Pengkhianatan

Pengkhianatan
Episode 8 Masa-masa indah


__ADS_3

Sejak malam itu semua berubah......


Kehidupan ku yang baru dimulai, aku bukanlah seorang wanita yang jomblo lagi dan terus bersedih mengingat kegagalan yg pernah ku alami, tapi kina aku adalah seorang wanita yang telah memiliki pasangan.


Orang yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan sedikit pun oleh ku dan kini menjadi pasanganku.


*Pagi Hari*


Tepat 7:40 aku tiba di kantor, aku berjalan ke ruangan ku dan seperti biasa belum ada orang. Aku begitu tidak sabar menunggu kehadiran Denis karena begitu banyak yang ingin ku certakan kepadanya dan yang paling penting aku ingin memberi tau nya bahwa aku telah jadian dengan farel sekarang.


Beberapa menit aku menunggu kehadiran Denis, akhirnya dia muncul. Melihat nya aku begitu sangat bahagia seakan aku memenangkan hadiah lotre ratusan juta rupiah.Ketika dia baru sampai di depan pintu ruangan kami, aku langsung berteriak memanggil namanya...


"Denis!!!!


Kalian tentu tau apa yang terjadi???? Ya Denis begitu kaget mendengar teriakan ku yang sangat kuat.


"Yaampun tir, kamu buat aku kaget ucapnya dengan wajah yang pucat.


"Habis lama banget sih datang, aku kan udah nungguin dari tadi ucapku.


"Kenapa tir???? Emang ada masalah???? tanya Denis


"Den sini deh ucapku sambil melambaikan tanganku kepadanya.


"Apa tir????? dan sekarang Denis begitu penasaran


"Kamu tau farel yang sering aku ceritain kan???? tanyaku


"Iaaaaa, aku tau .Terus ?????


"Kami udah jadian den ucap ku dengan ekspresi bahagia dan melihat ke arah Denis. Namun ekspresinya begitu kaget ketika mendengar pernyataanku.


"Kok bisa???? Tanya Denis


"Emang ada yang salah ya den???? Aku semakin pensaran." Apakah aku mengambil keputusan yang salah??????


"Gak sih, aku cuma kaget aja kok ucap Denis


"Kamu dukung aku kan den????? tanyaku


"Asal kamu udah yakin ,aku pasti dukung tir ucap Denis.


Perkataan Denis membuat aku yakin akan pilihanku sekarang , apapun yang terjadi aku akan menjalaninya karena itu adalah pilihanku.

__ADS_1


*Jam istirahat*


Seperti biasa, aku selalu makan siang di ruangan ku. Namun kali ini selesai makan siang diruanganku., aku pergi main- main ke ruangan kak Yuna karena aku juga ingin menceritakan apa yang terjadi dengan ku. Selama berjalan menujuh ruangan kak Yuna , sungguh aku tidak bisa menyembunyikan ekspresi kebahagianku. Aku berjalan sambil tersenyum mengingat kejadian yang terjadi semalam.


Saat tiba di ruangannya,


"Kak Yuna, panggil ku dengan begitu senang


"Kenapa?????? Kenapa bahagia kali ya tir???? tanyanya


"Kak Tiara mau cerita????


"Hmmm, cerita apa????? tanyanya. Jangan cerita galau- galau ya ,bosen dengarnya ucap kak yuna .


"Apaan sih kak ucapku. Kak Tiara mau kasih tau sesuatu hal yang penting.


"Iyaaaa, apa ?????? Tanya kak Yuna


"Tiara udah jadian sama farel ucapku kepadanya


"Whatttt?????? Kapan????? tanya kak Yuna yang kaget mendengar perkataan ku barusan .


"Semalam kak ucapku.


"Ia kak, semoga ya ucapku.


Bagiku itu bukan hanya harapan kak Yuna saja, aku pun berharap agar hubungan ku kali ini berjalan lancar dan tidak akan ada lagi kagagala hubungan yang akan aku hadapi karena aku juga sudah lelah untuk memulai sesuatu dari awal lagi . Apalagi mengingat umurku yang sudah tidak muda lagi.


**Jam pulang kerja **


Hari ini untuk pertama kalinya akan berbeda saat aku akan bertemu dengan farel. Selama ini status hubungan kami hanyalah seorang teman. Namun saat ini status hubungan kami adalah sepasanga kekasih. Jujur saja itu membuat ku sedikit canggung saat akan bertemunya nanti.


Aku pun bersiap untuk pulang karena farel telah mengabariku bahwa dia sudah menunggu di parkiran kantorku.


"Denis, Tiara balik Luan ya ucapku kepada Denis


"Ia tir, hati- hati ya ucap Denis kepadaku.


Aku pun berjalan menuju parkiran kantor ku, dari jauh aku sudah melihat mobil farel sudah terparkir di depan. Aku berjalan menuju mobilnya, tapi perasaan ku bercampur aduk mengaingat bahwa kami sudah jadian, ada perasaan malu dan gugup saat harus bertemu dengannya.


"Hai ucapku yang sejujurnya aku tidak tau harus basa- basi apa dengannya.


"Hai Tiara ucapnya dengan senyumnya kepadaku

__ADS_1


"Kita mau kemana???? tanyaku sambil memakai sabuk pengaman


"Kamu mau nya kemana????


"Rel, Tiara mau makan siomay dan ada tempat yang enak, kita kesana yuk ucapku.


"Oke ucapnya.


Kami pun pergi menuju tempat makan tersebut. Selama dperjalanan aku terus memainkan hp ku. Hal itu ku lakukan untuk menghilangkan rasa gugup yang ada pada diriku, bahkan untuk menatap wajahnya saja aku merasa malu sepertinya aku mulai gila. Bagaimana aku bisa malu untuk menatap wajah pacar sendiri?????


"Tir....... ucapnya dengan sangat lembut


"Ia ferel...... ucapku


"Chatting sama siapa sih????? Serius banget farel pergatikan. Farel kan disini ucapnya dengan wajah yang penasaran.


"Gak kok rel, Tiara cuma ngecek hp aja ucapku.


"Hmmmmmmm, mukanya jangan di buang terus dong , lihat kesini ucapnya yang melihatku sambil menyetir


"Ikhhhhh, apaan sih???? Jangan gitu dong rel, mending kamu fokus nyetir aja deh lihat ke depan jangan lihat ke arah Tiara ucapku.


Namun, selama di perjalanan dia terus melihatku, tentu saja itu membuat aku merasa tidak nyama.


"Rel, kamu fokus dong ucapku


"Gimana mau fokus kalau kamu ada di samping farel ucap nya seakan menggodaku.


"Gomabal banget sih kamunya ucapku tanpa melihat kearahnya dan fokus melihat ke arah jalan.


Saat lampu merah, tiba- tiba saja dia memegang tanganku dan itu membuat ku begitu kaget. Dia begitu erat menggenggam tanganku sambil berkata...


"Tir, Terima kasih sudah mau menerima farel ya. Farel janji akan selalu menjaga Tiara dan gak akan menyakiti hati Tiara ucapnya dengan begitu tulus


"Ia rel, Tiara percaya kok sama kamu ucapku sambil tersenyum kepadanya.


"Kita selamanya ya tir??????? Jangan pernah tinggalin farel ya???? Walaupun sekarang farel Masi kuliah, farel bakalan janji akan cepat selesaikan kuliah farel dan cepat dapat kerja karena kamu sekarang prioritas hidup ferel" ucapnya


Mendengar ucapannya yang begitu sungguh- sungguh tentu saja membuat aku terharu. Aku merasa yakin bahwa dia adalah laki- laki yang tepat untuk ku dan bagiku walaupun dia Masi kuliah aku tidak pernah mempermasalahkan itu ..


"Tiara akan selalu ada buat feral dan selalu mendukung farel " ucapku


"Makasih ya tir ucapnya

__ADS_1


Bagiku, mendampingi seorang laki- laki yang belum memiliki apa- apa jauh lebih baik. Aku lebih senang berada di belakangnya untuk mendorongnya menuju kesuksesannya dari pada membiarkannya sendiri dan menunggunya di puncak.


__ADS_2