PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
Episode 27 rumah judi batu, kristal benih elemen tanah


__ADS_3

Setelah mengalah Su Qian, Lin Yue menyimpan pedangnya kembali ke dalam sarung.


"Jika masih ada yang ingin bertarung, silahkan naik ke atas Arena" ucap Lin Yue dengan acuh dan memasang wajah dingin.


Mendengar ucapan Lin Yue, kerumunan orang orang terdiam.


Siapa yang mau melawan mu jika bisa dengan mudah mengalah kan Su Qian dengan kejam pikir mereka dalam hati.


Melihat tidak ada lagi yang mau bertarung dengan nya, Lin Yue pun turun dari arena lalu pergi bersama Xie Ning.


Lin Yue dan Xie Ning terus berjalan di kota Dafeng, saat Lin Yue masih melanjutkan perjalanan nya Mao long berbicara dalam benak nya.


"Lin Yue pergilah ke tempat judi batu itu, aku merasakan energi kristal benih elemen" ucap Mao long menyuruh Lin Yue pergi ke rumah judi batu.


"Kristal benih elemen, apakah senior bisa merasakan energi nya" tanya Lin Yue sambil berhenti di depan rumah judi batu.

__ADS_1


"Ya tidak salah lagi, dewa pedang tertinggi pernah mengunakan benih kristal elemen untuk meningkatkan kualitasnya, jadi aku pernah merasakan energi nya" jawab Mao long.


Mendengar ucapan mao long, Lin Yue masuk ke rumah judi batu tanpa ragu bersama dengan Xie Ning.


Melihat Lin Yue yang memasuki rumah judi batu, seorang pria tua menghampiri Lin Yue lalu bertanya.


"Anak muda apakah kamu tertarik dengan judi batu?" Tanya pria tua pada Lin Yue, dia adalah pemilik rumah judi batu.


"Hanya melihat lihat saja" jawab Lin Yue dengan acuh, dia pun berjalan mengamati batu batu di atas meja.


"Di meja sebelah kanan mu, batu yang terlihat banyak retakan itu memiliki energi kristal benih elemen tanah" ucap Mao long pada Lin Yue, sambil mengeluarkan energi jiwanya untuk memastikan keberadaan kristal benih elemen tanah.


Lalu dia berjalan dan mengambil batu itu sambil menatap nya dengan serius.


"Senior apakah batu ini yang kamu maksud" tanya Lin Yue untuk memastikan.

__ADS_1


"Tidak salah lagi, energi nya berasal dari batu ini" ucap Mao long.


Lin Yue pun membawa batunya dan menghampiri pak tua yang berbicara dengan nya tadi.


"Tuan berapa harga batu ini" ucap Lin Yue sambil menyerahkan batunya pada pak tua itu.


"Karena batu ini terlihat rusak, kamu bisa membayar nya dengan harga tiga puluh kristal Roh" ucap pak tua itu sambil melihat batu yang banyak retakan di tangan nya.


Xie Ning yang sedari tadi hanya diam saat mengikuti Lin Yue, dia pun bertanya kepada Lin Yue dengan penasaran.


"Tuan Lin kenapa kamu memilih batu yang banyak retakan nya" tanya Xie Ning sambil melirik batu yang ada di tangan pak tua itu.


"Aku hanya ingin mencoba keberuntungan ku" jawab Lin Yue, lalu dia mengeluarkan tiga puluh kristal Roh dan membayar nya ke pak tua pemilik rumah judi batu.


setelah membayar nya Lin Yue tidak langsung memecahkan batu nya, dia pergi dari rumah judi batu bersama dengan Xie Ning untuk mencari tempat penginapan.

__ADS_1


setelah menemukan tempat penginapan, Lin Yue duduk di atas tempat tidur nya lalu memecahkan batu nya.


sebuah kristal benih elemen tanah keluar dari batu yang di pecahkan Lin Yue, ukuran nya hanya sebesar ibu jari dan berwarna coklat.


__ADS_2