
dengan perlahan pemuda itu berkata
' aku ingin menjaga jarak dengan mu,makima
karena ku lihat kau selalu merasa terganggu setiap kali,aku mencoba untuk mendekati diri mu.
sementara aku juga tidak mampu untuk menahan perasaan ku saat berada bersama dengan mu,
jadi ku pikir cuma ini lah jalan satu satunya yg terbaik untuk kita berdua
untuk saling menjauhi'
tapi perempuan merengek dalam pelukannya dan berkata sambil menangis
" tidak, jangan lakukan ini kepada ku
maaf kan jika aku bersalah kepada mu, tapi ku mohon jangan pergi, tinggallah di sini bersama ku
mari kita mulai lagi dari awal hubungan ini
kita telah bersama selama ini, jangan mengacuhkan ku
hanya karena kau marah kepada ku."
tapi pemuda itu membentak nya hingga dia terdiam
' sebagai siapa makima, kau tahu dada ku terasa sesak setiap kali aku mencoba untuk menahan perasaan ku ini,
aku tidak bisa bersikap seperti mu , bersikap biasa seperti tidak terjadi apa apa
itu karena mungkin kau tidak mencintai ku
__ADS_1
dan tidak mempunyai perasaan apapun terhadap ku,.
tapi aku berbeda karena aku benar benar merasa sangat tersiksa
jadi ku mohon padamu biarkan aku pergi, setidaknya mungkin aku bisa bernafas sedikit lega dan kau juga tidak akan terlalu merasa sungkan
jika kita mulai saling berjauhan.'
tapi perempuan itu bereaksi dengan penuh emosi dia berkata
" apa yg kau inginkan,kita menjadi sepasang kekasih
baiklah tidak apa-apa, aku akan belajar melupakan dia dan lebih memperhatikan diri"
' hentikan makima, jangan kau jadi kan perasaan ku, sebagai tempat pelampiasan mu saja'
mata pemuda itu tertunduk dan dia memaksa perempuan itu untuk melepaskan diri dari pegangan nya, dia sama sekali tidak mau melihat bagaimana tatapan makima terhadap diri nya,
' h'
dia terkejut ketika perempuan itu memeluk dirinya dari belakang
dan berkata dari balik punggungnya
" bagaimana aku mengatakan bahwa aku benar-benar tidak ingin kau pergi"
setelah terdiam sejenak,dia pun berbalik dan di sentuhnya wajah yg terlihat basah karena uraian air mata, sekali lagi dia pun ingin memastikan isi hati gadis itu dan dia benar-benar sangat kecewa ketika
denki mencoba untuk mencium bibir nya, gadis itu mengelak dan menundukkan wajahnya .
lalu dengan nada sedih pemuda itu berkata
__ADS_1
'entah kenapa kau tidak mau membalas perasaan ku ini,
apa karena kau hanya menganggap ku sebagai adikmu,
atau kau benar benar tidak bisa melupakan dia,
tapi tidak apa-apa, kurasa cara yg terbaik adalah memang harus seperti ini
mengingat posisi kita masing masing
sampai jumpa kak, jaga diri mu baik baik '
"h,"
perempuan itu terhenyak tapi sudah terlambat, sekali dia dapat terkejar entah apa yg harus dilakukan dan di katakan nanti
karena hatinya benar-benar merasa tidak bisa mengkhianati perasaannya sendiri,
hingga dia pun hanya bisa menangis meratapi nasibnya ..
" kau siap untuk pergi denki"
tanya sang ibu, seraya mengantar putra nya itu ke depan pintu
" dimana makima, dia tidak mengantar kan mu"
ucap nya sambil melihat kanan kiri
' tadi kami di dalam sudah berpamitan, kurasa dia masih tak rela aku pergi '
jawab nya dengan senyuman yang terlihat agak di paksakan, dan lalu berkata lagi
__ADS_1
' aku berangkat Bu,salam buat ayah dan tolong rawat diri ibu dan keluarga kita baik baik '