Pengganti Calon Suami Ku

Pengganti Calon Suami Ku
saat bicara dari hati ke hati


__ADS_3

"ayah"


lalu lantis pun berusaha untuk bersikap lebih sabar dengan berkata pada sang ayah


" tak bisakah kita,menunda dahulu persoalan ini sampai kondisi Ichigo mulai membaik.


aku benar benar ingin fokus mengurus dia


dan aku tidak bisa melakukan hal itu


jika aku harus terus berusaha untuk mendekati gadis itu "


tapi dengan enteng nya, lelaki paruh baya itu menjawab


' bukan kah dia bersama gadis itu, lalu kenapa kau tidak percaya kepada nya '


dan lantis hanya mampu berkata


" ini adalah masalah hidup dan mati anak mu ayah, tapi kenapa ayah bisa bersikap ini, seakan tidak punya "


namun sang ayah langsung membentak nya


' bagus,lalu sekarang apa kau ingin juga membangkang terhadap ayah mu ini


benar benar mengesankan,dosa apa yang telah ku perbuat kepada kedua orang tua ku


, hingga aku mendapatkan anak anak yg sangat berbakti seperti kalian ini'


lantis tercengang lalu dengan suara lirih.


dia pun berkata


"maaf kan aku ayah,aku sama sekali tidak bermaksud bersikap kurang ajar seperti itu hanya saja aku berharap ayah maklum kalau pikiran ku saat ini benar benar kacau


jadi terkadang aku tidak bisa mengontrol emosi ku"


lalu ayah pun hanya bisa menghela nafas panjang sambil berkata,..


' tidak apa-apa, aku mengerti ini juga salah ku

__ADS_1


tapi kuharap kau segera melakukan apa yg ku pinta '


dan putra nya itu pun hanya bisa bicara dengan nada rendah


" baiklah ayah, setelah aku menyelesaikan urusan dengan Ichigo


aku akan segera pergi menemui gadis itu"


hingga mampu membuat ayahnya itu tersenyum bahagia


kemudian saat malam telah beranjak kian larut ,pria yg tengah melamun di depan beranda rumah nya itu,di kejutkan oleh seseorang yang merangkul pundaknya dari belakang sambil berkata


" aku mengantuk sekali , apa kau tidak ingin segera tidur bersama ku"


lalu dengan bersikap sedikit manja pria yg bernama gojo itu berkata kepada istri yg telah di nikahinya selama 25 tahun itu , seraya memegangi kedua belah tangannya


' tidak,aku tidak akan terperdaya oleh


bujuk rayuan mu itu, lagi '


yg di tanggapi oleh wanita itu dengan senyuman sambil berbisik


pria itu terhenyak lalu di tarik nya tangan istrinya itu, hingga terjatuh di pangkuan nya dan berucap


' kau ingin aku membuktikan nya,'


tapi pria itu,malah terkejut melihat rona wajah istrinya yg bersimbah air mata


seperti habis menangis meskipun dia berusaha keras untuk menghapus nya


'kau '


lalu dengan suara yang memelas wanita itu berkata


" maaf aku,sebisa mungkin aku berusaha untuk mengabaikan dia,


tapi hati ku terasa sakit setiap kali aku memikirkan keadaan nya


ku mohon,berbaik hatilah kepada ibu ini, meskipun hanya satu kali tolong ijinkan

__ADS_1


aku untuk melihat putra kita


mungkin dia memang telah melakukan suatu kesalahan yg fatal


tapi


bagaimana pun dia itu darah daging ku sendiri, tidak mungkin aku bisa mengabaikan keadaan nya begitu saja"


sementara pria itu hanya bisa berkata


' lalu bagaimana dengan ku, apa menurut kalian aku tidak merasakan apa apa


atas kejadian ini


harus aku akui putra mu itu, memang sangat hebat


hingga aku pun tidak bisa mendapatkan sedikit simpati dari istri ku sendiri '


mendengar ucapan suami nya tersebut, wanita itu terhenyak hingga dia pun segera memeluk diri yg nampak terlihat begitu sedih sambil menangis tersedu-sedu


" maaf kan aku, tapi aku benar benar merindukan Ichigo dan aku sangat ingin melihat bagaimana keadaan nya.


ku mohon meskipun hanya sebentar,


tolong ijinkan aku untuk bisa melihat nya"


pria itu hanya terpaku di dalam dekapan sang istri untuk beberapa detik kemudian, diapun berkata


' besok mintalah lantis untuk mengantarkan mu,


lihatlah bagaimana keadaan putra mu,itu


bukankah dia itu orang nya sangat lah manja


, dia pasti sudah menunggu kedatangan mu,


sambil tersenyum seperti anak kecil '


lalu sang ibu pun berkata,

__ADS_1


" iya dia itu mirip sekali dengan mu, hingga membuat ku terkadang sangat susah sekali untuk dapat membenci dirinya "


__ADS_2