirinya masih belum mempunyai tabungan untuk membelikan sebuah mobil.


Yuni tersenyum haru mendengar perkataan Lino, dan Yuni mengatakan kepada Lino kalau dirinya sudah sangat senang dengan rumah tersebut meskipun belum bisa membelikannya sebuah mobil.


Pada saat itu juga mereka mulai memindahkan beberapa barang yang ada di Apartemen dan rumah susun untuk dibawa ke rumah tersebut.


Sedangkan Rey pada saat itu juga membantu mereka dalam memindahkan semua barangnya.


Setelah semuanya selesai, kemudian tiba-tiba Rey mengatakan kepada mereka kalau dirinya ingin berhenti bekerja dan ingin kembali lagi ke Desa nya.


Rey memutuskan hal tersebut karena Rey yakin kalau Desa nya sudah aman dan tidak ada lagi adanya penyerangan dari Liong.


Lino dan Yuni menyetujui permintaan Rey, akan tetapi diam-diam di dalam hatinya Yuni mempunyai sebuah ide untuk mengerjai Rey, kemudian Yuni memberikan suatu persyaratan kepada Rey.


Dan persyaratan tersebut adalah harus bertarung melawan Lino dan harus mampu mengalahkannya.


Rey kemudian terdiam sejenak, lalu Rey mengatakan kepada Yuni kalau dirinya akan menyetujui permintaan Yuni, apabila Lino bersedia untuk mencium Yuni.


Sedangkan Lino tersenyum malu disaat menyaksikan perbincangan mereka, dan akhirnya Lino tidak mampu melakukannya di hadapan Rey.


Ketika Lino hanya diam saja dan tersenyum, tiba-tiba Yuni langsung mencium Lino yang ketika itu berada disampingnya.


Rey mengetahui kejadian seperti itu membuatnya menjadi sangat bahagia dan akhirnya Rey berpamitan untuk meninggalkan mereka.


Lino dan Yuni kemudian mengucapkan salam perpisahan dan mengucapkan terimakasih kepada Rey.

__ADS_1


Hari demi hari telah berlalu dan pada suatu hari Lino bertanya kepada Yuni mengenai dirinya yang mau untuk dinikahi olehnya karena sebelumnya Lino menganggap bahwa dirinya tidak pantas untuk memiliki Yuni.


Yuni kemudian menjelaskan alasannya dan alasan itu adalah Lino merupakan seorang pria yang memiliki sifat kejujuran dan memiliki semangat kerja yang luar biasa.


Sebenarnya Yuni ingin mempunyai suami yang memiliki tubuh atletis akan tetapi Yuni tetap dengan ikhlas menerima keadaan tubuhnya Lino yang seperti itu.


Lino tersenyum lega ketika mengetahui alasan Yuni mau menerimanya sebagai suaminya, akan tetapi Lino mengatakan permintaan maafnya kepada Yuni karena dirinya belum bisa memiliki tubuh yang atletis.


Untuk mengatasi hal tersebut maka Yuni menyarankan dan mengajak Lino untuk mengunjungi tempat kebugaran, karena menurutnya selain bermanfaat bagi kesehatan dapat juga membuat bagian tubuh menjadi lebih ideal.


Akan tetapi Lino menolaknya karena dirinya sudah merasa lelah dengan aktivitas kerjanya, setelah mengetahui jawaban dari Lino, Yuni hanya terdiam dan sedikit merenung.


Dengan keadaan yang seperti itu, kemudian Lino menyetujui permintaan Yuni dan tiba-tiba wajahnya Yuni kembali lagi ceria ketika mendengar perkataan Lino.


Ketika hari libur kerja telah datang, mereka akhirnya menuju ke sebuah tempat kebugaran.


Pada saat itu Lino masih menggunakan sebuah jaket, kemudian Yuni memintanya untuk melepaskan jaketnya beserta bajunya.


Sedangkan Yuni sebelumnya sangat tidak percaya kalau Lino memiliki tubuh yang sangat bagus.


Karena selama mereka menikah, Lino belum pernah sama sekali membuka semua bajunya di hadapannya Yuni.


Lino akhirnya menceritakan tentang tubuhnya yang berubah seperti ini dan salah satu ceritanya adalah dirinya waktu itu merasa seperti disiksa oleh Pengawal pribadinya Liong.


Yuni kemudian tertawa lepas ketika mendengar ceritanya Lino.


Meskipun tubuhnya Lino sudah cukup bagus, akan tetapi Yuni tetap menyarankan kepada Lino supaya tetap berlatih karena demi untuk menjaga kesehatan.


Kemudian Lino tersenyum dan menyetujuinya.


Beberapa saat kemudian ada seseorang yang ingin menggoda dan merayu Yuni, dan ketika itu jarak antara Lino dan Yuni agak berjauhan.


Hal ini karena Lino ingin mencoba berbagai jenis alat kebugaran.

__ADS_1


Ketika ada seseorang yang menggodanya, kemudian Yuni mempunyai ide untuk mengerjai orang tersebut.


Kemudian Yuni mengatakan kepada seseorang tersebut bahwa dirinya akan mau berkenalan dengannya apabila dapat mengalahkan pria yang sedang berlatih di ruangan tersebut, dan bersamaan dengan itu Yuni menunjuk ke arah Lino.


Lino yang ketika itu tidak tahu apa-apa kemudian ditantang oleh seseorang yang ada di ruang tersebut.


Dan kebetulan juga diruang tersebut tersedia sebuah ring untuk pertandingan, meskipun agak bingung Rey kemudian ditarik dan diajak oleh seseorang itu naik di atas ring pertandingan.


Seseorang tersebut juga meminta petugas kebugaran tersebut untuk menjadi seorang wasit dalam pertandingannya dan petugas tersebut menyetujuinya.


Ketika mereka sudah di atas ring pertandingan, maka petugas tempat kebugaran tersebut memberikan sebuah isyarat untuk memulai pertandingan.


Sebenarnya Yuni merasa kasian kepada Lino, akan tetapi Yuni yakin kalau Lino bisa mengalahkannya meskipun tubuh yang dimiliki seseorang tersebut begitu besar.


Dan selain itu Yuni juga ingin memberikan suatu pelajaran kepada seseorang tersebut supaya tidak semaunya sendiri untuk menggoda seorang wanita.


Lino sebenarnya tidak ingin melawan seseorang tersebut, sehingga Lino pada saat itu hanya menghindar ketika mendapatkan serangan dari seseorang tersebut.


Karena merasa kesal karena Lino tidak memberikan perlawanan, maka petugas tempat kebugaran tersebut meminta Rey untuk melakukan penyerangan, dan akhirnya dengan terpaksa Lino menyetujuinya.


Hanya dalam hitungan detik dari perkataan petugas kebugaran tersebut, Lino mampu mengalahkan seseorang tersebut sehingga seseorang tersebut sampai terjatuh keluar dari ring pertandingan akibat dari ayunan tendangan kaki Lino.


Mengetahui lawannya jatuh maka Lino meninggalkannya karena petugas kebugaran tersebut telah menolongnya.


Setelah itu Lino menuju kearah Yuni, dan setelah berada didekatnya Yuni, Yuni terlihat sangat senang dan tertawa lepas.


Ketika Lino masih bingung dengan keadaan Yuni yang tertawa lepas, maka Yuni langsung mengajak Lino untuk pulang tanpa mengatakan sepatah kata.


Setelah sampai di rumah mereka kemudian membersihkan diri, dan selanjutnya mereka makan bersama.


Disaat makan, Yuni mengatakan kepada Lino mengenai alasannya untuk menikahinya, Lino yang ketika itu lagi minum, maka Lino terkejut sehingga air yang ada di bagian mulutnya tersembur keluar.


Lino dengan agak bingung untuk menjawab pertanyaan Yuni, akan tetapi dengan sifat kejujuran yang dimilikinya, kemudian Lino mengatakan bahwa dirinya ingin menikahi Yuni karena Yuni memiliki kecantikan diatas rata-rata dan dirinya merupakan sosok wanita yang mempesona.

__ADS_1


__ADS_2