
Dengan tersenyum lalu pria itu pun berkata seraya menyentuh bahu rukia
'hm, baik baiklah dengan ichigo, berusahalah untuk mau mengalah dengan ego,
karena seorang pria itu, mempunyai harga diri
yg terkadang tidak ingin tersakiti
dan aku sangat berharap bahwa kalian berdua akan hidup bahagia bersama
tidak ada hadiah, yg bisa ku berikan
untuk pasangan keponakan ku yg tersayang ini...
tapi doa ku akan selalu menyertai kalian
dan maaf , tapi hanya ini
yg bisa ku berikan kepada mu, sebagai ucapan selamat datang di keluarga kami'
ketika tanpa di sengaja kakaknya itu melihat benda yg di berikan adiknya itu
kepada calon mantu, keponakannya tersebut
diapun langsung merasa kaget
hingga spontan berkata
" kira, itu kan,,,, "
tapi adiknya itu malah dengan santai menjawab
' tidak apa apa kan kak, lagipula
kita semua kan keluarga'
" hah, kau ini "
apa boleh buat, kakaknya itu pun
hanya bisa menghela nafas melihat kelakuan adiknya itu.
tapi tanpa seorang pun menyadari bahwa dreg,
tiba tiba saja pria itu mengalami suatu serangan, yg membuat dada nya terasa sakit
hingga dengan cepat dia pun berpura-pura bersikap seperti biasanya
karena takut ada orang yg mengetahui nya
__ADS_1
dia pun akhirnya segera berpamitan
ketika mereka semua tengah asyik sibuk mengobrol
' maaf, sepertinya aku harus pergi aku takut denki tidak ada di tempat kost nya karena aku datangnya secara mendadak tanpa terlebih dahulu memberitahu dia
mendengar hal itu, kakaknya lalu berkata
" oh iya,hampir saja aku lupa, kalau begitu ayo aku akan mengantarkan mu"
dan dengan segan adiknya itu, langsung menolak
' tidak kak'
tapi ternyata kakaknya itu tetap memaksa
hingga akhirnya dia pun menerima tawaran kakaknya itu
' baiklah ayo , jaga diri kalian selamat tinggal'
mendengar hal itu, kakaknya yg tidak Terima
langsung protes
" kenapa kau berkata seperti itu, kira
seolah olah kau akan pergi dan tidak akan pernah kembali
lalu adiknya itupun nyolot dan berkata
' kenapa harus di permasalahkan bukankah
semua itu saja sama'
" beda jauh,,,, "
dan langsung di sela oleh kakaknya yg memang mempunyai sifat tidak mau menyerah seperti anak kecil
hingga mau tidak mau, membuat adik nya itu mengalah
' iya, baik aku minta maaf
apa kau senang sekarang kak? . '
"iya, kurasa begitu"
ucap sang kakak pelan
' kalau begitu, aku pamit tolong jaga ichigo yah
__ADS_1
nona rukia"
ucap pria itu sebelum akhirnya melangkah pergi
" baik"
yg di ikuti oleh kakaknya dari belakang
sambil berkata
" aku pergi"
' iya, hati hati '
timpal sang istri
dan saat di dalam mobil, di perjalanan menuju
ke rumah kost denki
sang kakak merasa heran, karena melihat dari tadi adiknya hanya diam saja
lalu dia pun segera menegurnya
" ada apa kira kau baik baik saja? "
dan meskipun agak lama pria paruh baya itu perlahan menjawabnya
' kak, apa menurut mu maki akan baik baik saja'
" memang nya, kenapa dengan dia"
tanya sang kakak
' m, tidak hanya saja aku merasa kasihan
sejak denki pindah
dan juga ku lihat sekarang lantis jarang sekali mengajak dia pergi bermain seperti dulu
jadi ku pikir, saat ini maki benar benar merasa sangat kesepian'
jawab pria itu dengan nada sendu
melihat hal itu, lalu kakaknya pun berkata
" maaf kalau mengenai denki, aku tidak begitu mengerti,
tapi
__ADS_1
mengenai lantis, aku berniat ingin menjodohkan dia kembali putri teman ku itu"
' apa? '