
Lalu tinju meteor jatuh Lin Yue menghantam tanah dengan keras.
Seketika itu pula, tanah nya berlubang dan penuh retakan yang muncul api di dalam nya.
Dalam sekejap Duri duri es runcing meleleh dan hancur akibat panas nya api milik Lin Yue.
Lin Yue tidak berhenti sampai di situ saja, dia langsung mengeluar kan satu teknik lagi.
"Teknik Pedang bulan purnama" ucap Lin Yue sambil mengeluar kan pendapat nya dari sarung.
Lalu dia mengangkat pedang nya dan menghunuskan ke langit.
Tiba tiba awan jadi gelap, sebuah bulan purnama muncul di balik gunung es dan naik perlahan lahan ke atas langit.
"Hancur kan" ucap Lin Yue menebas pedang nya ke arah gunung es milik Qin Shan.
Seketika itu juga, bulan purnama turun dari atas langit dan menghantam gunung es yang di atas mereka dengan keras.
"Krak krak... boom"
Gunung es itu mulai retak lalu meledak karena di hantam bulan purnama.
"Pfff"
__ADS_1
Qin Shan memuntah kan seteguk darah dari mulut nya, dia tidak menyangka teknik pedang bulan purnama milik Lin Yue bisa menghancur kan segel gunung es milik nya.
"Aku tidak menyangka kamu juga bertambah kuat" ucap Qin Shan menatap Lin Yue sambil menyeka darah di sudut bibir nya.
"Aku tersanjung dengan ucapan mu" ucap Lin Yue menatap Qin Shan.
"Baiklah, mari kita akhiri pertarungan ini" ucap Qin Shan pada Lin Yue.
"Ide yang bagus" ucap Lin Yue membalas perkataan Qin Shan.
Tanpa menunggu lama, Qin Shan memejamkan mata nya, lalu dahinya mengeluarkan cahaya.
"Penyatuan spirit, roh Dewi es muncullah" ucap Qin Shan, lalu tiba tiba udara menjadi semakin dingin.
"Aku juga bisa melakukan itu,.. penyatuan spirit sword, momentum jiwa pedang" ucap Lin Yue menghunuskan pedangnya ke langit.
Lalu di belakang Lin Yue muncul sosok raksasa memegang pedang yang mirip dengan Lin Yue, tetapi itu terbuat dari energi jiwa.
Terlihat dua sosok raksasa yang sedang berhadapan, itu membuat para murid klan Qin lainnya Marasa tertekan.
"Apa apaan itu"
"Gila tekanan nya kuat banget"
__ADS_1
"Bodoh menjauh lah jika tidak ingin mati"
Para murid klan Qin seketika menjauh dari area pertarungan karena mereka merasa akan mati jika tetap di sana.
"Ayo, Serang" ucap Lin Yue dan Qin Shan bersamaan, seketika kedua sosok raksasa itu saling menyerang.
Dalam sekejap tubuh roh Dewi es milik Qin Shan terbelah menjadi dua, sedang kan sosok di belakang Lin Yue tubuh nya berlubang karena di tusuk es runcing.
"Pfff"
Qin Shan dan Lin Yue sama sama mengeluarkan seteguk darah.
Tetapi Lin Yue masih tetap berdiri sambil menahan rasa sakit, sedang kan Qin Shan sudah berlutut karena kesakitan.
Adegan ini di lihat oleh para pemimpin klan dan sekte besar melalui Formasi pengawasan.
Mereka benar benar tercengang melihat pertarungan Lin Yue dan Qin Shan.
"Apakah ini mungkin, anak ini baru di tahap ke dua dari ranah alam bumi, tetapi dia sudah bisa membentuk jiwa pedang" ucap pemimpin sekte jiwa denga mata terkejut.
"Kenapa aku tidak menyadari kalau dia sejenius ini" ucap pemimpin klan Lin dengan rasa penyesalan.
"Sialan tidak heran jika Lima murid klan ku kalah" ucap pemimpin Klan Mo, dia memaki dengan marah.
__ADS_1
"Anak ini menyaingi Shan'er" ucap pemimpin klan Qin ayah dari Qin Shan.