Pengkhianatan

Pengkhianatan
Episode 6 Pendekatan


__ADS_3

Aku yang awalnya hanya bisa terpuruk di masa lalu ku dengan mengingat kegagalan yang pernah ku alami, kini mulai bangkit saat dia datang di hidupku...


Hubungan yang tadi hanya biasa saja,kini lebih dekat dari sebelumnya. Setiap saat di selalu menghubungi ku, menanyakan keberadaan ku , apa yang sedang ku lakukuan .Sesutu yang tadinya menghilang kini kembali lagi .


*Dikantor ***


Saat aku sibuk dengan kerjaan ku ,konsentrasi ku tiba2 terpecah. aku kurang fokus karena perutku sangat lapar.


"*Den, kamu udah sarapan gak??? tanyaku


" Udar tir, kamu belum sarapan???? tanya Denis


"Belum den, ada yang bisa disuruh gak ya beli sarapan??? tanyaku*


" *Aduh suruh siapa ya tir, OB juga Masi sibuk kerja " ucap Denis


"Yaudah den, gak apa- apa kok" ucapku sambil melanjutkan kerjaan ku*.


Saat aku ingin melanjutkan pekerjaanku, seperti biasa hp ku berbunyi. Satu pesan masuk dari farel.


**Isi chatt**


**Farer : Pagi Tiara , udah dikantor????


Aku. : Pagi rel, udah kok.Kamu lagi dimana??


Farel : Farel lagi di jalan habis ngantar mama ke kantor. kamu udah sarapan pagi gak???


Aku : Belum rel, gak ada yang bisa disuruh beli sarapan padahal Tiara lapar banget**.


Beberapa menit kemudian, aku menunggu balasan dari dia. Namun tidak ada balasan pesan dari dia, mungkin karena dia lagi di jalan sehingga membuat dia tidak sempat membalas pesan ku itu lah yang ku pikirkan . Aku Selalu menanamkan diriku untuk berpikir hal- hal yang positif .Ku letakan hp ku kembali di atas meja. Tidak lama setelah ku letakan hp ku di meja. Satu panggilan masuk dari farel.


"*Halo rel, ada apa???? tanyaku


"Tir, kamu keluar sekarang ya farel ada di depan kantor kamu*???


Aku begitu sangat kaget, ku letakan hp ku dan berlari menuju parkiran depan kantor ku. Saat aku tiba di depan kantor ku, aku melihat mobil abu- abu sedang parkir .Aku berjalan ke arah mobil itu dan mengetuk kaca mobilnya.


Tok....tok...tok....


Pria yang ada di dalam mobil itu membuka kaca mobilnya sambil tersenyum kepadaku. Dia memberikan ku sekantong plastik besar dan aku sendiri tidak tau apa isi dalam kantongan tersebut .


"*langsung di makan ya" ucapnya dari dalam mobil


"Astaga farel, makasih ya" ucapku dari luar.


"Yaudah kamu masuk ke dalam lagi sana. Semangat kerjanya " sambil tersenyum kepadaku*


"Ia, Tiara masuk duluh ya" ucapku sambil meninggalkan dia dipatkiran


Tanpa melihat kebelakang lagi, aku berjalan menuju ruangan ku. Kalian tau ini pertama kali nya aku mengalami kejadian seperti ini. Aku merasa dia sangat romantis. Sesampai di ruangan ku , aku langsung memeriksa apa saja yang ada di kantongan plastik yang di berikan farel untuk ku . Saat aku sedang memeriksa kantongan plastik itu, Denis datang.


"*Dari siapa tir????? ucap Denis penasaran


"Dari farel den" dengan ekspresiku yang bahagia


"Serius, kapan datangnya??? ucap Denis


"Tadi barusan aja ,Tiara pergi keluar jemput ke depan" terangku kepada Denis*


"Baik banget dia " ucap Denis dan aku sangat setujuh dengan Denis ,dia sangat baik sekali .


Aku melanjutkan untuk memeriksa isi kantongannya, ada satu bungkus sarapan pagi , minuman vitamin, tissu dan masker. Ya mungkin karena dia tau aku sedang flu sehingga dia memberikan semua yang sangat aku butuh kan sekarang. Dia adalah laki- laki yang tau bagaimana memperlakukan seorang wanita ,walaupun itu dari hal yang terkecil.


"*Wah, perhatian banget dia tir" ucap Denis kepadaku.

__ADS_1


"Ia den, aku juga gak menyangka " ucapku*


Aku membuka sarapan pagi yang di belikannya. Astaga, bagaimana dia tau kalau aku suka nasi gurih????? Padahal aku belum pernah memberitahunya apa kesukaan ku .Dia seperti orang yang bisa membaca pikiranku.


**Jam istirahat**


Siang ini seperti biasa, aku sendirian di ruangan karena Denis pergi keluar untuk makan siang. Hal yang selalu ku lakukan adalah membuka Instagram sambil menikmati makan siangku. Saat aku sibuk dengan instrgram ku. Satu pesan masuk ke ponsel ku yaaa kalian pasti tau itu dari siapa??????


****Isi Chatt**


Farel: Udah makan siang belum???


Aku : Ini Tiara lagi makan. Kamu udah makan gak???


Farel : Farel bentar lagi makan siangnya tir. Masi kenyang. Nanti sore mau farel jemput gak????


Aku : Gak repotin farel ?????( Aku merasa bahagia)


Farel: Ya gak lah, malahan farel senang bisa jumpa Tiara.


Aku : Yaudah ,nanti jemput Tiara jam 5 ya.


Farel : Oke**


Baiklah ,ini kedua kalinya aku akan di jemput pulang kerja oleh nya . Ini bukan yang pertama tapi kenapa aku masi saja merasa seperti ini. Selalu merasa deg...deg-an. Aku merasa kembali menjadi anak ABG lagi. Merasakan yang namanya salah tingkah, merasa malu setiap awal jumpa, gugup, tidak berani menatap matanya langsung. Ayolah Tiara ingat berapa usiamu sekarang??????. Sejujurnya , aku juga merasa malu melihat diriku yang sekarang .


**Beberapa jam kemudian**


Aku kembali dengan kesibukan ku, entah kenapa di saat detik- detik menuju jam pulang. Orang- orang menyibuki diriku. Jam menunjukan pukul 17:00, aku mulia bersiap- siap untuk pulang. Tiba- tiba saja telpon di ruangan ku berbunyi.


**Kring.....Kring...kring....


Perasaan ku mulai tidak enak, Denis mengangkat telpon tersebut dan....


"Ia pak" ucapku dengan tidak semangat


"Tiara, tolong keruangan saya sebentar ya" perintahnya


" Baik pak" ucapku sambil mengambil hp ku dan pergi menuju ke ruangannya*


Selama berada di dalam ruangan boss, aku merasa sangat gelisah. Jangan sampai dia sudah tiba, aku sangat tidak enak membiarkannya menunggu. Akhirnya hp ku berbunyi dan itu pesan dari farel.


****Isi Chatt**


Farel : Tir , farel udah di parkiran ya.


Aku : Rel, maaf ya Tiara Masi ada kerjaan bentar. Kamu gak apa- apa nunggu Tiara ????


Farel : Yaudah lanjut aja , farel gak apa-apa kok tir**.


Hampir setengah jam aku berada di ruangan boss ku dan akhirnya meetingnya selesai. Aku cepat- cepat ke luar ruangannya dan berjalan menuju ruangan ku. Di dalam ruangan Masi ada Denis yang menunggu ku.


"*Den, belum pulang???? ucapku sambil merapikan barang- barangku


"Nunggu kamu tir" ucap Denis


" Yaudah, ayok kita pulang" ucapku* sambil memaki masker dan mengambil tasku . Kali ini aku tidak berdandan seperti sebelumnya karena kondisi ku juga kurang baik. Sehingga aku memutuskan untuk menggunakan masker selama bertemu dengannya nanti .


Aku dan Denis bersama berjalan keluar dari ruangan, tapi kami berpisah karena Denis menuju parkiran belakang dan aku menuju parkiran depan.


"Tiara Luan ya den, sampai jumpa *besok"ucapku kepada Denis


"Oke tir, hati- hati" ucap Denis*


Saat aku tiba di parkiran depan, aku sudah melihat mobil farel parkir. Ketika aku berjalan menuju ke arah mobilny. Mendadak jantungku semakin berdetak begitu sangat cepat. Saat aku sudah sampai di dekat mobilnya, aku mengetuk kacanya dan masuk kedalam mobil.

__ADS_1


"Farel, maafin Tiara ya kamu pasti nunggu *lama ya" ucapku dengan suara yang menyesal.


" Astaga, gak apa- apa kok tir" ucapnya sambil mobil kami pun melaju ke luar parkiran kantor ku*.


Selama di mobil, aku tidak berani melihat wajahnya . Aku selalu mengalihkan pandangan ku dari nya.Tapi aku tau seperti biasanya dia selalu kelihatan keren .


"*Tir..... " panggilnya dengan suara yang lembut


"Hmmmmmmm" saut ku tanpa melihat ke arahnya.


"Farel disini loe tir, lihat ke arah farel dong ???? ucapnya*


Aku pun memalingkan wajah ku dan melihat ke arahnya.


"*Kenapa rel?????? ucapku


"Mobil farel banyak debunya ya????? Kamu kok pakai masker di dalam mobil??? ucapnya


" Gak kok rel, Tiara lagi flu takut kamu nanti ketularan" ucapku


"Soalnya kalau kamu pakai masker, farel gak bisa lihat wajah kamu yang manis" ucapnya


Dengan refleks, aku mencubit tangannya.


"Aduh, sakit tir" ucapnya*


"*Salah siapa gombalin Tiara" ucapku


"Farel gak gombalin kamu loe, tapi itu kenyataannya kamu manis" ucapnya sambil tersenyum ke padaku*.


Kami hanya berjalan- jalan tanpa tau mau kemana sambil mengobrol di mobil. Sampai akhirnya kami berhenti di salah satu tempat makan cepat saji untuk membeli minuman.


"*Kamu mau minum apa tir" ucapnya saat kami sedang di antrian drive thru.


"Tiara mau minum mocca float"ucapku*


Beberapa menit menunggu, akhirnya pesanan kami tiba. Kami pun pergi meninggalkan tempat makan tersebut.


"*Kamu suka minum itu???? ucapnya


"Ia ,Tiara suka banget minum ini" ucapku


"Astaga, farel lupa????? ucapnya dengan panik


"Lupa apa rel???? tanyaku*


" *Kamu kan lagi sakit, kenapa minum es???? Aduhhh, gimana mau sembuh??? ucapnya


"Gak apa- apalah ini kan obat" ucapku*


Selama aku menikmati minumanku, aku merasa dia melihat ke arahku terus sambil menyetir .


"*Rel,,,,,, kamu kenapa lihat Tiara terus sih???? ucapku


"Gak apa- apa loe, farel cuma senang aja , Akhirnya farel bisa lihat wajah kamu soalnya farel dari tadi nunggu- nunggu kapan kamu buka masker" ucapnya sambil tersenyum manis kepadaku*.


Aku mulai merasa salah tingkah sekarang , aku tidak tau apa ini gombalannya atau ini pujian dari dia. Untuk menutupi rasa salah tingkah ku ini. Aku mengambil minumannya dan memegangkan minuman untuknya ,agar dia bisa minum sambil menyetir.


"Makasih Tiara" ucapnya .


Tidak ada hal yang spesial yang kami lakukan hari ini, tetap sama seperti pertama kali kami jumpa.Hanya ada pembicaraan yang santai, membahas tentang pekerjaan ku dan membahas kuliah nya. Tapi satu hal yang ku tau, setiap hal yang ku lakukan dengannya semua membuat ku sangat bahagia dan perlahan aku mulai bisa move on .


Aku mulai mengerti , tidak ada gunanya mengenang masa lalu dan menyalahkan diri sendiri akibat kegagalan yang terjadi, mulai membuka hati adalah cara untuk aku dapat mencapai kebagian ku yang sebenarnya.


Bersambung****.......

__ADS_1


__ADS_2