Pendekar Kobra Merah

Pendekar Kobra Merah
Pendekar Kobra Merah seriar Rampok Pemuja Siluman


__ADS_3

Terimakasih kek, surunya pula..


Luar biasa anak ini, tenaga dalamnya dua tingkat diatasku,... gumam sunua..


Maaf kek, aku tidak bisa berlama lama lagi, lansung saja kek...


Eh kenapa buru buru.. kata dewa kobra...


Bukan kek.. aku takut semua tidak terlaksana, karna jodoh, ajal, maut tuhan menentukan, jadi sebelum semua itu terjadi lebih baik segera ku serahkan sesuatu yang bukan hak ku.... kata sunua sambil mengeluarkan sesuatu dibalik bajunya, berbubungkus kain hitam tahan air, .. kek.. guru ku, yang katanya adalah murid engkau... memesankan di dalam bungkusan itu terdapat sebuah Kitap, namanya Kitap Cobra Merah, semenjak kitap ini diserahkan kepadaku, aku belum pernah membukanya.. karna takut akan Sumpah guru ku kek..


Anak muda, kau terlahir bernama Sunua, besar kau Diberi Gelar Iblis Putih bercangkul Oleh kedua almarhum gurumu, hmmm.. sedikit perlu kau ketahui.. aku tak pernah jadi guru dari kedua gurumu, selain hanya mengajarkan secuil ilmu, tapi mereka berhasil mendidikmu menjadi seorang pemuda berbudi tinggi... semoga kedua gurumu tenang dan tersenyum di alam sana.. kata Dewa kobra berkaca kaca..


Kitap yang kau bawa ini, hanya mampu dipelajari oleh orang yang berjodoh saja, dulu dubuat oleh eyang guruku dari alam siluman Cobra,... dan diwariskan kepadaku,... karna aku suka berpetualang, maka eyang guruku dulu menitipkan kepada seorang Pendekar Iblis Berhati emas, guru dari gurumu si Iblis Berhati Malaikat..


Dia dulu pernah menyerahkan kitap itu padaku, tapi aku tidak mau menerima, karna waktu itu aku masih suka berpetualang,... hari ini kau datang menyerahkannya.. san berhasil tanpa banyak halangan, aku yakin kau telah berhasil menguasai Sebuah kitap bernama Kitap Iblis Putih... betul bukan...?


Ia kek, sahut sunua tanpa maksud menyombongkan diri..


Tak salah dugaanku,... hanya pemuda yang menguasai Kitap Iblis Putih lah yang mampu mengemban amanah ini tanpa tamak untuk menguasainya... kata Dewa ular sambil mengusap usap kitap yang ada ditangannya..


Anak muda, bersediakah engkau menginginap barang beberapa hari di pondok ku ini..???


Maaf kakek Raja Dewa cobra... sebenarnya saya ingin sekali, namun masih ada tugas lain dari guruku...


Apa itu anak muda..??


Orang tua ku tewas di tangan gerombolan Rampok SETAN HITAM KEPALA PICAK, atau sebagian orang juga mengenalnya sebagai RAMPOK PEMUJA SILUMAN kek.. jawab sunua sambil mengepalkan tangannya..


Hm.... kau senasib dengan Muridku, Bujang Galadia....


Emang Bujang juga kehilangan kedua orang tuanya ditangan Rampok itu kek..??kenapa tidak musnahkan saja mereka di muka bumi ini..??


Ia... aku masih punya Kaul berupa pantangan membunuh nak... ingin ku langgar kaulan itu.. tapi aku terlanjur bersumpah bahwa yang akan membalaskan sakit hati, adalah anak anak yang jadi yatim ditangan rampok itu sunua.. '.


Hm.... kek... semakin besar keinginan ku mencari rampok itu... mojon ijin kek.. aku akan pergi ke Sarasah tempat persembunyian manusia durjana itu..


Anak muda... aku tak bisa menahanmu, tapi ku harap kau berhati-hati.. karna manusia itu sangat sakti, apalagi dibelakangnya ada sesembahan bernama SILUMAN Hantu Kuda Salah Kaprah... dia makhluk alam ghaib, doyan gadis perawan.... kabar buruknya lagi sang siluman ini mampu menghidupkan Raja Rampok Setan Hitam Kepala Picak..


Hm... akan ku coba kek.. gumam sunua..

__ADS_1


Hmmm..


Sunua menjura, lalu menghilang dari pandangan si kakek..


Sungguh hebat, usia baru dua puluhan, ilmunya sudah begitu tinggi, budinya begitu baik.. gumam Raja Dewa Kobra Merah..


Bujang...... bujang.... kemari kau.. teriak si kakek...


Hm....grrrrr


Hm....grrrrr..


Hmmmmm grrrrrrrr...


Tak ada sahutan, yang terdengar hanya dengkuran keras bujang di atas atap pondok..


How..... bujang, bangun kau... teriak sikakek dengan tenaga dalam penuh..


Hm....grrrrr


Hm....grrrrr..


Hmmmmm grrrrrrrr..Hm....grrrrr


Hm....grrrrr..


Hmmmmm grrrrrrrr..


Bujang menguap.. dan terus membalik, sehingga sendal lewat sejengkal dari kepalanya, hingga amblas ke dalam pondok..


How bujang setan... kalau kau mqsih pira pura tidur, ku bakar pondok ini, maki Dewa kobra marah...


He he he he


Bujang Galadia tertawa gelak mendengar gurunya uring uringan.... sambil bergulingan bujang galadia melqyqng ke gurunya.. kek, jangan marah, nantik kakek kena stroke, trus modar... ha ha ha..


Makan kaki ku, teriak si kakek...


Bujang masih dalam posisi menggelinding, tiba tiba melambung dengan kedua tangan terbuka, lidahnya terjulur ke depan... serangan dewa kobra luput..

__ADS_1


Dewa kobra terus menyerang dengan kedua tangan nya..


Hiat... pukulan tangan kosong mingincar kepala bujang, tangan kiri mengancam dada....


Ups.. bujang membalas dengan menyerang balik ke dua tangan dengan dewa kobra dengan sapuan kaki.. plak.. des.. kaki dan tangan saling beradu... kedua manusia itu sama tergetar.. tapi bujujang galadia segera mbalas serangan gurunya... Pukulan Cobra Meremuk Jasad..... seranhkuman sinar Putih menyerang Dewa kobra dengan begitu cepat..


He he he... cuma begitu kata si kakek,.. sambil mengelak ke kiri.. pukulan bujang galadia lewat dua jengkal dari tubuhnya, di belakang si kakek terdengar ledakan dahsat... brum...rak..... ternyata pukulan bujang galadia menghantam pondok tempat selama ini dia dibesarkan... pondok itu hancur berkeping keping...


Anak gila....


Hu.....hu hu...


Hancur pondokku,.. habis rumahku...


Dewa kobra menggerung keras....


Sini kau.. anakĀ  brengsek.... teriaknya pada bujang...


Bujang galadia yang merasa bersalah, mendekati gurunya...


Maafkan aku guru... katanya...


Maaf maaf... pala lu peang...


Cie cie... kakek kalo marah makin imoet deh imbuh bujang...


Iiih.... ampun guru... eh kakek imoet kata bujang... berjingkat jingkat,.. awww.. ampun.. teriaknya lagi...


Ha ha ha, rasakan kau karna suka usil padaku, kata raja kobra.. sambil terus menjewer telinga anak muda ini..


Ampun guru ku, kakek ku sayang..... kata bujang pura memalas...


Hmm.. kau dirikan pondok ini duku selama satu malam penuh... baru ku ampuni..


Apa kek..??? Satu bulang..??


Satu malam setan... sungut dewa kobra..


baik guru,

__ADS_1


tapi lepaskan dulu telingaku..


Bersambung


__ADS_2