Pengantin Pengganti Tuan Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Lumpuh
Bab Tiga Puluh Satu


__ADS_3

Happy Reading.


Katrine sama sekali tidak bisa mengakses kegiatan William dan Hanum sekarang ini, sepertinya semuanya sudah diretas oleh orang suruhan William, Katrine kali ini tidak bisa mengikuti kegiatan William dan Hanum.


"Sial! Ternyata William benar-benar tidak mau kembali padaku lagi, dia sudah jatuh cinta kepada wanita kampung itu!" Katrina meremat ponselnya menahan kesal.


Dia tidak bisa menemui William di kantor dan juga di rumahnya, dia tidak bisa mengelabui Hanum agar menyerahkan William kembali padanya, lalu sekarang apa yang harus dia lakukan.


Katrine sepertinya sudah berakhir, dia tidak bisa lagi menjangkau Wiliam yang juga sepertinya berada di bawah perlindungan Sofyan Atmaja, mungkin sekarang sudah saatnya dia mencari mangsa baru yang bisa menghidupi dirinya dengan kekayaan yang berlimpah


"Hanum brengsekk!! Wanita itu juga di lindungi oleh Sofyan Atmaja!! Sepertinya aku tidak memiliki jalan lagi!!"


Katrina beranjak dari duduknya, dia akan pergi mencari mangsa baru di sebuah club malam. Karena hanya di tempat itu dia bisa mendapatkan pria-pria kaya hidung belang.


***

__ADS_1


William berjalan dengan gagah memasuki ruangan rapat, bersama Umar dan Rion yang ada di belakangnya, semua orang berdiri dan membungkuk ketika melihat William masuk.


"Selamat pagi Tuan William," sapa para jajaran staf yang ada di ruangan itu.


"Pagi, silakan duduk, kita mulai rapatnya!" Umar yang memandu rapat itu, kali ini suasana rapat berjalan baik dan tidak ada ketegangan sama sekali. Sepertinya mood William juga benar-benar bagus sehingga mengeluarkan pancaran aura positif di matanya. Wajahnya juga nampak sumringah dan tidak gahar seperti biasanya.


Mungkin efek belah duren semalam yang membuat William terlihat senang dan selalu menyetujui masukan-masukan yang diberikan oleh para dewan direksi.


Setelah satu setengah jam kemudian, akhirnya rapat selesai dengan cepat tanpa kendala yang berarti.


"Baik tuan," jawab pria muda itu. Umar melirik Rion dan mereka saling bertatapan sebentar, mereka bahagia melihat William yang sekarang benar-benar sudah sepenuhnya mencintai istrinya itu.


Kabar jika William akan mengadakan honeymoon juga terdengar sampai ke telinga Sofyan Atmaja dan Valeria Atmaja.


"Sepertinya William benar-benar sudah bisa menerima Hanum ya, Pa? Mama benar-benar bahagia," ujar Mama Valeria memeluk tubuh suaminya yang tidak menggunakan selembar benang pun. Keduanya baru saja melakukan hubungan suami istri di siang hari. Maklum, sekarang Sofyan menjadi pengangguran, jadi dia lebih banyak menghabiskan waktunya bersama istri tercintanya.

__ADS_1


"Iya Ma, kata Ari, William ingin mengajak Hanum bulan madu ke Maldives, sepertinya dia sudah sadar kalau Katrine bukan wanita yang tepat untuknya," ujar Sofyan.


Valeria bangkit dan duduk, dia tersenyum ke arah suaminya, kemudian berkata, "makasih ya Pa, berkat bantuan Papa, aku bisa menemukan Putri dari Larasati dan Imam, aku telah berhasil mewujudkan keinginan mereka untuk menjaga putri semata wayang mereka dari Paman dan Bibinya yang hanya membuat Hanum menderita," ujar Valeria.


Sofyan juga ikut duduk, "membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencari tahu keberadaan Putri dari Laras dan Imam, kedua orang yang menyamar sebagai Paman dan Bibinya kini sudah dipenjara dengan kasus penggelapan, penipuan dan pemalsuan identitas, seluruh harta milik keluarga Hanum akhirnya di ambil alih oleh keluarga Atmaja dengan cara melunasi hutang-hutangnya Paman dan Bibi palsu Hanum tersebut.


"Dan keinginan kita untuk bisa mendapatkan cucu, akan segera terlaksana," ujar Valeria.


"Kita doakan saja, semoga rumah tangga mereka sakinah, mawadah, warahmah."


"Aamiin!"


Bersambung.


Sudah tahu kenapa keluarga Atmaja memilih Hanum dan menyayangi gadis itu?? Apakah ada skenario di balik perginya Katrine dan kecelakaan William??

__ADS_1


Silahkan ditebak-tebak sendiri 🤭


__ADS_2