PENDEKAR PEDANG NAGA

PENDEKAR PEDANG NAGA
Episode 21 Pergi menuju ke kota Dafeng


__ADS_3

Xie Ning sangat terkejut melihat Lin Yue yang dengan mudah membunuh Mo Bei dengan dua gerakan.


Dia juga tahu ranah Lin Yue berada di tahap sembilan sama dengan nya, tetapi Lin Yue mampu membunuh Mo Bei yang satu tingkat lebih tinggi darinya.


Saat melihat Lin Yue yang berjalan ke arahnya, Xie Ning menangkup kan tangannya dan berterima kasih pada Lin Yue.


"Namaku Xie Ning, terimakasih telah menyelamatkan nyawaku, jika kamu tidak membunuh Mo Bei aku sudah pasti akan mati jika terus bertarung dengan nya"


"Karena kamu sudah menyelamatkan ku, rumput naga ini menjadi milik mu" ucap Xie Ning.


Dia pun mengeluarkan rumput naga dari dalam kantong penyimpanan spritual nya.


Melihat rumput naga di tangan Xie Ning, Lin Yue pun mengambil nya tanpa ragu dan menyimpan di dalam kotak kayu.


Meskipun kotak kayu tidak sebaik kantong penyimpanan spritual yang bisa menyimpan semua barang dalam jumlah banyak.

__ADS_1


Lin Yue hanya membutuhkan kotak kayu untuk menyimpan rumput naga dengan aman.


Setelah menyimpan rumput naga kedalam kotak kayu, Lin Yue berjalan dan hendak pergi, tetapi dia di hentikan oleh Xie Ning.


"Tunggu apakah kamu dari Klan Lin?" Tanya Xie Ning dengan sedikit ragu, dia menebak nama depan Lin Yue adalah nama dari klan Lin.


"Aku bukan lagi dari klan Lin" jawab Lin Yue dengan wajah datar, dia memang tidak berbohong kalau dia bukan lagi anggota klan Lin, dia juga tidak berencana menceritakan kisah nya.


Lin Yue pun berjalan pergi menuju keluar gunung magical Beas, sambil membawa rumput naga yang berada di dalam kotak kayu.


"Ke kota Dafeng" jawab Lin Yue dengan singkat dan terus berjalan.


"Bolehkah aku ikut dengan mu?" Tanya Xie Ning lagi kepada Lin Yue.


"Mengapa gadis ini begitu cerewet" gumam Lin Yue dalam hatinya, dia memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan Xie Ning dan terus berjalan menuju kota Dafeng.

__ADS_1


Di sepanjang jalan, Xie Ning terus mengikuti Lin Yue dan terus bentannya tentang banyak hal.


Kepala Lin Yue terasa seperti mau pecah mendengar Xie Ning yang berbicara tanpa henti.


"Bisakah kamu diam, aku hanya ingin pergi ke kota Dafeng dengan tenang" akhirnya Lin Yue tidak tahan lagi, dia pun berbicara pada Xie Ning.


Melihat Lin Yue yang mulai kesal, Xie Ning berhenti bertanya, dia pun diam dan mengikuti Lin Yue dengan patuh.


"Hahaha bagaimana rasanya di tanya oleh seorang gadis cantik" ucap Mao long sambil tertawa terbahak bahak melihat Lin Yue yang kesal dengan pertanyaan pertanyaan Xie Ning.


"Ugh itu seperti membuat kepala ku meledak" ucap Lin Yue dalam hatinya.


Setiba nya di kota Dafeng, Lin Yue pertama Tama Membeli pakaian baru untuk nya.


"Kamu tunggu saja di sini aku mau membeli pakaian baru untuk mengantikan pakaian ku yang rusak" ucap Lin Yue pada Xie Ning.

__ADS_1


Dia pun masuk ke toko pakaian, setelah beberapa saat Lin Yue keluar dari toko pakaian dengan mengunakan jubah putih yang bersih lalu rambut panjang yang di ikat, dan sebuah pedang yang di balut dengan kain serta di ikat ke punggung belakang nya.


__ADS_2