Pendekar Asap Belerang

Pendekar Asap Belerang
episode 26


__ADS_3

Keadaan Lino sangat parah ketika dirinya terjatuh di sebuah lereng pegunungan sehingga membuatnya tidak sadarkan diri.


Tubuhnya Lino terjatuh sampai ke dasar paling bawah di pegunungan itu sehingga. membuat akan sulit untuk ditemukan oleh siapapun.


Akhirnya tubuhnya ditemukan oleh salah satu pasukan Liong yang pada saat itu sedang melintas di wilayah itu.


Kemudian salah seorang pasukan Liong menyelamatkannya dan membawanya ke sebuah tempat penjagaan di wilayah itu.


Seorang pasukan tersebut terus berusaha untuk membangunkan Lino akan tetapi usahanya masih belum berhasil.


Selanjutnya seorang pasukan tersebut mencari bala bantuan karena dirinya yakin kalau Lino masih bisa diselamatkan.


Setelah itu bala bantuan pasukan Liong datang dengan membawa semua peralatan pengobatan sehingga membuat Lino dapat diselamatkan.


Ketika tersadar Lino kemudian langsung berdiri dan ingin pergi meninggalkan mereka, karena disaat itu Lino teringat tentang keadaan Yuni disaat terjadi kecelakaan.


Beberapa pasukan Liong menyarankan untuk beristirahat dulu karena pada saat Lino mengalami banyak luka di tubuhnya.


Dan beberapa pasukan tersebut mengatakan kepadanya dengan berjanji akan membantu Lino untuk mencari Yuni.


Para pasukan itu mengetahui tentang sosok Yuni setelah Lino menceritakan sebelumnya.


Akhirnya Lino menyetujui saran dari pasukan tersebut untuk beristirahat terlebih dahulu.


Selanjutnya Lino menjalani pengobatan dari pasukan tersebut.


Beberapa hari kemudian, Lino sudah terlihat sehat dan Lino berpamitan kepada mereka untuk meninggalkan pasukan tersebut.


Akan tetapi sebelum Lino pergi, pasukan tersebut teringat dengan janjinya yang ingin membantunya untuk mencari keberadaan Yuni.


Dengan penawaran mereka membuat Lino merasa senang dan menyetujuinya.


Kemudian mereka mulai menelusuri jalan yang di pegunungan tersebut.


Ketika sudah beberapa lama mencari keberadaan Yuni, mereka disaat itu masih belum dapat menemukan keberadaan Yuni, sehingga Lino memutuskan untuk kembali saja ke rumahnya.


Akan tetapi pasukan tersebut mengatakan kepada Lino kalau jalan yang ada di pegunungan itu sangat berbahaya, apalagi akan dilalui oleh seseorang yang belum pernah melewatinya.

__ADS_1


Lino kemudian meminta pasukan tersebut untuk mengantarkannya kembali ke jalan utama, dimana jalan tersebut merupakan tempat terjadinya kecelakaan yang dialami oleh Lino.


Pada saat itu salah satu dari mereka bersedia untuk mengantarkan Lino, akan tetapi pasukan yang lainnya tidak menyetujuinya karena pada saat itu telah ditunggu kedatangannya untuk berkumpul di tempat utama yang dimana tempat tersebut merupakan tempat tinggal Liong.


Mereka terus berdebat akan hal itu sehingga mengakibatkan sebuah pertarungan diantara mereka.


Lino hanya diam saja dan tidak berani untuk memisahkan mereka, kemudian mereka bertarung dengan sangat seru.


Melihat tentang keahliannya bela diri yang dimiliki oleh pasukan tersebut, membuat Lino ingin seperti mereka yang ahli dalam bertarung.


Pertarungan tersebut berlangsung cukup lama sehingga mengakibatkan tubuh mereka terdapat beberapa luka.


Dengan memberanikan diri, Lino kemudian berlari dan berdiri diantara mereka, sehingga mereka menghentikan pertarungan tersebut.


Lino kemudian mengatakan bahwa dirinya akan ikut mereka ke tempatnya Liong dan setelah itu Lino meminta untuk segera di antarakan ke jalan utama.


Setelah mereka memikirnya, akhirnya mereka sepakat dengan yang disarankan oleh Lino.


Mereka akhirnya pergi ke tempat Liong, perjalanan tersebut cukup jauh dan melelahkan sehingga membuat mereka harus bermalam di beberapa tempat.


Lino memutuskan untuk menunggu mereka dari jarak yang tidak cukup jauh, akan tetapi tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang yang meletakkan sebuah pedang di bagian lehernya.


Ternyata seseorang tersebut merupakan anggota dari salah seorang pasukan Liong yang ketika itu juga akan berkumpul ditempat Liong.


Seseorang tersebut merasa curiga ketika melihat Lino, kemudian seseorang tersebut menyergapnya.


Karena Lino tidak ingin terluka maka pada saat itu membuatnya pasrah dan menyerahkan dirinya.


Kemudian seseorang tersebut mengatakan kepada Lino mengenai kepentingannya untuk datang di tempat Liong.


Dengan spontan Lino mengatakan bahwa dirinya ingin bergabung menjadi pasukannya Liong, akhirnya pasukan tersebut membawanya ke hadapan Liong.


Dan pasukan Liong yang menolong Lino hanya diam saja ketika melihat Lino dibawa untuk menghadap Liong.


Hal ini dilakukan karena mereka khawatir akan dianggap Liong sebagai seorang pengkhianat.


Ketika menghadap Liong, Lino langsung mengatakan ingin bergabung menjadi pasukannya dan Lino juga beralasan kalau dirinya ingin melakukan apapun demi Liong.

__ADS_1


Liong kemudian tersenyum dan langsung menerima Lino sebagai salah satu pasukannya.


Liong menerimanya karena Liong berfikir dengan semakin banyaknya pasukannya maka hasil dari perampasan nya juga akan meningkat.


Liong kemudian menanyakan tentang keahliannya, lalu Lino mengatakan bahwa dirinya adalah ahli dalam menghitung.


Mendengar jawaban Lino seperti itu membuat Liong tertawa lepas.


Akhirnya Liong memanggil pengawal pribadinya untuk melatih ilmu bela diri kepada Lino.


Padahal sebenarnya Lino hanya menjawab spontan saja ketika ingin menjadi pasukan Liong.


Hal ini karena disaat dirinya melihat pasukan yang menolongnya sedang bertarung maka Lino ingin menjadi seorang yang pandai bertarung.


Dan impian Lino ingin menjadi seorang yang pandai bertarung itu menurutnya hanya sebuah impian saja karena dirinya tidak yakin dengan tubuhnya yang lemah.


Akan tetapi hal tersebut akan menjadi sebuah kenyataan karena Pengawalnya Liong akan melatihnya sebuah ilmu beladiri.


Hari demi hari mengikuti latihan itu membuat Lino merasa dirinya sedang disiksa, hal ini karena begitu berat latihan yang diajarkan oleh pengawalnya Liong.


Dan tidak terasa setelah beberapa hari berlatih tubuh Lino semakin kuat dan berotot, akan tetapi sifat Lino yang penakut masih tetap ada.


Pengawal Liong akhirnya mengetahui sifat penakut yang dimiliki oleh Lino, sehingga membuat pengawal tersebut melatih mental Lino sebagai seorang yang pemberani dan tidak mengenal rasa takut sama sekali.


Lino akhirnya berhasil menguasai ilmu bela diri yang cukup baik, selain itu Lino juga berhasil merubah dirinya menjadi seorang yang memiliki jiwa pemberani.


Lino kemudian sangat berterima kasih kepada Pengawalnya Liong, dan karena Lino merasa sangat senang, akhirnya Lino memeluk Pengawal tersebut.


Pengawal tersebut sangat terharu ketika Lino memeluknya karena Pengawal tersebut tidak pernah mendapat sebuah pelukan terimakasih terhadap dirinya dan hal ini membuat Pengawal tersebut ingin mengatakan sesuatu yang rahasia kepada Lino.


Akan tetapi sebelum mengatakannya, Lino dimintanya berjanji untuk tidak mengatakan hal ini kepada Liong karena Pengawal tersebut khawatir apabila Liong mengetahuinya maka dirinya akan dimusnahkan.


Kemudian Pengawal tersebut mengatakan sebuah rahasia itu kepada Lino dan ternyata rahasia itu merupakan sebuah kekuatan yang berasal dari asap belerang yang ada di gunung itu.


Lino kemudian sangat tertarik dengan kehebatan asap belerang yang ada di pegunungan tersebut dan akhirnya Lino berjanji kepada Pengawal itu untuk tidak mengatakannya kepada Liong.


Selanjutnya Lino diantarkan oleh Pengawal tersebut ke tempat yang dimana asap belerang itu ada.

__ADS_1


__ADS_2