PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
Episode 3 pedang berkarat


__ADS_3

Tetua Lin Shu menatap Lin Yue sambil menggelengkan kepalanya.


"Menurut aturan klan Lin, murid yang spirit tingkat rendah akan di kirim ke balai kebun tanaman obat spritual selama tiga tahun baru memasuki akademi" kata tetua Lin Shu menatap Lin Yue dengan sedikit kasihan.


Mendengar ucapan tetua Lin Shu, Lin Yue sudah tau dirinya tidak berbakat, jadi dia sudah menebak hasilnya.


Walaupun terdengar buruk saat dia di tugaskan untuk menjaga kebun tanaman obat spritual, tetapi dia berpikir


Masih lebih baik dari pada di keluar kan dari klan.


"Haiih nasib nya kurang beruntung, dia sudah dua kali gagal membangkitkan spirit nya dan ketiga kalinya dia mendapatkan spirit tingkat rendah"


"Walaupun sudah berlatih keras Lin Yue hanya mendapatkan spirit tingkat rendah"

__ADS_1


"Itu juga tidak buruk, setidaknya dia tidak di keluarkan dari klan"


"Iya itu juga tidak terlalu buruk untuk menjaga kebun tanaman obat spritual"


Banyak murid klan Lin berdiskusi saat mendengar spirit sword Lin Yue yang berada di tingkat bawah, ada yang menatapnya dengan tatapan kasihan dan ada juga tatapan menghina.


"Baik tetua" jawab Lin Yue.


Setelah sesi pengujian spirit semua murid selesai, tertua Lin Shu mengumpulkan mereka sesuai dengan tingkatan masing masing.


Murid dengan Spirit tingkat tinggi ada dua puluh lima orang, murid dengan spirit tingkat rendah ada enam puluh tiga orang, sedangkan murid dengan spirit tingkat rendah yang di tugaskan untuk menjaga kebun tanaman obat spritual ada tujuh belas orang.


"Sebelum kalian menjalankan tugas masing masing, kalian akan di beri satu kesempatan untuk memilih satu senjata di penyimpanan senjata akademi klan" kata tetua Lin Shu pada murid murid klan Lin, lalu dia membawa mereka ke tempat penyimpanan senjata di akademi.

__ADS_1


Saat memasuki ruangan penyimpanan senjata, Lin Yue berkeliling dan melihat lihat pedang yang cocok untuknya.


Setelah beberapa saat berkeliling, dia tiba tiba melihat satu pedang yang terlihat berkarat tetapi juga memancarkan cahaya merah samar yang sama dengan cahaya spirit nya tadi.


"Pedang ini terlihat sudah sangat tua" ucap Lin Yue, pada saat dia mau memilih pedang lain entah kenapa dia merasa aura pedang itu sangat familiar dan nyaman di pakai.


"Ya sudah lah ini cuman pedang tidak apa apa memilih yang ini, lagi pula aku juga masih memiliki pedang lain" ucap Lin Yue dalam benaknya, akhirnya dia memiliki pedang tua agak berkarat yang terlihat tumpul.


setelah memilih pedang, Lin Yue pergi ke memberi tahu tetua Lin Shu pedang yang dia pilih.


"apa kamu yakin memilih pedang tua ini, masih banyak pedang bagus di dalam sana" ucap tetua Lin Shu menyarankan Lin Yue untuk memilih pedang yang lebih baik, saat melihat Lin Yue memilih pedang tua berkarat yang terlihat tumpul.


"tidak apa apa tetua, aku hanya merasakan pedang ini terlihat cocok dengan ku dan sangat nyaman untuk berlatih" jawab Lin Yue menolak tawaran tetua Lin Shu dengan sopan, lalu menyimpan pedang tua yang di pilih nya.

__ADS_1


__ADS_2