
sebenarnya jauh di lubuk hati yang terdalam sang adik menyimpan rasa sesak nya , sendiri
tapi dia berusaha untuk tidak menunjukkannya kepada orang orang di sekitar nya.
terutama pada kakak nya itu.
karena walaupun orang nya terlihat sangat keras hati
tapi pada kenyataannya, dia hanya pria yang terlalu peka pada perasaan hingga sangat menyayangi keluarganya dengan terlalu berlebihan
dan adiknya itu memahami sifat kakak nya itu
" kak, apa kau telah merestui hubungan Ichigo dengan gadis itu"
tanya sang adik yg berusaha memecahkan keheningan diantara mereka
dan dengan suara lemah , dia pun berkata
' entah lah,aku sendiri juga bingung setelah melihat keadaan Ichigo
sampai bisa berkorban seperti itu
membuat ku merasa yakin bahwa cintanya
kepada perempuan itu tidaklah main main,
Aku pun menjadi enggan untuk memperpanjang
masalah ini.
lagi pula,,lantis bilang dia yg akan bertanggung jawab mengenai urusan perjodohan itu..'
lalu dengan tersenyum adik nya itu, berkata
"syukurlah, ku harap dengan begini
hubungan mu dengan Ichigo akan segera membaik
karena tidak baik bagi orang tua, untuk terus menerus memusuhi anak anak nya
kita harus lebih bisa bersabar dan membuka hati untuk mereka
bukan kah dulu orang tua kita begitu kan ,kak
saat kita benar benar nakal
ayah dan ibu hanya menasehati kita
dan melihat bagaimana kita sekarang
,kita pasti akan merindukan masa itu kan
kak
__ADS_1
perhatian serta kasih sayang dari orang tua
yg tidak pernah bisa tergantikan oleh apa pun juga "
diam diam kakak nya itu menoleh ke arah adik nya yg sedang duduk disebelah nya
dengan ekspresi wajah yang berkaca kaca
hingga membuat kakak'nya itu dengan perasaan cemas berkomentar
' ada apa dengan mu, hari ini kau terus menerus menasehati kakak mu ini,
apa kau sudah merasa cukup profesional
untuk bisa menandingi pengalaman ku
dalam menjalani hidup ini '
lalu dengan tertawa dia pun berkata
" tentu saja tidak kak, aku mana mungkin
bisa seberani itu kepada mu
hanya saja, bukan setiap masalah itu
sebaiknya di ungkapkan
agar perasaan bisa menjadi lebih lega
' dan kau sendiri bagaimana?.'
" hah,aku?
memang nya, apa yg harus ku keluhkan kepada mu"
tanya sang adik dengan heran
lalu kakak nya pun menjawab dengan santai
'apa hidup mu, sudah sempurna, hingga tak ada hal yg bisa membuat ku untuk bisa menasehati mu seperti yg sudah kamu
lakukan kepada ku '
sang adik pun mengerutkan dahinya sambil memegangi kepalanya sendiri
" m, ku rasa tidak... keadaan keluarga ku baik'baik saja
jadi untuk saat ini,aku tidak perlu konsultasi dengan mu pak "
' hah '
kata sang kakak dengan wajah yg nyaris kesal
__ADS_1
' ini tidak adil, sekarang aku tidak bisa menunjukkan kehebatan ku sebagai orang yang lebih dewasa dari mu'
lalu dengan cepat adik nya itu protes
" koreksi kak"
' apa'?
tanya sang kakak
lalu dengan senyuman iseng , adiknya itu
berucap
"bukan lebih dewasa, tapi kakak lebih tua dari ku"
' coba ucapkan itu sekali lagi, perasaan rasa nya sudah lama sekali aku, tidak pernah memberi mu pelajaran
karena selama ini kau selalu bersikap baik
tapi kali ini, mumpung kau sedang berbuat kesalahan aku akan menghukum mu secara serius,..'
kata sang kakak dengan nada sedikit jail
" kak,aku ini bukan bocah lagi"
ucap adiknya dengan sabar
' mungkin itu memang benar, tapi bagiku
kau adalah tetap adik kecilku yang tidak akan pernah bisa untuk tumbuh kecil'
ujar kakaknya sekali lagi, dengan menatap kearah sang adik
" iya,kenanglah aku , seperti itu
itu , akan sangat membuat mu merasa bahagia saat kita tidak bisa bersama lagi"
berucap dengan nada yg tidak biasa membuat sang kakak merasa kesal
' shin'
" h, maaf, "
kata itu tertahan hati, melihat reaksi kakak nya yg seperti itu
' kau ini, kenapa selalu saja bisa
merusak suasana hati ku'
ucap nya sambil tersenyum
" ah , kita telah sampai"
__ADS_1
' h,.'