Pengkhianatan

Pengkhianatan
Episode 4 Mulai Mengenal.


__ADS_3

Nah, jadi aku mau flashback duluh sedikit ceritanya ya guyssssss.........


Di episode 3 akhirnya Tiara dan farel bertemu. Kemudian mereka pergi dari tempat clinic kecantikan bersama- sama dengan sepeda motor...


****


Motor itu melaju begitu cepat, mungkin karena cuaca sangat tidak mendukung.


Awan kelihatan sangat gelap sepertinya sebentar lagi akan turun hujan. Sepanjang perjalanan kami tidak ada saling berbicara satu sama lain, mungkin dia sedanga fokus pada jalan .Kebetulan jalan begitu sangat macet sore ini dan begitu banyak lampu lalu lintas yang harus kami lewati. Ketika aku sedang fokus melihat di sekelilingku keheningan tersebut akhirnya pecah , dia mulai berbicara.


"**Tiara, kamu lapar gak?????? ucap farel sambil melihat ku dari spion kanan sepeda motornya.


"Hmmm, lumayan kok rel. ucapku dengan lembut.


" Mau makan gak????? Farel tau tempat makan yang enak . Kamu mau kesana gak*????? tanya nya kepada ku*


"*Boleh " ucapku


"Oke " ucapnya*


Awan begitu semakin gelap,,,,


Tik.....Tik...Tik....


Setetes air jatuh tepat di pipi ku, aku mengusap nya sambil mengangkat kepala ku ke atas dan setetes demi setes hujan mulai jatuh. Awalnya hujannya seperti grimis kecil ,tapi tiba- tiba hujan menjadi sangat deras. Aku yang tidak memakai helm langsung basah.


"Tir, kita berteduh duluh ya???? Ucapnya sambil berhenti di depan ruko yang tutup.


Bukan hanya kami yang berteduh disana, sudah banyak sepeda motor yang berhenti di depan ruko tersebut. Aku mulai turun dari motor sambil mengusap- ngusap badan ku.


"*Kamu basah tir????? tanya nya sambil membuka helm .


"Gak kok rel* . ucapku


"Gak apanya , ini kamu basah banget loe. Kepala kamu juga basah banget ini.Ucapnya sambil dia mengelus- ngelus kepala ku. Seakan dia tidak ingin ada setetes air yang membasahi kepalaku.


Jujur, aku seperti seorang patung yang sulit bergerak sekarang. Aku sangat terkejut ketika dia mengusap kepala ku. Rasanya aku tidak bisa bergerak dan seperti sangat pasrah. "*Kamu sweet banget sih rel" ( ucapku dalam hati)


"*Maaf ya tir, karena farel tadi buru- buru jemput kamu . Farel sampe lupa bawain kamu helm sekarang kamu jadi basah gini" ucapnya dengan ekspresi yang sangat menyesal kepadaku.


"Ia rel, gak apa- apa kok " ucapku sambil tersenyum kepadanya.


"Kita tunggu disini duluh ya , nanti kalau hujannya udah berhenti baru kita gerak" ucapnya**


Beberapa menit kemudian......


Hujan yag tadinya sangat deras akhirnya berhenti tinggal tetesan.. tetesan kecil . Beberapa sepeda motor yang tadinya berteduh di dekat kami satu per satu mulai bergerak. Dia Berjalan sambil mengulurkan tangannya untuk memastikan apakah hujan sudah berhenti atau tidak.


"Hujannya udah berhenti tir, kita gerak sekarang???? ucapnya kepadaku sambil membuka jaketnya.

__ADS_1


Aku begitu kaget ketika tau mengapa dia membuka jaket jeans berwarnah biru nya. Dia memakaikannya untuk akuuuuuuuu.


Apa kalian tau bagaimana perasaanku sekarang????? Rasa nya jantungku berdetak semakin kencang...


"Kamu pakai ini ya , biar kamu gak kedinginan dan masuk angin"ucapnya begitu sangat lembut kepadaku sambil me-makaikan untuk ku.


Rasanya mulutku sangat sulit mengeluarkan kata-kata. Aku hanya menuruti nya dan memakai jaketnya tanpa mengatakan apapun.


"Tir, kamu pakai aja ya helm farel" ucapnya sambil memberika helm kepadaku.


"Gak usah rel, kamu aja yang pakai helmnya. Tiara kan udah pakai jaket farel " ucapku sambil aku pun naik ke dalam motor.


Kami pun mulai melanjutkan perjalanan kami menuju ke salah satu cafe yang dikatakan farel makanannya sangat enak. Kebetulan cafe itu tidak terlalu jauh dari rumahku. Hujan yang tadinya sudah berhenti. Tiba-tiba mulai turun lagi ,tapi syukurnya sebentar lagi kami akan sampai. Beberapa menit kemudia kami sampai di cafe tersebut. Aku turun dari motor dan menunggu farel yang sedang memarkirkan motornya sambil basah-basahan. Dia pun lari menghampiri ku.


"*Kamu kenapa gak masuk tir ??? tanyanya


"Tiara nunggu farel " ucapku dengan santai


"Yaampun, yaudah ayokk kita masuk" ucapnya


sambil menutupi kepala dengan tanggannya agar aku tidak basah. Bagiku itu sangat swett*.


Saat tiba di dalam cafe ,aku melihat suasana cafe tersebut sangat nyaman, dimana tempat ini sepertinya sering di jadikan tongkrongan anak-anak muda. Kami memilih duduk di meja sebelah kiri di ujung dan tidak lama saat kami duduk seorang pelayan di cafe itu datang dan memberikan kami buku menu.


****


"*Kamu mau makan apa ??? ucapnya


"Sama kayak kamu aja" ucapnya sambil tersenyum kepadaku .


Setelah selesai mencatat pesanan kami, pelayan cafe tersebut pergi meninggalkan kami. Keheningan pun mulai lagi di antara kami berdua, tapi kali ini aku ingin memulai memecahkan keheningan ini.


"Farel, kegiatan farel sekarang apa?????? *tanyaku . Sebenarnya pertanyaan ini sudah lama ingin ku tanyakan kepadanya saat kami sering chattan , tapi aku selalu merasa belum menemukan waktu yang tepat saja dan sekarang kurasa ini waktu yang sangat tepat.Lagian aku juga tidak tau apa lagi yang harus ku tanyakan kepadanya.


"*Farel Masi kuliah tir" ucapnya kepada ku.


"Kuliah????? Bukannya kita satu Stambuk ya rel. masuk kulia tahun 2012 ??? aku sangat penasaran kali ini*.


" Ia tir, tapi feral nganggur 1 tahun . Terus masuk di tahun 2013"


"Terus kamu kuliah dimana???? Jurusan apa?????


" Farel kuliah di PIP ,jurusan pelayaran tir. Jadi kebetulan farel baru turun kapal istilah di jurusan kami, biasanya sih sama kalian PKL di sebutnya. *Nah , jadi farel itu Di jadwal PKL nya 6 bulan waktu berlayarnya, tapi di tempat perusahan farel Pklnya gak sampai selama itu. Disana cuma 3 bulan aja berlayarnya.Jadi farel Masi ada waktu kosong 3 bulan makanya farel pulang" ucapnya


"Oh gitu, jadi waktu kamu di sini cuma 3 bulan ya, habis itu kamu balik lagi??????? tanya ku.


"Ia cuma 3 bulan aja, habis itu farel balik lagi. Udah dong tir jangan sedih gitu mukanya . Ferel kan Masi disini sekarang". ucapnya seakan sedang menggodaku*


"Apaan sih rel" ucapku kepadanya

__ADS_1


Sejenak pembicaraan kami berhenti, aku sangat bingung ingin bertanya apa lagi kepada nya. Aku mengambil hp yang ada di tas ku. Ketika aku sedang sibuk dengan hp ku, aku merasa seperti ada yang memperhatikan ku di depan. Ku arahkan pandanganku dan mataku dan mata nya berjumpa. Tidak tau sudah berapa lama dia terus memperhatikan ku, memandangi diriku dengan tatapannya yang membuatku sangat gugup. Aku langsung mengalihkan pandanganku dari dirinya. Sesekali aku menoleh ke arahnya dan dia tetap saja memandangi ku.


"Farel............" ucapku dengan manja kepadanya..( sok imut banget sih kamu tir dalam hatiku)


"Apa Tiara????? dengan suaranya yg menggodaku.


"*Jangan lihatin Tiara terus dong ,Tiara malu kalau farel lihatin gitu" ucapku dengan begitu memohon.


"Loe, emangnya farel lihatin gimana sih tir??


Tanyanya balik kepadaku*.


"Ia kamu terus lihatin gitu, Tiara jadi malu???? ucapku sambil mengalihkan wajahku dari nya.


"*Jadi farel harus lihat siapa dong???? Entar kalau farel lihatin mbak yang lagi berdiri itu . Dikirain farel genit lagi" ucap nya.


" Yah, gak apa- apa lah " ucapku dengan wajahku melihat ke arah lain.


" Tir, farel di depan kamu loe, kamu lihatin apa sih?????? tanyanya dengan suara yang sedikit kecewa*.


Beberapa menit kemudian ,pesanan kami pun datang .Seorang pelayan meletakan pesanan kami di atas meja. Kemudia kalian tau apa yang terjadi??????????


" *Maaf mba, saya mau tanya????? ucap farel kepada pelayan tersebut.


" Ia bang , mau tanya apa??? ucap pelayan itu.


"Wajah saya seram ya mba????? tanya ferel*.


Sontak saja pelayan tersebut kaget dan melihat farel, bukan saja pelayanan nya yang kaget aku juga tidak menyangka bahwa dia akan menanyakan hal yang sangat konyol seperti itu.


"*Gak kok bang, wajah abang gak seram " ucap pelayan tersebut dengan malu.


"Tapi cewek yang di depan saya ini ,dari tadi gak mau lihat saya mba" ucapnya sambil senyum kepadaku*.


Pelayan tersebut hanya bisa tertawa dan pergi meninggalkan kami. Astaga aku sangat malu. Rasanya aku ingin pergi dari cafe ini .


"****Rellllll????????????? ucapku


" Tir???????????????? sambil tersenyum* ke padaku*** .


Rasa nya aku tidak bisa berbicara apapun kepadany ,setiap aku melihat matanya yang menatapku sambil tersenyum kepadaku. Jantung seketika berdetak lebih cepat dari biasanya dan seketika aku selalu salah tingkah.


"Kamu manis tir" ucapnya sambil memandangku dan tersenyum manis.


Aku sangat kaget ketika dia mengatakan bahwa aku sangat manis, sungguh tidak ada satu kata pun yang bisa keluar dari mulutku. Hanya ada perasaan senang karena berhasil di gombalin oleh nya.


"*Yaudah , dimakan tir mumpung masi panas " ucapnya kepadaku.


" Ia rel" ucapku sambil mulai menyantap makanan ku*.

__ADS_1


Banyak hal yang kami bicarakan selama kami bersama, apa pun yang kami bahas semuanya sangat nyambung. Satu hal yang ku sadari , walaupun kami seumuran tetapi cara berpikirnya jauh dari ku. Di sangat dewasa dalam segala hal. Sepertinya aku mulai merasa nyaman.......


Bersambung..........


__ADS_2