
Setelah melenyap kan kloning Tetua Lin shuhang, Lin Yue kembali menatap Lin Tian dengan tatapan dingin.
Dia pun berjalan perlahan menuju ke arah Lin Tian, seketika itu kaki Lin Tian gemetar ketakutan melihat Lin Yue berjalan ke arah nya dengan sorot mata yang dingin.
"Mau apa kamu, jangan mendekat aku adalah murid dari Tetua Lin shuhang, jika kamu membunuh ku Tetua Lin shuhang tidak akan melepaskan mu" ucap Lin Tian dengan nada ketakutan.
"Itu jika dia punya kesempatan untuk membunuh ku" ucap Lin Yue dengan nada dingin sambil memegang pedang nya.
Lalu dia menebas salah satu lengan lin Tian hinga terpotong, tetapi Lin Yue tidak berhenti sampai disitu saja, dia juga menebas lengan lin Tian yang satu nya.
"Ahhh"
Lin Tian menjerit kesakitan, tetapi bagi kultivator mereka masih mampu menahan nya.
Tanpa menunggu Lin Tian berbicara, Lin Yue menendang perut Lin Tian dengan keras.
Seketika Lin Tian terlempar menghantam pohon kayu, dan merdian nya juga di hancur kan oleh Lin Yue, rasa sakit yang hebat di perut nya membuat nya seketika pingsan.
__ADS_1
Walaupun Lin Yue tidak membunuh lin Tian, kondisi lin Tian tidak ada beda nya dengan orang yang menunggu kematian nya.
Sebab jika Lin Tian bertemu dengan Magical Beas dalam kondisi merdian hancur dan dua lengan yang terpotong.
Lin Tian tidak akan bisa melawan, dia hanya bisa melarikan diri seperti seekor mangsa yang di kejar harimau.
Setelah mengalah kan mereka, Lin Yue kembali ke bentuk semula nya lalu dia mengambil semua cincin ruang spritual dari lima orang itu termasuk Lin Tian.
Karena sudah membunuh mereka, Lin Yue ingin cepat cepat pergi dari sini, dia tidak ingin menimbul kan masalah lagi dalam perjalanan kembali ke sekte.
Setelah beberapa jam kemudian, Lin Yue akhir nya sampai di depan gerbang luar sekte puncak pedang.
Dia segera melapor pada dua penjaga gerbang kalau dia adalah murid dari sekte puncak pedang yang bernama lin yue.
Ke dua penjaga itu pun membuka gerbang nya setelah mendengar perkataan Lin Yue.
Saat Lin Yue masuk ke dalam sekte, ketika dia berjalan menuju ke rumah nya, banyak orang yang menatap nya dengan heran.
__ADS_1
Itu karena kondisi Lin Yue seperti baru habis bertarung dengan sengit, bajunya sampai penuh dengan sobekan dan noda darah.
Setelah Lin Yue sampai ke rumah tempat tinggal nya, dia segera membersih kan tubuh nya serta menganti pakaian nya.
Beberapa saat kemudian, Lin Yue pun duduk di atas tempat tidur sambil memeriksa cincin ruang spritual yang di ambil dari lima pria itu dan Lin Tian.
Di dalam cincin ruang spritual milik ke Lima orang itu, hanya ada beberapa pil dan senjata tingkat menengah, juga ada beberapa ribu kristal Roh.
Namun, pada saat dia mengeluar kan semua barang yang berada di dalam cincin ruang spritual milik Lin Tian.
Dia melihat ada sebuah kristal keci transparan di antara barang barang itu.
Tatapan mata nya sedikit terkejut, di saat ini juga dia sangat senang.
"Ini adalah kristal benih elemen angin, aku tidak menyangka Lin Tian mendapat kan barang berharga seperti ini" ucap Lin Yue dengan semangat dan merasa beruntung.
Dia pikir Lin Tian pasti mendapat kan kristal benih elemen angin dari Tetua Lin shuhang, karena kristal benih elemen angin akan membantu seseorang lebih cepat memahami teknik pedang angin.
__ADS_1