Pengganti Calon Suami Ku

Pengganti Calon Suami Ku
saingan dalam kebisuan


__ADS_3

' diri mu '


ucap pemuda itu dengan nada cukup serius


" h, apa?."


balas gadis yg merasa heran mendengar ucapan pemuda berambut oranye itu


' kau ,tahu pasti apa yang ku maksud kan'


kata denki dengan sorot mata yg ingin mendapatkan kepastian dari gadis yg sedang di incar nya itu


"AW, sakit denki.."


tapi gadis itu mengerang kesakitan saat denki secara spontan memegangi tangannya dengan terlalu keras


lalu dengan nada sedikit jengkel pemuda itu berkata


' kenapa mata hati mu begitu buta, hingga kau tidak bisa melihat apa yang terjadi di depan mata mu,


pria itu tidak akan pernah bisa mencintaimu atau bahkan melirik mu'


dan gadis itu membalas nya dengan perkataan yang sungguh mengejutkan


" sama seperti mu ini kan, lalu kenapa kau masih saja terus mengganggu ku,


dan mengharapkan ku,?


sementara aku benar benar tidak bisa membalas perasaan mu itu,..


lalu dimana letak kesalahan ku,..?.

__ADS_1


gadis itu menangis sambil perlahan dia berlutut, sementara pemuda itu hanya dapat terdiam...


entah apa yg dirasakan oleh nya, tapi dia masih saja tetap memegangi tangan gadis itu ..


dan gemuruh suara hati seseorang itu, tidak terdengar oleh riuhnya suara orang orang yg sedang berkumpul,..


pada ketika mereka sedang merasa senang karena


berhasil menemukan orang yang mereka cari,..


hingga salah satu kerabat bertanya.


' lantis' kau berada di sini, syukur lah kau dan juga Miu selamat,kami begitu cemas mencari kalian berdua '


tak selang beberapa menit kemudian, seorang pria yg nampak gagah dan berwibawa menghampiri dan berkata


' kau pasti sudah kelelahan, berikan Miu kepada ku,. '


karena melihat lantis seperti meragukan sosok yg hendak menolong Miu, seorang Kakek berkata kepada nya


"m"


walaupun dengan berat hati mau tak mau , tubuh gadis itu di pindah tangan kan.


kepada pria yang entah kenapa tidak begitu


di sukai oleh lantis'...


Dan lamunan nya pun terhenyak saat seseorang berkata,


' ayo , sudah saatnya kita pulang '

__ADS_1


namun ditengah perjalanan dia merasakan suatu firasat aneh ketika tanpa sengaja melihat cara pria memandang pada diri Miu, apa lagi ketika nampak jelas bagaimana pegangan tangan pria itu begitu kencang saat membawa tubuh Miu


dan pagi itu juga,para tamu yg sudah melayat dari tempat yg jauh memutuskan untuk segera pulang


tak terkecuali keluarga besar lantis dan makima.


dan keadaan pun menjadi bertambah buruk, saat mereka membawa masalah masing-masing dari tempat yg tak berkesan itu.


Dan karena merasa cemas akan keadaan miu ibunya lantis pun berkata, saat mereka bertiga duduk di dalam mobil yg sedang di kendarai oleh putra sulung nya itu


" bagaimana keadaan gadis itu yah, aku belum sempat untuk melihat nya


karena dia masih saja Lom siuman,


tapi lantis dia baik baik saja kan?"


lalu dengan suara pelan lantis menjawab


' ibu jangan khawatir tentang keadaan gadis itu, lagi pula sekarang ada seorang dokter yg akan selalu menemani nya.'


namun sang ayah yg seolah bisa mengetahui isi hati dari putra itu,malah berkata dengan menggoda nya.


' kenapa kau terdengar seperti api yg siap meledak, hati hati lantis


ini masih dalam pertengahan jalan kita menuju rumah '


dan lantis pun berkata dengan perlahan kepada ayah nya itu


' ayah '


lalu karena merasa kasihan akhirnya pria paruh baya itu berkata

__ADS_1


' iya, maaf '


namun lantis pun hanya dapat bergumam dalam hati saat harus menerima kenyataan bahwa mungkin takdir akan berkata lain, seandainya jika dia berani untuk memulai.


__ADS_2