PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
Episode 74 sebuah tantangan lagi, teknik buatan sendiri


__ADS_3

"Lin Yue si iblis putih kita bertemu lagi" ucap Qin Shan sambil menatap Lin Yue.


Mendengar nama si iblis putih, sontak para murid dari klan Qin terkejut sambil menatap Lin Yue yang mengenakan jubah putih.


"Ternyata dia yang di juluki sebagai iblis putih"


"Dia juga yang melukai dua lengan tuan muda Qin Shan di arena Bertarung kota Dafeng"


"Menurut kabar yang beredar, sebulan yang lalu dialah yang membantai kelompok bandit ular hitam sendirian"


"Tidak menyangka si iblis putih masih sangat muda bahkan dia seumuran dengan kita"


"Orang orang kota Dafeng sangat takut ketika mereka melihat nya mencengkram kepala manusia dengan santai sambil berjalan"


Murid murid klan Qin mulai berbicara satu sama lain, mereka sangat terkejut dan kagum dengan betapa kuat nya kekuatan Lin Yue.


Qin Shan mengerut kan kening nya mendengar diskusi para murid di belakang nya.


Sebagai tuan muda dari klan Qin, dia juga tahu apa yang telah Lin Yue si iblis putih lakukan di kota Dafeng.


"Lin Yue, aku pernah berjanji akan menantang mu lagi ketika kita bertemu lagi, apa kamu ingin bertarung dengan ku" ucap Qin Shan sambil menatap Lin Yue.


"Tentu saja berani, tetapi apa yang akan di pertaruh kan mu" ucap Lin Yue menjawab Qin Shan dengan wajah datar dan sedikit tersenyum.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang, Qin Shan mengeluar kan semua Kristal roh milik nya.


"Kita akan pertaruh kan seluruh kristal Roh hasil perburuan kita, bagaimana" ucap Qin Shan sambil memegang kantong penyimpanan spritual yang berisi kristal Roh.


Lin Yue menyeringai, tentu saja dia tidak akan menolak orang yang mengantar kan keuntungan pada diri nya.


"Baiklah seperti yang kamu bilang" ucap Lin Yue sambil memandang Qin Shan.


Lalu mereka berdua berdiri saling berhadapan tanpa ada yang menggangu.


"Ehh menurut kalian siapa yang akan menang"


"Tidak tahu, tuan muda Qin sudah berada di tahap ke lima dari ranah alam bumi, mungkin saja dia yang akan menang"


Murid murid klan Qin mulai berbicara satu sama lain, mereka juga mundur untuk menonton dan memberi ruang bagi Lin Yue dan Qin Shan untuk bertarung.


Tanpa basa basi, Qin Shan langsung memulai pertarungan lebih dulu.


"Teknik duri duri es" ucap Qin Shan lalu mengeluar kan energi Qi es milik nya.


Setelah itu dia menyentuh tanah dan tiba tiba, tanah mulai membeku dan muncul banyak es runcing dari dalam tanah, es runcing itu mulai menyerang Lin Yue di segala arah.


"Teknik langkah ilusi" ucap Lin Yue, dalam sekejap dia bergerak dengan cepat menghindar.

__ADS_1


Sayang nya Lin Yue memilih langkah ilusi, jadi setiap Serangan Qin Shan hanya mengenai tubuh ilusi milik Lin Yue.


"Terima satu jurus ini lagi,.... teknik segel gunung es" ucap Qin Shan lalu dia mengeluar kan satu teknik lagi.


Seketika sebuah gunung es besar menekan gerakan Lin Yue, sekarang situasi Lin Yue tampak kurang menguntung kan.


Gerakan nya melambat karena di tekan oleh gunung es di atasnya, sedang kan dari bawah duri es runcing juga mulai menyerang nya.


Pada saat ini, Lin Yue tiba tiba ingin mencoba sebuah ide gila.


Dia memejamkan matanya dan mengeluarkan energi Qi elemen tanah.


Lalu lengan kanan nya berubah menjadi batu, dia juga mengeluar kan energi Qi elemen api di dalam merdian nya.


Setelah itu dia mengalir kan energi api ke lengan kanan nya yang sudah berubah menjadi batu.


Seketika lengan nya nya terbakar, lengan nya terlihat seperti batu yang berada di lautan lava dan api.


"Mari kita coba teknik buatan ku sendiri" ucap Lin Yue lalu membuka matanya.


"Teknik tinju meteor jatuh" ucap Lin Yue, dia pun melompat ke atas dan meninju ke arah tanah.


Pada saat itu juga, api di lengan kanan nya berkobar dan tinju Lin Yue benar benar terlihat seperti meteor yang jatuh.

__ADS_1


__ADS_2