PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
Episode 20 membantu Xie Ning


__ADS_3

Mao long yang mendengar kata kata Mo Bei tentang rumput naga, dia segera berbicara dengan Lin Yue.


"Lin Yue gadis itu memiliki rumput naga, itu sangat bermanfaat untuk ku, jika kau memurnikan tanaman spritual itu dan merendam kan pedang naga dalam cairan obatnya aku akan bisa membentuk tubuh roh dengan cepat" ucap Mao long menjelaskan pada Lin Yue.


"Senior bisa membentuk tubuh roh dengan rumput naga?"


Tanya Lin Yue dengan sedikit tidak percaya.


"Ya sebenarnya tanpa rumput naga aku juga bisa membentuk tubuh roh, tetapi itu memakan waktu satu tahun untuk mengumpulkan energi ku kembali" jawab Mao long dengan serius.


"Intinya dengan adanya rumput naga, aku bisa lebih cepat membentuk tubuh roh dengan menyerap energi naga yang ada di rumput naga" lanjut Mao long menjelaskan pada Lin Yue.


"Aku mengerti,.. jadi aku hanya perlu mendapat kan rumput itu saja kan" ucap Lin Yue.


"Ya begitulah tetapi jangan mengambil resiko" ucap Mao long memperingati Lin Yue.


Lin Yue hanya mengangguk lalu turun dari atas pohon dan berjalan menuju ke arah Xie Ning.

__ADS_1


Xie Ning dan Mo Bei yang melihat Lin Yue berjalan kearah mereka dengan cepat mundur dan menatap Lin Yue dengan waspada.


"Namaku Lin Yue, aku dengar kau memiliki rumput naga, bisakah kau memberikan nya padaku, aku sangat membutuhkan nya, sebagai gantinya aku akan membantu mu melawannya" ucap Lin Yue sambil menatap Xie Ning dan menunjuk ke arah Mo Bei.


"Kamu dari klan Lin,..bocah jangan ikut campur urusan klan mo" ucap Mo Bei, dia sangat marah mendengar Lin Yue yang ingin melawannya bersama dengan Xie Ning.


Lin Yue mengabaikan perkataan Mo Bei, dan hanya diam untuk menunggu jawaban dari Xie Ning.


"Berikan bukti supaya aku bisa percaya kepada mu" ucap Xie Ning pada Lin Yue, walaupun rumput naga berharga nyawannya lebih penting, jadi dia sedikit tertarik dengan tawaran Lin Yue.


Dia pun berbalik dan menatap Mo Bei, Lin Yue mengeluarkan energi Qi nya dan memegang pedang naga lalu menyerang Mo Bei.


"Sialan, kamu yang mencari mati,..pukulan penghancur batu" Mo Bei memaki dengan keras dan mengeluarkan tekniknya untuk menyerang Lin Yue.


"Langkah ilusi" ucap Lin Yue sambil bergerak menghindari serangan Mo Bei.


Ketika Mo Bei mengira Lin Yue sudah mati terkena serangan nya, tiba tiba tubuh Lin Yue menjadi bayangan yang hilang perlahan.

__ADS_1


"Ini hanya bayangan,.. tidak mungkin aku serangan ku mengenai nya" ucap Mo Bei.


Dia sangat terkejut dengan serangan nya yang gagal mengenai Lin Yue.


Pada saat dia masih terkejut Lin Yue tiba tiba muncul di belakang nya sambil memegang pedang.


"Teknik Pedang Angin,. Tebasan angin puyuh" ucap Lin Yue mengeluarkan teknik pedang angin.


Bilah pedang yang tak terhitung jumlahnya, muncul di udara dan membentuk pusaran bilah pedang yang menakutkan.


"Matilah" kata Lin Yue, dia pun menebas Mo Bei, bilah pedang yang tak terhitung jumlahnya segera mencabik cabik tubuh Mo Bei.


"Argh..." Teriakan Mo Bei sangat kencang sebelum dia mati, burung burung berterbangan mendengar teriakannya.


Lin Yue pun menyimpan kembali energi Qi nya dan berjalan menghampiri Xie Ning.


"sekarang tepati janjimu" ucap Lin Yue pada Xie Ning dengan nada acuh.

__ADS_1


__ADS_2