
"ayah"
lalu lantis pun berusaha untuk bersikap lebih sabar dengan berkata pada sang ayah
" tak bisakah kita,menunda dahulu persoalan ini sampai kondisi Ichigo mulai membaik.
aku benar benar ingin fokus mengurus dia
dan aku tidak bisa melakukan hal itu
jika aku harus terus berusaha untuk mendekati gadis itu "
tapi dengan enteng nya, lelaki paruh baya itu menjawab
' bukan kah dia bersama gadis itu, lalu kenapa kau tidak percaya kepada nya '
dan lantis hanya mampu berkata
" ini adalah masalah hidup dan mati anak mu ayah, tapi kenapa ayah bisa bersikap ini, seakan tidak punya "
namun sang ayah langsung membentak nya
' bagus,lalu sekarang apa kau ingin juga membangkang terhadap ayah mu ini
benar benar mengesankan,dosa apa yang telah ku perbuat kepada kedua orang tua ku
, hingga aku mendapatkan anak anak yg sangat berbakti seperti kalian ini'
lantis tercengang lalu dengan suara lirih.
dia pun berkata
"maaf kan aku ayah,aku sama sekali tidak bermaksud bersikap kurang ajar seperti itu hanya saja aku berharap ayah maklum kalau pikiran ku saat ini benar benar kacau
jadi terkadang aku tidak bisa mengontrol emosi ku"
lalu ayah pun hanya bisa menghela nafas panjang sambil berkata,..
' tidak apa-apa, aku mengerti ini juga salah ku
__ADS_1
tapi kuharap kau segera melakukan apa yg ku pinta '
dan putra nya itu pun hanya bisa bicara dengan nada rendah
" baiklah ayah, setelah aku menyelesaikan urusan dengan Ichigo
aku akan segera pergi menemui gadis itu"
hingga mampu membuat ayahnya itu tersenyum bahagia
kemudian saat malam telah beranjak kian larut ,pria yg tengah melamun di depan beranda rumah nya itu,di kejutkan oleh seseorang yang merangkul pundaknya dari belakang sambil berkata
" aku mengantuk sekali , apa kau tidak ingin segera tidur bersama ku"
lalu dengan bersikap sedikit manja pria yg bernama gojo itu berkata kepada istri yg telah di nikahinya selama 25 tahun itu , seraya memegangi kedua belah tangannya
' tidak,aku tidak akan terperdaya oleh
bujuk rayuan mu itu, lagi '
yg di tanggapi oleh wanita itu dengan senyuman sambil berbisik
pria itu terhenyak lalu di tarik nya tangan istrinya itu, hingga terjatuh di pangkuan nya dan berucap
' kau ingin aku membuktikan nya,'
tapi pria itu,malah terkejut melihat rona wajah istrinya yg bersimbah air mata
seperti habis menangis meskipun dia berusaha keras untuk menghapus nya
'kau '
lalu dengan suara yang memelas wanita itu berkata
" maaf aku,sebisa mungkin aku berusaha untuk mengabaikan dia,
tapi hati ku terasa sakit setiap kali aku memikirkan keadaan nya
ku mohon,berbaik hatilah kepada ibu ini, meskipun hanya satu kali tolong ijinkan
__ADS_1
aku untuk melihat putra kita
mungkin dia memang telah melakukan suatu kesalahan yg fatal
tapi
bagaimana pun dia itu darah daging ku sendiri, tidak mungkin aku bisa mengabaikan keadaan nya begitu saja"
sementara pria itu hanya bisa berkata
' lalu bagaimana dengan ku, apa menurut kalian aku tidak merasakan apa apa
atas kejadian ini
harus aku akui putra mu itu, memang sangat hebat
hingga aku pun tidak bisa mendapatkan sedikit simpati dari istri ku sendiri '
mendengar ucapan suami nya tersebut, wanita itu terhenyak hingga dia pun segera memeluk diri yg nampak terlihat begitu sedih sambil menangis tersedu-sedu
" maaf kan aku, tapi aku benar benar merindukan Ichigo dan aku sangat ingin melihat bagaimana keadaan nya.
ku mohon meskipun hanya sebentar,
tolong ijinkan aku untuk bisa melihat nya"
pria itu hanya terpaku di dalam dekapan sang istri untuk beberapa detik kemudian, diapun berkata
' besok mintalah lantis untuk mengantarkan mu,
lihatlah bagaimana keadaan putra mu,itu
bukankah dia itu orang nya sangat lah manja
, dia pasti sudah menunggu kedatangan mu,
sambil tersenyum seperti anak kecil '
lalu sang ibu pun berkata,
__ADS_1
" iya dia itu mirip sekali dengan mu, hingga membuat ku terkadang sangat susah sekali untuk dapat membenci dirinya "