
Happy Reading.
Maldives.
Hanum menatap takjub pemandangan di hadapannya, sekarang mereka sudah sampai di Maladewa. Ini adalah pengalaman pertama kali yang dirasakan oleh Hanum pergi ke luar negeri.
Apalagi negara Maldives begitu terkenal, negara impian semua orang. Destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh para artis dunia dan juga para pesohor dunia.
Maladewa atau Maldives terkenal sebagai salah satu adalah kepulauan yang mempesona. Negara ini terdiri dari ribuan pulau dengan pemandangan yang luar biasa indahnya. Maldives yang dikenal memiliki pantai berpasir putih yang mengkilap serta air laut yang berwarna biru ini terletak di Samudra Hindia dan tidak terlalu jauh letaknya dari pantai barat India.
Hanum dan William memasuki sebuah resort yang ada di atas pantai. Pemandangan pantai terlihat jelas dari dalam. William tidak salah mempercayakan kepada Umar dan Ari yang memilih tempat bagus ini untuk bulan madu mereka.
"Wow, indah sekali pemandangan dari sini, Mas, kamarnya juga nyaman," ucap Hanum berjalan ke arah jendela kaca yang besar itu.
William berjalan mendekati istrinya, sejak tadi dia juga merasa senang ketika melihat Hanum antusias ketika sampai di negara ini.
__ADS_1
"Dari sini kita bisa melihat pulau itu sayang," ucap William memeluk Hanum dari belakang dan menaruh dagunya di bahu sang istri. Hanum merasa geli ketika William mencium telinganya yang masih tertutup jilbab itu.
"Aku mau nanti kita ke sana ya, Mas!" tunjuk Hanum pada beberapa gazebo yang juga terletak di atas pantai.
"Tentu saja sayang, aku akan mengajakmu keliling kota ini, tapi kita harus ingat tujuan kita ke sini bukan hanya untuk sekedar jalan-jalan saja tapi juga honeymoon," ujar William.
Pipi Hanum langsung bersemu merah mendengar ucapan suaminya.
"Bukankah Mama ingin hadiah dari kita setelah pulang dari bulan madu? Kita harus bersungguh-sungguh agar kita bisa cepat mendapatkan Baby dan kita harus gencar untuk membuatnya, aku rasa dengan bulan madu ini kita bisa lebih fokus bikin anak tanpa gangguan," bisik William.
"Aduh, kenapa di cubit sayang, nanti perutku bisa cedera loh," ucap William pura-pura sakit.
"Habisnya omongan kamu itu loh gak di filter dulu sih Mas!" jawab Hanum berpura-pura manyun.
William benar-benar gemas dengan istrinya itu, Hanum bisa membuatnya semakin jatuh cinta setiap saat, sikap nya yang terkadang jutek, galak, atau kadang juga sangat perhatian membuat William tidak bisa untuk tidak tersenyum.
__ADS_1
"Kenapa sih istri ku inu benar-benar menggemaskan?" William mencium pipi sang istri. Kemudian secara cepat dia menggendong Hanum dan menidurkannya ke atas ranjang
Secepat kilat William langsung mencium bibir Hanum, semakin lama ciuman itu semakin dalam, bahkan tangan mereka tidak tinggal diam sambil melepaskan pakaian pasangannya.
William dan Hanum melemparkannya pakaian mereka ke lantai, masih saling memagut akhirnya William memasukan senjata pamungkasnya ke dalam goa hangat sang istri.
Hanum sekarang semakin jago dan berpengalaman, semuanya memang berkat ajaran dari William, istrinya itu menjadi semakin lihai saat melayani suaminya.
"Sayang,, kamu benar-benar nikmat!" rancau William merasakan tubuh istrinya yang benar-benar masih sempit itu.
Siang itu hari pertama di Maldives mereka berdua memulai bulan madunya dengan langsung membuat Baby yang sangat di tunggu kehadirannya.
Bersambung.
__ADS_1