Pengganti Calon Suami Ku

Pengganti Calon Suami Ku
suara hati yg tidak terdengar


__ADS_3

sebenarnya jauh di lubuk hati yang terdalam sang adik menyimpan rasa sesak nya , sendiri


tapi dia berusaha untuk tidak menunjukkannya kepada orang orang di sekitar nya.


terutama pada kakak nya itu.


karena walaupun orang nya terlihat sangat keras hati


tapi pada kenyataannya, dia hanya pria yang terlalu peka pada perasaan hingga sangat menyayangi keluarganya dengan terlalu berlebihan


dan adiknya itu memahami sifat kakak nya itu


" kak, apa kau telah merestui hubungan Ichigo dengan gadis itu"


tanya sang adik yg berusaha memecahkan keheningan diantara mereka


dan dengan suara lemah , dia pun berkata


' entah lah,aku sendiri juga bingung setelah melihat keadaan Ichigo


sampai bisa berkorban seperti itu


membuat ku merasa yakin bahwa cintanya


kepada perempuan itu tidaklah main main,


Aku pun menjadi enggan untuk memperpanjang


masalah ini.


lagi pula,,lantis bilang dia yg akan bertanggung jawab mengenai urusan perjodohan itu..'


lalu dengan tersenyum adik nya itu, berkata


"syukurlah, ku harap dengan begini


hubungan mu dengan Ichigo akan segera membaik


karena tidak baik bagi orang tua, untuk terus menerus memusuhi anak anak nya


kita harus lebih bisa bersabar dan membuka hati untuk mereka


bukan kah dulu orang tua kita begitu kan ,kak


saat kita benar benar nakal


ayah dan ibu hanya menasehati kita


dan melihat bagaimana kita sekarang


,kita pasti akan merindukan masa itu kan


kak

__ADS_1


perhatian serta kasih sayang dari orang tua


yg tidak pernah bisa tergantikan oleh apa pun juga "


diam diam kakak nya itu menoleh ke arah adik nya yg sedang duduk disebelah nya


dengan ekspresi wajah yang berkaca kaca


hingga membuat kakak'nya itu dengan perasaan cemas berkomentar


' ada apa dengan mu, hari ini kau terus menerus menasehati kakak mu ini,


apa kau sudah merasa cukup profesional


untuk bisa menandingi pengalaman ku


dalam menjalani hidup ini '


lalu dengan tertawa dia pun berkata


" tentu saja tidak kak, aku mana mungkin


bisa seberani itu kepada mu


hanya saja, bukan setiap masalah itu


sebaiknya di ungkapkan


agar perasaan bisa menjadi lebih lega


' dan kau sendiri bagaimana?.'


" hah,aku?


memang nya, apa yg harus ku keluhkan kepada mu"


tanya sang adik dengan heran


lalu kakak nya pun menjawab dengan santai


'apa hidup mu, sudah sempurna, hingga tak ada hal yg bisa membuat ku untuk bisa menasehati mu seperti yg sudah kamu


lakukan kepada ku '


sang adik pun mengerutkan dahinya sambil memegangi kepalanya sendiri


" m, ku rasa tidak... keadaan keluarga ku baik'baik saja


jadi untuk saat ini,aku tidak perlu konsultasi dengan mu pak "


' hah '


kata sang kakak dengan wajah yg nyaris kesal

__ADS_1


' ini tidak adil, sekarang aku tidak bisa menunjukkan kehebatan ku sebagai orang yang lebih dewasa dari mu'


lalu dengan cepat adik nya itu protes


" koreksi kak"


' apa'?


tanya sang kakak


lalu dengan senyuman iseng , adiknya itu


berucap


"bukan lebih dewasa, tapi kakak lebih tua dari ku"


' coba ucapkan itu sekali lagi, perasaan rasa nya sudah lama sekali aku, tidak pernah memberi mu pelajaran


karena selama ini kau selalu bersikap baik


tapi kali ini, mumpung kau sedang berbuat kesalahan aku akan menghukum mu secara serius,..'


kata sang kakak dengan nada sedikit jail


" kak,aku ini bukan bocah lagi"


ucap adiknya dengan sabar


' mungkin itu memang benar, tapi bagiku


kau adalah tetap adik kecilku yang tidak akan pernah bisa untuk tumbuh kecil'


ujar kakaknya sekali lagi, dengan menatap kearah sang adik


" iya,kenanglah aku , seperti itu


itu , akan sangat membuat mu merasa bahagia saat kita tidak bisa bersama lagi"


berucap dengan nada yg tidak biasa membuat sang kakak merasa kesal


' shin'


" h, maaf, "


kata itu tertahan hati, melihat reaksi kakak nya yg seperti itu


' kau ini, kenapa selalu saja bisa


merusak suasana hati ku'


ucap nya sambil tersenyum


" ah , kita telah sampai"

__ADS_1


' h,.'


__ADS_2