
Lin Yue dengan senang hati keluar dari gubuk nya untuk berlatih,
Dia ingin mencoba kekuatan di tingkat ke tiga dari ranah pengumpulan Qi, Lin Yue juga ingin meningkatkan pemahaman nya tentang teknik pedang angin.
Dia pun mengeluarkan pedang berkarat yang dia pilih setelah membangkitkan spirit sword nya.
Saat memegang pendang nya, Lin Yue baru memperhatikan ada sebuah pola naga yang terlihat di bilang pedang.
"Aku baru tahu kalau pedang ini terdapat sebuah pola naga di bilah nya" gumam Lin Yue, dia pikir pasti itu karena dia tidak mengamati nya dengan jelas.
"Sudah lah, karena pedang ini sangat nyaman di pakai untuk berlatih, sayang nya dia terlihat tumpul dan berkarat, aku tidak yakin pedang ini bisa menahan serangan saat bertarung" ucap Lin Yue sambil melirik pedang yang tumpul dan berkarat.
Tapi aneh nya dia merasa pedang itu memberinya perasaan yang hangat mengalir ke seluruh tubuhnya, seakan akan menyuruh nya untuk bertarung.
Lin Yue tidak memperhatikan nya, dia hanya ingin berlatih teknik pedang angin.
__ADS_1
Teknik pedang angin di bagi menjadi sembilan tingkat, walaupun teknik di tingkat dasar, jika berhasil menguasai sembilan tingkat, itu akan setara dengan teknik tinggi.
"Aku hanya barhasil menguasai satu tingkat dari teknik pedang angin, itu pun masih belum begitu mahir" ucap Lin Yue lalu dia mulai berlari teknik pedang angin tingkat ke satu
"Bilah pendang angin" teriak Lin Yue, lalu menyalurkan energi Qi nya ke pedang.
Energi Qi yang di padat kan membentuk tiga bilah pedang angin yang transparan, lalu Lin Yue menusuk ke arah batang pohon di depan nya.
Terdapat tiga lubang bekas pedang yang melubangi pohon Hinga tembus.
Lalu dia melanjut kan berlatih teknik pedang angin tingkat pertama dengan mengunakan pedang tua nya.
Tanpa terasa hari sudah mau gelap, tetapi Lin Yue tidak merasa lelah setelah seharian berlatih teknik pedang angin.
Melihat hari yang sudah mau gelap, dia pun berhenti berlatih teknik pedang lalu Lin Yue masuk ke dalam gubuk nya.
__ADS_1
Lin Yue bergegas menuju halaman belakang rumah nya untuk membersih kan keringat yang bercucuran di tubuh nya.
Setelah selesai mandi dia, hanya makan sedikit dan langsung duduk di tempat tidur nya dan melanjut kan kultivasi nya.
Keesokan paginya, Lin Yue Bagun dari tempat tidur dan menghentikan kultivasi nya.
Lin Yue keluar dari gubuk nya dan langsung pergi ke ladang kebun tanaman spritual untuk melihat tanaman spritual yang sudah dia siram dengan air dari pil pengumpulan Qi.
Sekarang ladang itu di penuhi dengan tanaman spritual yang terlihat segar.
"Rumput sutra, bunga jiwa ungu, rumput daun es dan buah atribut api"
"Seharus nya tanaman tanaman ini sudah bisa di panen dan kualitas nya di tingkat menengah, jadi sudah cukup untuk di jual" ucap Lin Yue, Sambil mengumpul kan tanaman yang dia sebutkan.
setelah selesai mengumpul kan tanaman spritual yang mau di jual, Lin Yue menyimpan nya di dalam kotak kayu yang sudah di siap kan untuk menyimpan tanaman spritual.
__ADS_1
Lin Yue pun pergi menuju tempat murid alkemis klan Lin.