
lalu dengan wajah yang nampak memelas pria itu berkata
' maafkan aku, tapi kau tahu seumur hidup aku merasa sangat terbebani oleh hutang Budi ini
dan pada saat ada kesempatan, untuk
membayar nya
putra mu itu, malah bertindak konyol dengan memutuskan hubungan nya begitu saja'
...tapi dengan penuh kelembutan istrinya itu menyentuh suami yg sangat di pahami oleh dirinya...
bahwa suami nya itu mempunyai sifat yang sangat keras kepala, walau terkadang pria bisa terlihat sangat lah lemah
saat orang orang tidak bisa memahami bagaimana perasaan nya
lalu perempuan itu pun berkata
"mungkin dari awal kita berdua, memang telah bersalah karena tidak mempertanyakan bagaimana perasaan Ichigo terhadap gadis itu
meskipun kita ini orang tua nya dan merasa tahu, apa yg terbaik untuk putra putra kita tetap saja
ini tidak bisa membenarkan tindakan yang
akan merugikan masa depan nya
selama dia tidak merasa bahagia "
lalu pria itu pun hanya dapat mengeluh
' tapi aku benar benar ingin segera terbebas dari rasa bersalah ini,
meskipun itu harus mengorbankan kehidupan putra ku sendiri '
pada malam hari yg terasa sunyi,lantis merasakan dadanya terasa begitu sesak karena tidak bisa bernafas dengan lega
__ADS_1
hingga membuat suara batin nya bergumam
' kalian semua terus saja, berusaha mengintimidasi hidupku, apa kalian pikir aku tak berhak atas nyawa ku sendiri
baiklah,jika kalian memang menginginkan ku menjalani hidup seperti yg kalian inginkan
kita lihat sejauh mana,aku bisa bertahan
mengikuti kemauan kalian '
dan pada saat mereka sedang sarapan bersama mereka mendapatkan tamu yg tidak terduga
' selamat pagi kak'
dan kakak nya itu terkejut ketika melihat adik bungsunya tersebut datang membawa hadiah yg penuh dengan nostalgia
lalu berkata sambil memeluk nya
"oh ,Shin sungguh suatu kejutan yang menyenangkan
adik nya pun menjawab dengan perlahan
'sendiri,aku sengaja ingin menghabiskan waktu bersama dengan mu '
dan dengan perasaan heran kakak nya pun berkata
" tumben biasanya, kalau ku ajak kau untuk bertemu, selalu saja ada alasan nya"
lalu dengan memelas adiknya pun menjawab
' iya, entah kenapa hari ini,aku benar benar merindukan suasana kebersamaan kita dengan ibu kita '
lalu sambil bercanda kakak itu berkata
" Shin kita itu sudah tua, tapi kenapa kau masih saja merengek seperti anak kecil "
__ADS_1
dan dengan wajah yang berkaca kaca, adiknya itu pun berucap
' mungkin itu karena dirimu kak, entah kenapa saat aku bersama mu,aku benar benar merasa diri ku tidak pernah bisa beranjak dewasa
kau mempunyai sikap yg sangat aku kagumi
hingga membuat ku bertindak seperti bocah '
dan kakak nya itu menyambut ucapan sang adik dengan ber kata
" iya ,bocah yg tidak bisa di atur
lalu apa ini"
pria itu membuka bingkisan yg sejak tadi dibawa oleh adik nya itu
' beberapa barang kenangan lama, aku ingin kita berdua mengingat nya '
"h, benar kah"
kakak nya itu nampak terkejut sekali gus, senang ketika melihat beberapa barang yg sudah lama tidak di lihat nya
"h, masih ada yg ini, hebat kau
kau benar benar bisa merawat nya dengan begitu baik "
melihat suatu mainan yg ternyata pemberian dirinya ketika adiknya itu berulang tahun sebuah robot bentuk Gundam yg berwarna putih , benar'benar membuat nya merasa sangat bahagia
lalu adiknya pun berkata
' iya aku begitu menyukainya dan aku sangat menghargai nya karena robot ini adalah hasil dari jerih payah mu , benar kan '
dan dengan heran sang kakak berkata
" kau mengetahui nya,"
__ADS_1