PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
episode 8 merdian hancur


__ADS_3

Tatapan mata Lin Tian menjadi dingin, tapi dia tidak menghentikan Lin Yue keluar dari perpustakaan seni bela diri.


"Karena kamu tidak mau menjual nya pada ku, jangan salahkan aku bertindak kejam"


"Kamu hanya murid pengumpulan tanaman spritual, lihat saja nanti siapa yang akan menolong mu" ucap Lin Tian dengan nada dingin, sambil melirik seragam Lin Yue yang merupakan murid pengumpulan tanaman spritual.


Dia pikir akan sangat mudah menangani Lin Yue karena dia hanya seorang murid yang di tugaskan untuk menjaga dan mengumpul kan tanaman spritual.


Di dalam gubuk. Lin Yue duduk bersila di atas tempat tidur nya, lalu dia mulai berlatih teknik kultivasi pernapasan Qi yang baru saja dia beli dengan poin kontribusi.


Lin Yue mulai menyerap energi Qi melalui pernafasan nya,


Energi Qi yang di serap nya mengalir ke dalam merdian nya.


"Tidak heran teknik ini di sebut teknik tingkat rendah, hanya berkultivasi melalui pernafasan saja aku sudah mencapai setengah tahap tiga di ranah pengumpulan Qi"


Gumam Lin Yue, dia sedikit terkejut dengan kecepatan kultivasi nya.

__ADS_1


akan secepat apa kultivasi jika dia memiliki bakat spirit tingkat tinggi dan jenius seni bela diri pikir nya dalam hati.


Setelah selesai berkultivasi, Lin Yue pergi ke halaman depan gubuk nya.


Lalu dia mulai berlatih pedang angin mengunakan pedang yang tumpul dan berkarat, dia berlatih sampai sore hari.


Saat hari mulai gelap, dia masuk kembali ke dalam gubuk nya.


Lin Yue tidak menyadari ada sosok seorang yang mengawasi nya dari balik pohon, jika dia melihat orang itu makan dia akan mengenali nya.


Dia adalah Lin Tian, dia sangat menginginkan teknik kultivasi pernapasan Qi yang ada pada Lin Yue.


Setelah malam hari tiba, Lin Tian mengenakan kain untuk menutupi wajahnya, dan menyelinap ke gubuk Lin Yue.


Di dalam gubuk Lin Yue sedang melakukan kultivasi nya, saat mendengar suara langkah kaki, dia pun menghentikan kultivasi nya dan Bagun dari tempat tidur.


Lin Yue pun berjalan keluar dari gubuk nya sambil mencabut pedang tajam yang dia bawa untuk bertarung dengan musuh.

__ADS_1


"Siapa itu, keluar lah" kata Lin Yue melihat lihat di sekitar nya dengan waspada, dan tangannya nya mengemgam erat pedang nya.


Tiba tiba sebuah bayangan hitam meleset ke arah nya, terlihat pedang yang bersinar di ayunkan ke arah nya.


Lin Yue sedikit terkejut dengan serangan tiba tiba, dia pun mengangkat pedang nya untuk menangkis Serang lawan.


Namun lawanya berada di tahap enam dari ranah pengumpulan Qi, dia pun terlepas beberapa meter dan memuntahkan setenguk darah.


Saat ingin bangkit dia di tendang lagi oleh lawannya sehingga, lagi lagi dia terlepas menghempas pohon kayu dan tidak bisa bergerak.


Lin Tian yang sudah mengalahkan Lin Yue, bergegas masuk ke dalam gubuk dan mengambil teknik kultivasi pernapasan Qi.


Setelah mengambilnya dia keluar dari gubuk dan hendak pergi, tapi dia tiba tiba berubah pikiran dan berjalan menuju ke arah Lin Yue.


Lin Tian tersenyum dingin saat melihat Lin Yue yang terbating dan tidak bisa bergerak.


Dengan satu tendangan, Lin Tian menghancurkan merdian Lin Yue.

__ADS_1


"Kamu..." Sebelum Lin Yue selesai berbicara, dia pingsan akibat rasa sakit di perut nya.


__ADS_2