
tapi meskipun melihat putranya itu nampak seperti sedang sangat kesusahan
tapi entah kenapa pria tersebut hanya menanggapinya dengan biasa saja
bahkan terlihat seakan tidak perduli
lalu ayah pun beranjak dari tempat duduk nya
hingga membuat lantis sempat merasa heran melihat hal tersebut
dia pun lalu bertanya
" ayah mau pergi kemana?."
dan dengan singkat ayah pun menjawab
' tidur,aku lelah sekali '
tapi dengan cepat dia segera menghalangi langkah pria itu,yg masih menunjukkan sikap tanpa ekspresi apa pun di wajah nya
dan dengan mengiba lantis berpegangan pada pundak ayahnya itu
sambil berkata
" ku mohon ayah , aku sudah tidak sanggup lagi untuk dapat berkata kata, leher ku ini
seperti tercekik jika mengingat kondisi Ichigo yg berada dalam bahaya
karena membuang waktu seperti ini
aku mohon selamatkan lah adik ku itu
apa pun akan ku lakukan untuk menganti nyawa nya , asalkan dia dapat segera sembuh"
__ADS_1
'benarkah? '
kata sang ayah sambil memegangi kedua belah tangan putra itu
dan hanya di jawab oleh lantis dengan sebuah anggukan
lalu dengan nada sedikit bersemangat ayah itu berkata,..
' baiklah kalo begitu, tapi kau jangan pernah berani untuk mengingkari janji mu sendiri '
dan lantis pun menjawabnya
" aku bersumpah ayah"
'ayo mari lah kita pergi '
kata sang ayah yg tanpa basa basi langsung pergi menuju rumah sakit dan setibanya di sana mereka segera melakukan pemeriksaaan agar dapat melakukan pengobatan terhadap diri Ichigo
dan meskipun sudah berada di sana,namun pria itu tetap tidak bersedia menemui putra bungsu tersebut
hingga dengan nada yg sedikit jengkel ayah dari dua putra itu segera beranjak pergi seraya berkata kepada putranya
' jangan lupa kan , janji mu itu aku tunggu kau di rumah'
sementara makima yg menyaksikan hal tersebut merasakan perasaan buruk atas suasana tadi
dan ketika dia hendak menanyakan nya pada lantis
pria itu malah berkata duluan
" jangan sekarang makima,ku mohon"
dia pun hanya mampu tertunduk, walau pun hatinya saat itu merasa tidak enak
__ADS_1
dan setelah transfusi darah itu berhasil dilakukan
keadaan Ichigo perlahan berangsur pulih, meskipun hal yg tidak terduga menimpa dirinya
" apa yg anda maksud dengan penglihatan Ichigo akan mengalami gangguan
bagaimana mungkin bisa"
kata lantis dengan nada yang sedikit emosi
lalu dokter itupun mencoba untuk menjawabnya dengan tenang
' sepertinya pasien mengalami keadaan yg cukup fatal ,sampai berakibat pada penglihatan yang membuat nya tidak dapat melihat, untuk jangka waktu yang tidak dapat ditentukan '
" apa, apa maksud anda itu"
ucap lantis dengan nada panik
dan dokter itu berkata sambil menghela nafasnya
' ada kemungkinan pasien akan mengalami kondisi buta sementara atau bahkan permanen akibat dari kondisi nya ini'
" apa?"
sontak semua orang yang berada di sana di buat syok, terlebih bagi Rukia yang sangat merasa terpukul mendengar berita
yg sangat menyedihkan tersebut
lalu dengan penuh emosi lantis pun berkata
" tidak dapat kah anda melakukan sesuatu terhadap kondisi adik ku itu"
yg dijawabnya dengan tenang oleh dokter itu
__ADS_1
' kami bisa melakukan suatu operasi mata pada pasien,tapi kita harus menunggu sampai kondisi pasien benar benar pulih
hingga kita dapat segera melakukan operasi itu setelah dia di nyatakan telah benar benar sembuh