
Sejak malam itu, aku semakin dekat dengannya. Hampir setiap hari kami selalu berkomunikasi baik melalui chatt ,telponan bahkan video call. Kedekatan ini membuat diriku merasa begitu nyaman. Semua hal yang terjadi pada ku dapat ku ceritaka kepada nya , seakan kami sudah saling mengenal begitu lama.
**Pagi Hari**
Pagi ini dengan cuaca yang begitu cerah ,aku sudah berada di runganku lebih cepat dari biasanya. Mungkin karena suasana hati ku hari ini sangat baik sehingga aku sangat bersemangat berangkat ke kantor. Hanya ada aku di ruangan sekarang karena Denis belum datang.Aku mulai mengerjakan pekerjaan ku yang sudah menunmpuk. Beberapa menit kemuadia kantor yang tadi nya masi sunyi seketika mulai ramai dengan orang- orang yang mulai berdatangan.
Seseorang masuk keruangan ku, ya itu denis akhirnya dia datang .
"**Pagi Denis" sapa ku
" Pagi tir, cepat banget datangnya tir???? tanya Denis
"Den....... ( sambil tersenyum kepadanya)
" Kenapa tir???????? tanya denis ( ekspresi penasaran* )
"Sini deh, Tiara mau cerita " ucapku
" Bentar ya tir, Denis letakan tas duluh" ucapnya sambil berjalan ke dalam suatu ruangan, tempat dimana kami biasanya meletakan barang - barang kami.
"*Mau cerita apa tadi tir????? tanya Denis yang sudah duduk di sampingku.
"Den, Tiara sebenarnya udah jumpa farel " ucapku
"*Farel???????? maksudnya cowok yang kamu ceritain sama aku waktu itu ???? tanya Denis kepadaku.
" Ia den, cowok yang Tiara ceritain waktu itu"
"Terus gimana tir?????? ucap Denis .
" Waktu pertama kali jumpa sih , kami nyambung berbicara ,anak nya juga baik den dan sepertinya aku mulai merasa nyaman den sama dia" Jelas ku kepada denis.
" Selagi kamu merasa yakin ,yah kamu jalani aja tir, tapi dia udah tau gak kalau kamu baru putus??????? tanya denis**
" Putus?????? Apa dia perlu tau aku baru putus????? ucapku
" Setidaknya kamu harus kasih tau dia tir, jangan sampai dia tau sendri dan dia merasa kamu jadi kan dia pelarian sesaat" ucap Denis sambil berjalan menuju ke meja kerja nya*.
Aku terus berpikir dengan ucapan Denis , apakah farel perlu tau bahwa aku baru saja putus. Apakah itu penting??????? Aku merasa sangat bingung.
**Jam Istirahat**
"**Tir, aku keluar duluh ya mau cari makan" ucap Denis
" Oke den"
Seperti biasa aku selalu makan di ruanganku, biasanya sambil makan aku menonton drama Korea di Hp ku. Ketika aku sedang asik dengan dunia ku,tiba- tiba saja kak Yuna datang menghampiri ku ke ruangan .
"*Heiii, lagi nonton apa?????? Ucap kak yuna
" Nonton Drakor kak" ucapku
"Eh, btw gimana sama si farel ????? tanya kak Yuna*.
" *Ya gitu aja kak, gak ada yang gimana- gimana " ucap ku sambil tetap menikmati Drakor yang ku tonton.
" Bahagia gak????? tanya kak Yuna*.
Sontak saja, aku langsung melihat kak Yuna.
"Bahagia kak" ucapku sambil tersenyum.
Saat ini aku sangat bahagia, apa lagi sejak kehadiran farel di hidupku. Dia memberikan warnah yang baru bagiku.
"*Tir, selama kamu bahagia kakak senang kok. Yaudah yahhh kakak balik duluh ke ruangan. Bye....... " ucap kak yuna.
"Bye kak " sambil melambaikan tangan*
Jam istirahat selesai saatnya aku kembali ke rutinitas ku yang sebenarnya. Dimana kertas- kertas sudah menumpuk di meja ku. Aku mulai bekerja dan sibuk dengan kertas- kertas yang sudah menunggu ku.
**Beberapa Jam kemudian**
Badan ku terasa begitu sangat pegal karena terlalu lama duduk dan menundukkan kepala ku. Jika kondisi ku seperti ini, itu berarti sudah saatnya aku harus istirahat sebentar.
Ketika aku ingin memainkan hp ku. Satu pesan masuk yah itu dari farel. Akhirnya dia menghubungi ku , kemana saja laki- laki ini sungguh menyebalkan.
**Isi chatt..
Farel* : Tir, kamu nanti pulang kerja jam berapa????
Aku : jam 5 sore rel .
__ADS_1
Farel : Farel lagi diluar, kebetulan farel lagi dekat di daerah kantor kamu???? Mau sekalian farel jemput gak*???
*Whattt????????????
Dia ingin menjemput ku di kantor???????
Bagaimana ini*????????
Kebingungan ku mulai muncul, di saat seperti ini aku harus meminta saran dari Denis. Aku langsung mendorong bangku ku tepat di dekatnya sambil memanggil namanya.
"*Denis??????? panggilku
"Kenapa tir????? ucapnya*
Aku langsung mengambil hp ku dan menunjukan kepada Denis isi pesan dari farel .
"Loe ,bagus dong tir kalau dia mau jemput kamu?????? kamu gak perlu naik ojek online. Hitung- hitung ongkos pulang kamu lepas ucap Denis sambil tertawa
" *Jadi , aku ia kan aja ini den???? tanya ku
" Yaudah tir ,bilang aja mau" ucap Denis*
Setelah mendengarkan saran dari Denis , aku segera membalas pesan dari farel dan menjawab.....
*Aku : Ia rel tiara mau , nanti jemput jam 5 sore ya.
Farel: Ok tir*.
**Jam pulang**
Aku mulai merapikan barang- barangku yang berserakan di meja. Aku berjalan mengambil tas ku, dan memeriksa hp ku,namun belum ada kabar dari nya.
"*Denis, tiara pulang Luan ya" ucapku sambil berjalan keluar ruangan
"Udah di jemput tir?????? tanya Denis
"Belum den, aku mau ke toilet duluh terus nunggu di luar aja" ucapku
" Oh oke, hati- hati tir" ucap Denis
"Oke Den" sambil melangkah berjalan keluar*.
"**Tir, farel udah di depan kantor kamu ya" ucapnya di balik telepon .
"Ia ,Tiara bentar lagi keluar" ucapku
Yaampun, kenapa dia cepat sekali sampai. Aku buru- buru memasukan tas makeup ku ke dalam tas dan pergi menuju ke parkiran depan gedung kantor.Ketika aku sampai diluar, aku tidak melihat nya. Aku berjalan menuju pos security dan bertanya kepada salah satu security yang menjaga.
" **Bang, tadi ada motor gak yang nunggu disini??? tanyaku
"Gak ada kak" ucap security tersebut.
" Makasih ya bang" ucapku sambil berjalan menuju ke dalam kantor ku lagi.
Belum ada beberapa langkah aku berjalan, satu pesan masuk ke ponsel ku. Aku mengambil hp yang ada di dalam tas ku. Ada pesan dari farel.....
**Isi Chatttt....
Farel : Kamu mau kemana????? Kenapa mau masuk lagi??
Aku sangat kaget dan melihat sekelilingku. Bagaimana dia bisa tau pikirku.
Aku : Kamu di mana rel????
Farel : Farel ada di belakang kamu tir.
Aku langsung memutar badan ku ,tapi tidak ada dia. Kemana dia???????????
Ketika aku sibuk memperhatikan sekelilingku, ada sebuah mobil bewarnah abu- abu melaju kearah ku dan berhenti tepat di depan ku. Aku bingung siapa pemilik mobil ini. Kaca mobil itu terbuka dan seseorang memanggilku.
" *Tiara , ayok masuk" ucapnya
"Farel.... tiara pikir siapa ???? ucapku sambil
membuka pintu mobil dan masuk kedalam"
"Kamu kaget ya???? maaf ya Tiara " ucapnya
"Tiara pikir ,kamu bawa motor??? ucapku
" Oh itu, motornya di pakai abang farel makanya farel bawa mobil" ucapnya
__ADS_1
Kami pun pergi meninggalkan area* parkir kantorku. Di dalam mobil seperti biasanya hanya ada kesunyian tanpa ada saling bicara antara kami. Sesekali aku coba meliriknya hari ini aku melihatnya sangat keren. Dia menggunakan kemeja panjang bewarnah coklat dimana lengan dari kemeja tersebut di gulung tiga per empat dan memakai celana jeans serta sepatu. Astaga, Dia sangat keren sama seperti waktu pertama kali kami berjumpa.
"*Jangan lihatin farel terus tir, entar kamu suka sama farel" ucapnya dengan serius
"*Siapa juga yang lihatin kamu, Tiara itu lagi lihatin jalan loe" ucapku*
"Ia... ia ... Tiara lagi lihatin jalan, farel percaya kok. Maaf ya farel udah salah " ucapnya sambil tertawa*.
Melihatnya tertawa membuatku sedikit kesel, seakaan dia sedang mengejek diriku.
"**Rel, kamu gak ada tisu ya????? tanyaku sambil membongkar- bongkar mobilnya.
"Yaampun tir, maaf ya felarel lupa beli. Baru aja habis" ucapnya
"Yaudah gak apa- apa" ucapku sambil memegang hidungku.
" Kamu sakit ya????? ucapnya sambil melihat ke arah ku*.
" *Tiara cuma flu doang kok rel" ucapku
" Yaudah, kamu lap aja ke baju farel Tir" ucapnya sambil menyodorkan lengan nya ke aku*.
"*Apaan sih rel, baju kamu jorok lah" ucapku
"Yaudah gak apa- apa, farel serius kok tir" ucapnya.
"Gak akh" ucapku*
" Yaudah, kalau kamu berubah pikiran lap aja" ucapnya sambil tersenyum kepadaku*
Kesunyian kembali lagi terjadi diantara kami, aku juga tidak tau harus berbicara apa dengannya.Selama perjalanan aku hanya diam dan melihat jalan yang ada di sampingku.
" *Tir" ucapnya
" Ia ,rel" ucapku
" Kita mau kemana ya????? Tanyanya sambil tertawa
"Astaga, Tiara juga gak tau rel????? ucapku dengan pasrah*
"*Yaudah ,kita keliling- keliling aja ya?????? tanyanya
" Ia rel " ucapku*
Jalanan sore ini begitu macet ,wajar saja karena banyak orang - orang yang baru pulang kantor. Aku terus memperhatikan sekelilingku. Sampai perhatian ku terpecah ketika farel memanggilku.
"*Tiara " ucapnya dengan sangat lembut
" Ia farel?????? Kenapa????? tanya ku balik
" Pacar kamu siapa sekarang?????? " Tanyanya dengan begitu serius*.
Sontak saja aku sangat kaget dengan pertanyaannya, aku langsung memalingkan penglihatan ku ke arah nya dan disana dia sedang menunggu jawaban ku.
" *Tiara gak punya pacar rel" jawab ku dengan santai.
" Serius????????? tanyanya seakan tidak percaya
" Kalau Tiara punya pacar ,gak mungkin Tiara jalan sama kamu rel*".
" *Ia sih tir" ucapnya sambil menganggukkan kepalanya.
" Tiara baru putus 3 bulan yang lalu dan sekarang Tiara lagi mecoba menata masa depan Tiara*"
" *Kamu putus kenapa?????? tanya nya
" Entahlah rel, Tiara juga gak mau membahas masa lalu Tiara rel" ucapku yang sedang menahan air mata ku untuk tidak jatuh* .
Bagaiman pun sekuat apapun aku mencoba untuk tegar, terkadang aku sangat sulit menutupi perasaan ku ini. Masi ada kesedihan yang tersimpan dihatiku ini sampai aku tidak bisa menahan air mataku.
Tiba- tiba saja dia memberhentikan mobil yang tadinya sedang melaju ke pinggir jalan. Dia membuka seatbelt yang terpasang di badannya dan memalingkan badan dan wajahnya ke arahku.
"Tir, mulai sekarang kamu jangan sedih ya. kamu gak perlu mengingat kegagalan kamu. Sekarang ada farel yang akan selalu ada buat kamu. Jangan pernah menangis ya" ucapnya sambil memegang tanganku dengan sangat erat.
Entah mengapa ,aku merasa sangat sedih ketika mendengar ucapannya. Aku merasa seakan memiliki pelindung yang baru mulai sekarang . Air mata yang coba kutahan akhirnya tumpah . Aku menagis di hadapan nya, aku merasa sangat malu. Dia menarik tangan ku dan memeluk ku, ya dia memelukku sambil mengelus- ngelus rambutku dengan sangat lembut sambil berkata......
"Mulai sekarang farel akan selalu ada untuk tiara dan farel gak akan membiarkan air mata Tiara jatuh lagi"
Kata- Kata itu membuatku sangat nyaman, aku merasa dia seperti berjanji kepadaku bahwa dia akan selalu menjaga ku dan tidak akan pernah membiarkan orang lain menyakiti. Kehidupan ku yang baru sepertinya akan dimulai.....
Bersambung.......
__ADS_1