
Dan sekarang apa takdir sedang berbaik hati, secara tidak terduga gadis itu
kini sedang berada begitu dekat dengan dirinya,
bahkan bagaikan sebuah mimpi, dia dapat menyentuh dan merasakan bagaimana bentuk dari sosok diri yg selama ini sangat dia rindukan
hingga dengan suara lirih dia berkata
' sulit dipercaya, ternyata takdir sendiri lah yg telah mengirim mu untuk sampai ke tangan ku ini
syukurlah,aku datang di waktu yg tepat
entah apa yg akan terjadi padamu, seandainya aku tidak berada di sana saat itu '.
dan entah apa yang di pikirkan oleh pria itu, mungkin karena terlalu lama dia menatap wajah Miu di tambah perasaan rindu yg teramat sangat hingga menimbulkan keinginan untuk mencium bibir gadis itu, walau pun saat itu Miu masih dalam kondisi sedang demam tinggi.
namun ketika pria itu hendak bertindak lebih jauh.
tangan yg sedang menyentuh tubuhnya itu, terhenti saat gadis itu mengingatkan nama
"kakek, ibu "
dengan suara sangat memilukan, hingga membuat pria itu terhenyak
akan kesalahan yang tengah di perbuat nya terhadap diri gadis itu
' tentu saja, kau akan sangat marah kek
__ADS_1
kalau cucu kesayangan mu ini,ku perlakuan
dengan sangat buruk
ucapan itu tertunduk karena rasa malu
hampir saja hasrat nya terhadap diri gadis itu, membutakan mata hati nya...
sementara itu, pagi pagi buta makima sudah di bangun kan oleh suara bisik seseorang
hingga mau tidak mau membuat nya harus terbangun dari tidurnya dan melihat apa yang sedang terjadi.
' ah pagi makima'
dan dia pun nampak heran ketika melihat ibunya sedang sibuk membantu berkemas-kemas
" pagi,ada apa ini Bu apa yg terjadi siapa yang mau pindah ?."
dan ibunya pun berkata dengan penuh tanda tanya
' apa denki , tidak mengatakan apapun kepada mu?.'
" mm, mengenai apa"
yg hanya di jawab oleh anak gadis itu dengan menggeleng kepala
'kemarin dia meminta izin kepada ayah dan ibu, katanya dia ingin Mencoba hidup mandiri dan mencari tempat tinggal yang berada dekat dengan sekolah nya'
__ADS_1
mendengar ucapan ibunya itu gadis itu langsung terkejut
lalu dengan suara terbata bata dia pun berkata
" maksud ibu, denki mau pindah dari rumah ini "
dan ibunya menjawab dengan tersenyum
' iya, katanya dia sekarang sudah cukup dewasa, untuk bisa menentukan jalan hidup sendiri dan,loh kemana gadis itu pergi'
" tidak ,itu bohong kan hanya karena kejadian kemarin kau sampai semarah itu padaku,denki"
begitu gadis itu melihat pemuda itu sedang berada didalam kamar nya mengambil tas ,
bruk dia pun merasa kaget ketika tiba tiba makima berlari dan langsung memeluk erat dirinya dan berkata sambil menangis tersedu-sedu
" begini kah,cara mu untuk balas dendam kepada ku, lebih mampu menyakiti ku , dibandingkan aku yg menyakiti mu
, satu pemberontakan dari ku, dan kau langsung menghukum ku dengan begitu beratnya.
aku minta maaf maaf, tapi ku mohon jangan pergi, jangan tinggalkan aku sendiri
aku benar-benar tidak bisa jika harus sendirian
Karena kaulah yg selalu menemani ku selama ini , kaulah kekuatan saat aku merasa jatuh
lalu sekarang aku harus mengeluh pada siapa jika kau tidak ada di sisiku"
__ADS_1
' makima '
kepala gadis itu di belainya dan dia tidak suka melihat kesedihan nya itu, tapi