
" ayah tidak bersungguh-sungguh kan"
kata lantis ketika melihat ekspresi ayah nya yg nampak begitu kecewa.
lalu dengan nada sedikit jengkel lantis berkata sebelum melangkah pergi
" aku benar benar tidak bisa percaya hal ini "
' lantis, tunggu '
makima yg melihat kepergian pria itu, segera bergegas menyusul nya
sementara kedua orangtuanya hanya saling terdiam meratapi nasib putranya itu
'lantis'.
begitu terkejar gadis yg hendak bicara itu,di buat kecewa ketika lantis
langsung memperingati nya
dengan berkata
"jangan mengatakan apapun,makima
ikut saja kalau kau memang mau"
lalu di sepanjang perjalanan dia hanya mampu terdiam tanpa berani mengeluh sampai akhir nya tiba di rumah sakit
mereka segera menghampiri gadis yg terlihat begitu tertekan menanti kabar tentang kondisi Ichigo yg tengah di rawat UGD
lalu lantis pun berkata,
"apa kau nona Rukia"
dengan terbata gadis itu menjawab
' iya, dan kau pasti kakak nya Ichigo '
dan dengan khawatir lantis pun bertanya
__ADS_1
" bagaimana keadaan Ichigo ?"
gadis itu pun hanya sanggup berkata dengan suara pelan
'aku tidak tahu, dokter masih berusaha sedang mengobati nya '
lalu karena penasaran lantis menanyakan kejadian yg menimpa adiknya itu
" nona dapat kah kau bisa beritahu, bagaimana peristiwa itu bisa terjadi "
dia pun kemudian dengan terisak Isak menceritakan peristiwa yang baru saja alami mereka
dan pria itu mencoba untuk menahan amarahnya ketika mendengar seluruh penjelasan Rukia
dan lalu berkata
" kau tahu,di mana alamat dia cepat beritahu aku"
'lantis'
tapi makima yg merasa cemas melihat sikap lantis berusaha untuk menenangkan nya
Dan pada saat situasi mulai memanas
mereka semua di kagetkan oleh seorang dokter yang hadir dihadapan mereka
yg langsung di tanya oleh Rukia dengan perasaan yang was was
' maaf, bagaimana keadaan Ichigo dokter?'
dengan perlahan menghela nafas panjang dokter itu menjawab
' keadaan pasien masih sangat kritis, karena dia mengalami pendarahan yang cukup hebat.
ada kah di sini anggota keluarga pasien yg bisa mendonorkan darah untuk nya
,lalu dengan suara lantang lantis berkata
" aku kakak nya dokter, "
__ADS_1
dokter yg langsung menanggapi nya pun berkata
' ayo ikut aku '
dan setelah melakukan pengecekan mereka pun kecewa karena diantara mereka semua tidak ada yg cocok dengan golongan darah Ichigo
hingga dokter pun mengeluh dengan suara nyaris putus asa
' bagaimana ini, jika seperti ini keadaan pasien akan semakin parah, sementara golongan darah seperti itu di rumah sakit' sedang tidak tersedia
apa kah,pasien masih mempunyai orang tua
biasanya salah satu dari mereka akan cocok dengan golongan darah nya'
mendengar ucapan dokter itu, tanpa pikir panjang lantis segera bergegas pergi
Dalam hatinya dia hanya berharap semoga saja, kedua orang tuanya tidak mengecewakan putra mereka
lalu setibanya di rumah,dia langsung menemui ayah nya
nampak sekali ayahnya cukup terkejut melihat kedatangan putra sulungnya itu
lalu bertanya dengan nada sedikit keheranan
'ada apa lantis?'
dan dengan berusaha bersikap tenang lantis menjawab
"tolong ayah ikut aku ku mohon
, Ichigo, Ichigo dia kehilangan banyak darah
aku sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa
karena golongan darah kami tidak cocok.
dan pasti hanya salah satu dari orang tuanya yg dapat menyelamatkan nyawa putranya
benarkan ayah?.
__ADS_1
tapi meski pun melihat putranya itu