
Saat melihat Lin Yue keluar dari kediaman tua itu dengan mencengkram sebuah kepala yang sudah terpotong, Meraka sontak merasa merinding.
"Hisss"
Orang orang yang melihat kejadian yang mengerikan di depannya mendesis ketakutan.
Lin Yue tidak peduli dengan tatapan orang orang, dia hanya ingin menyelesai kan misi nya, dengan memasang wajah datar dia langsung pergi kembali menunju ke sekte puncak pedang.
"Mengerikan, benar benar mengerikan"
"Seperti nya julukan si iblis putih memang cocok dengan nya"
"Membantai kelompok bandit ular hitam sendirian dengan mudah, sunguh menakutkan"
"Dia pasti iblis nyata yang keluar dari neraka"
Setelah Lin Yue pergi, orang orang yang melihat aksi pembantaian Lin Yue yang begitu mengerikan, mereka mulai berbicara satu sama lain.
Dan sekarang Lin Yue menjadi terkenal di kota Dafeng dengan julukan si iblis putih.
__ADS_1
Berita tentang pembantaian yang terjadi pada kelompok bandit ular hitam, segera tersebar luas di kota Dafeng dalam semalam.
Seluruh kota Dafeng gempar saat mendengar si iblis putih ata Lin Yue membantai kelompok bandit ular hitam seorang diri dengan mudah.
Orang orang di kota Dafeng memutuskan tidak akan menggangu si iblis putih berdarah dingin itu, karena mereka takut.
Hanya tokoh tokoh besar di kota Dafeng yang tidak menganggap kejadian itu terlalu serius.
Di sisi lain, Lin Yue sudah tiba di gerbang luar sekte puncak pedang dengan mencengkram kepala Guang Yi.
Murid penjaga gerbang luar sekte puncak pedang sangat terkejut melihat Lin Yue yang memegang kepala manusia dengan jubah putih yang berlumuran darah.
Tanpa sada mereka menelan ludah dan menatap Lin Yue dengan ngeri.
"B-baik" jawab kedua penjaga gerbang dengan sedikit gagap dan segera membukakan pintu gerbang untuk Lin Yue.
Setelah itu Lin Yue masuk ke dalam sekte puncak pedang dengan membawa kepala Guang Yi menuju ke pusat pengerjaan misi.
Murid murid lainnya tercengang melihat Lin Yue membawa kepala manusia dengan darah yang menetes di sepanjang jalan.
__ADS_1
"Gila kepala siapa yang di bawa oleh nya"
"Dia terlihat sangat santai membawa kepala manusia ke dalam sekte"
"Apa dia seorang iblis Hinga membawa kepala manusia"
"Sungguh mengerikan"
Murid murid lainnya bertanya tanya dan berdiskusi satu sama lain saat melihat Lin Yue yang berlumuran darah.
Lin Yue terus berjalan menuju pusat pengerjaan misi dengan wajah datar dan mengabaikan perkataan mereka.
Setiba nya Lin Yue di pusat pengerjaan misi, dia meletakkan kepala Guang Yi ke atas meja Murid yang mengurus pengerjaan misi.
"Senior mis ku sudah selesai, ini kepala Guang Yi pemimpin bandit ular hitam sebagai bukti nya" ucap Lin Yue pada Lei Yu.
Lei Yu tercengang melihat sebuah kepala yang di letak atas meja dengan berlumur darah.
"Ohh tentu silah kan ambil poin kontribusi nya di dalam token ini sebagai hadiah" ucap Lei Yu dengan buru buru menyerahkan token besi nya berisi seratus poin kontribusi.
__ADS_1
Setelah mendapat kan hadiah nya, Lin Yue pergi dengan wajah datar menuju ke rumah tempat tinggal nya.
"Huahh anak yang begitu aneh, kenapa dia membawa kepala manusia sebagai bahan bukti, kan dia bisa membawa barang nya" ucap Lei Yu sambil mendesah dan menggeleng geleng kepala nya.