
' bagaimana keadaan miu?'
tanya seorang ibu kepada dokter yg ternyata masih kerabatnya itu .
lalu pria itu menjawab dengan memandangi wajah gadis itu
" tidak apa-apa, tidak ada yg perlu di khawatirkan dia hanya mengalami demam ringan,
maaf boleh aku bertanya, pria yg hilang bersama Miu itu, siapa?
apakah bibi mengenal nya? "
lalu dengan nada sedih ibu itu, berkata
' dia itu calon mantan kakak iparnya,
adiknya kabur tepat di saat pemuda itu dan Miu akan menikah..'
" apa"
pria itu hampir tidak percaya dengan apa yang didengar nya lalu berkata dengan nada sedikit jengkel
" apa kalian sadar dengan apa yang kalian lakukan pada hidup nya,Miu
kalian hampir saja menghancurkan masa depannya "
' masa depan apa yg kau bicarakan,
apa kau pikir kami mau mengurus dia seumur hidup kami'
__ADS_1
jawab ibu itu dengan sinis nya,
'dia masih bisa bernafas selama ini karena kebaikan dari ayah ku, dan karena sekarang beliau sudah meninggal dunia
maka sebaiknya gadis itu,di usir saja dari rumah ini '
dan karena merasa sangat emosi, pria itu berkata dengan agak kasar
" bibi sadar dengan ucapan mu itu, bagaimana mungkin kau bisa begitu tega berbuat sekejam itu kepada putri kandung mu sendiri"
tapi ibu itu, berkata satu hal yg mengejutkan
' dia itu bukan darah daging ku, dia hanya anak dari suami ku dengan perempuan selingkuh nya itu, aku sama sekali tidak punya hubungan apapun dengan nya
dan setiap kali aku melihat wajah nya membuat ku merasa kesal, karena selalu mengingatkan ku akan perbuatan mereka berdua yg telah tega menyakiti ku , lalu apa aku salah jika aku benar benar membenci anak ini'
bentakan ibu itulah terdengar sangat keras, hingga tak ayal membuat Miu, jadi terbangun lalu berkata sambil menangis kepada wanita yg terkejut
" ibu, maaf aku benar benar minta maaf atas kelahiran ku ke dunia ini ,
seandainya ku mampu aku ingin membalas semua kebaikan hati mu
yg selama ini kau dengan tulus mau merawat ku "
tapi dengan sinis ibu itu berkata,
' kau ingin mengejek ku, dengan keberadaan mu yg membuktikan bahwa ayah mu itu sangat mencintai ibu mu yg tidak tahu diri itu'
tapi dokter yg mendengar ucapan ibu itu menjadi kesal , terlebih karena melihat Miu Hanya diam saja, meskipun wanita itu telah menghinanya habis habisan
__ADS_1
' bibi , sudah cukup apa menurut bibi hatinya terbuat dari batu
yg tidak merasakan apa-apa mendengar ucapan ucapan bibi yg sungguh keterlaluan itu,. '
tapi dengan nada yg cukup keras bibi itu berkata,
' memang aku perduli, sementara mereka pun tidak perduli bagaimana perasaan ku, saat mereka melakukan pengkhianatan itu
pergi, aku benar benar sudah tidak tahan lagi dengan mu ,
pergi tinggal kan rumah ini , sekarang juga !'
wanita itu berusaha untuk menyeret tubuh gadis itu, untuk di bawanya keluar dari rumah itu dan dokter yg melihat hal tersebut
berusaha untuk mencegah dengan ikut memegangi tubuh Miu yg masih nampak begitu lemah
dan lalu berkata dengan suara keras
' bibi apa yang kau lakukan, hentikan !'
dan di jawab oleh perempuan itu dengan marah dan masih mencoba untuk mengusir nya
' seharusnya aku melakukan hal ini, sejak dulu,..'
tapi Miu menangis sambil berkata,
" jangan Bu , kumohon aku ingin di sini bersama kakek"
namun ibu itu berkata dengan kejam,
__ADS_1
' kakek mu itu sudah tidak ada, jadi untuk apa kau masih berada disini.'
' h .