Pengganti Calon Suami Ku

Pengganti Calon Suami Ku
kakak seingat perasaan ku


__ADS_3

"tapi kak"


sang kakak terhenyak ketika melihat wajah sedih adiknya yg terasa berbeda .


terlebih lagi karena dari cara bicaranya yg secara tidak biasa,


hingga dia pun menyentuh sedikit kening Shin


" aku benar benar merindukan ibu, apa sebaiknya,aku pergi menemui nya"


kata adiknya itu, dengan wajah yang nampak muram


dan tentu saja mendengar hal tersebut, kakak nya itu langsung marah besar


hingga berucap


'shin, hentikan itu kau tahu bahwa aku tidak suka mendengar keluhan mu ,itu


apa selama ini aku, kurang baik untukmu


kita telah jalani hidup ini berdua


apa kah itu masih kurang cukup untuk aku bisa membahagiakan mu '


' h'


tapi kali ini wajah sang adik tertunduk dan dengan memelas dia berkata


" tapi terkadang aku ini hanya lah, seorang bocah dan rasanya sungguh menyakitkan saat tidak bisa bertemu


dengan orang yang benar benar kita rindukan


kak , mau kah kau berjanji satu hal pada ku"


' apa '


lalu sang adik pun menjawab


" seandainya kau rindu kepada ku, temui aku


kapan pun dan di mana pun juga


jangan biarkan sesuatu menghalangi niat mu itu,


karena aku ,tahu perasaan itu


dan rasanya benar-benar tidak nyaman

__ADS_1


sebelum kita dapat mewujudkan nya "


'shin'


pria itu lalu duduk dihadapan adik satu satunya itu dan memegang tangan dia mencoba untuk berbicara


' kau baik-baik saja kan, dari tadi sikap mu


nampak aneh '


tapi kecemasan kakak nya itu,dibalas dengan senyuman sambil berkata


" ayolah kak,tentu aku baik baik saja


apa yg harus kau khawatir kan


justru aku yg mencemaskan mu"


' apa:'


kata pria itu dengan memalingkan wajahnya


lalu adiknya itu kembali berucap


" ku mohon, jangan terlalu keras kepada kedua putra mu ,itu


jadi terkadang cara pandang tentang hidup pun kurang lebih tidak lah, sama


hanya yg perlu kita lakukan adalah


mengamati dan menasehati nya jika dia telah


melakukan kesalahan


tapi jangan terlalu mengekang jalan hidup nya '


dan kakak nya pun berkata dengan lemas


' apa kau merasa seperti itu, selama kita menjalani hidup bersama '


" ayolah kak,kau adalah hadiah terbaik yg tuhan telah berikan kepada ku


hanya saja mungkin, anak zaman sekarang menganggap bahwa perhatian mu ini terlalu


berlebihan "


lalu dengan tersenyum pria itu berucap

__ADS_1


' kau benar benar tahu , apa yang sedang ku alami,yah shin'


dan adiknya itu berkata dengan polos


" separuh nyawaku ini, adalah pemberian mu,kak


kau dengan tulus menggantikan posisi kedua orang tua kita


jadi mana mungkin aku tidak bisa memahami mu"


sementara sang kakak berucap seraya tersenyum


' jangan, berubah yah Shin setidaknya aku tahu


bahwa ada seseorang yang dapat aku andalkan '


" m,"


adiknya itu hanya menanggapi perkataan sang kakak dengan tersenyum


"h, lihat sudah jam berapa ini, kurasa aku sudah terlalu lama berada disini


sebaiknya aku harus segera pergi"


kata sang adik seraya membereskan barang barang bawaan nya


' kau tidak akan menginap disini,?.'


tanya sang kakak


" h, maaf kan aku kak


tapi aku merindukan denki , sejak dia pindah


dia tidak pernah menjenguk kami sekali pun


sampai ibunya jatuh sakit,, karena sering menanyakan kabar dia


dan hari ini ,aku akan meminta nya untuk bermalam di rumah dengan tanpa alasan apa pun, "


jawab Shin dengan penuh semangat


'begitu yah, kalau begitu aku akan mengantarkan mu sekalian aku menjenguk keadaan Ichigo bersama ibunya'


sambil berucap, kakaknya itu berjalan mengikuti langkah adiknya dari belakang


dan bilang kepada istri untuk segera pergi bersiap siap karena mereka akan segera berangkat menuju rumah sakit

__ADS_1


__ADS_2