Pengkhianatan

Pengkhianatan
Episode 7 Pernyataan


__ADS_3

*****Terima kasih buat yang sudah membaca novel ku......


Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan .....


Selamat Membaca.........😊😊***


Sudah satu bulan sejak pertama kali kami chattan melalui instgram , berjumpa untuk pertama kalinya bahkan sekarang kami sampai sedekat ini . Aku sama sekali tidak menyangka waktu terasa begitu sangat cepat.


Sejak kehadiran dia,hidupku terasa begitu berubah. Banyak hal yang sebelumnya tidak pernah ku alami sekarang bersamanya aku melewati hal - hal baru. Aku yang selama ini selalu pulang dari kantor naik ojek online ,sejak kehadirannya aku tidak pernah lagi naik ojek online . Dia selalu menjemputku dan menununggu ku di parkiran depan kantor setiap hari. Hal yang tidak pernah ku alami selama ini bahkan selama aku memiliki pasangan pun aku tidak pernah mengalaminya karena aku menjalani hubungan LDR.


Hari ini aku juga sudah janjian dengan ferel karena dia mengatakan ada hal yang penting ingin di katakannya kepadaku. Pada saat dia mengatakan ada hal yang penting ingin di bicarakan dengan ku , aku sangat penasaran apa yang dia katakan. Sejak semalam aku terus memikirkan itu.


**Kantor**


Sore ini, cuaca begitu tidak mendukung. Awan sangat gelap, seperti sudah malam hari saja padahal waktu Masi menunjukan pukul 16:00.


"Bentar lagi pasti hujan deras tir" ucap Denis sambil melihat ke jendela.


" Ia den, udah gelap banget kan??? Jangan sampai banjir aja" ucapku.


"Janganlah tir, entar aku gak bisa pulang " ucapnya dengan tertawa.


"Den, mau cerita" ucapku


"Cerita apa tir???? tanya Denis


Kebetulan hari ini kami lagi santai karena pekerjaan ku dan Denis sudah tidak ada lagi sehingga aku bisa certa bebas dengan denis. Teman yang sangat bisa ku andalkan untuk menceritakan apa pun dan akan memberikan solusi yang masuk akal.


"Denis, aku merasa nyaman banget sama farel. Tapi aku juga bingung sama perasaanku" ucapku


"Bingung gimana sih tir makasudnya, aku jadi gak paham??? tanya nya


" Aku takut itu cuma perasaan sesaat aja den, karena aku baru putus" ucapku


"Yaampun tir kalau kamu tanya soal itu,aku disini juga gak bisa jawab karena semua pertanyaanmu itu ya kamu sendiri yang bisa jawab tir. Pastikan lagi hati dan perasaan mu" ucap denis.


Sepertinya aku mulai paham dengan ucapan Denis, hanya aku yang tau dengan perasaan ku bukan orang lain." Tanya hatimu Tiara ???? ucapku dalam hati


Jam pulang kantor pun tiba, sebelum bertemu dengan farel. Hari ini aku harus menata rambut ku dan menggunakan sedikit riasan di wajahku. Aku mengambil tas makeup ku dan mulai merias wajahku. Aku harus cepat karena aku tau farel pasti sudah menunggu ku di parkiran . Duluh aku selalu menunggu pesan dari dia yang mangatakan bahwa dia sudah di depan menunggu ku. Namun sekarang ,tanpa dia mengirim pesan untuk ku, aku sudah tau bahwa dia pasti sudah menunggu ku di depan.

__ADS_1


Aku pun buru- buru merias wajahku. Kemudian aku memasukan tas makeup ku kembali ke tas. Aku harus pergi cepat, sepertinya farel sudah menungguku cukup lama. Aku pun berjalan keluar menuju parkiran. Seperti yang aku katakan tadi, dia sudah menunggu ku. Aku berjalan masuk ke dalam mobil.


"Maaf ya rel nunggu lama ya??? ucapku .


"Gak kok" ucap farel.


"Kita mau pergi kemana rel??? ucapku sangat penasaran .


"Kamu pernah bilangkan kalau kamu pingin banget makan bakso, farel tau tempat makan bakso dimana yang enak. Kita kesana ucap nya kepadaku.


"OKE" ucapku


Kami pun pergi menuju tempat makan yang dimaksud oleh farel. Namun saat kami sampai di tempat bakso tersebut, dia tutup.


"Yah tutup tir ucap farel begitu kecewa. Padah kita udah jauh-jauh kesini.


"Gak apa- apa kok rel , kan masi bisa lain waktu ucapku kepadanya.


"Tarus mau makan apa??? Tanya farel


"Hmmmm, Tiara sih gak mau makan gimana kalau kita beli minuman aja ucapku sambil tersenyum .


"Ia rel ucapku sambil tersenyum kepadanya.


"Yaudah, ayo kita berangkat ucap farel.


Kami pun tiba di salah satu tempat makan cepat saji, antrian mobil begitu sangat panjang. Kamu pun mengantri beberapa menit sampai giliran kami tiba dan kami memesan dua mocca float. Pesanan kami pun siap, farel mengeluarkan uang yang ada di dompetnya dan membayarnya.


"Ini Tiara ucapnya sambil memberikan bungkusan itu kepadaku.


"Terima kasih ucapku sambil mengeluarkan minuman tersebut dari bungkusan.


"Terus kita mau kemana lagi rel?? tanyaku sambil menikmati minumanku


"Farel antar kamu pulang aja ya , tapi kita lewati satu putaran duluh sambil menghabisakan minuman kita ucapnya.


"Ia ucapku. Tiba- tiba saja aku teringat dengan ucapan farel semalam bahwa ada sesuatu yang penting ingin di katakannya kepadaku.


"Rel katanya kamu mau ngomong hal yang penting mau ngomong apa ucapku.

__ADS_1


"Oh itu, nanti aja tir kayaknya waktunya gak pas banget ucapnya sambil menyetir dengan pandangannya yang fokus ke depan.


"Ikhhhh, apaan sih buat Tiara penasaran aja.Mau ngomong apa sih rel ???ucapku yang terus memaksanya untuk mengatakan.


"Jangan Tiara ,nanti aja yaaaaaaaa kalau farel rasa udah tepat ucapnya dengan begitu lembut kali ini dia melihat ke arahku.


"Gak mau akhhh, pokoknya harus bilang sekarang ucapku dengan memaksa.


"Yakin mau dengar sekarang ucap ferel sambil memandangi ku.


"Ia ucapku. Namun entah kenapa aku sekarang malah merasa gugup menanti apa yang ingin dikatan farel kepadaku.


"Tir, kita gak terasa udah satu bulan menghabiskan waktu kita sama- sama . Jujur aja farel merasa nyaman banget sama kamu. Kamu itu wanita yang luar biasa menurut farel . Kamu pekerja keras, tangguh dan kamu baik banget. Kamu beda dari wanita- wanita yang pernah dekat dengan farel ucapnya.


Aku yang berada di sampingnya hanya bisa terdiam dan mendengar setiap perkataan yang keluar dari mulutnya tanpa mengatakan sesuatu apapun kepadanya sepertinya kali ini aku mencoba menjadi seoarang pendengar ya baik. Saat lampu merah mobil kami pun berhenti dan dia memegang tanganku sambil mengatakan....


"KAMU MAU GAK JADI PACAR FAREL "


Sontak saja aku yang mendengar pernyataannya begitu kaget, aku tidak pernah menyangka bahwa dia akan membuat pengakuan tentang perasaannya terhadapku. Selama ini aku tidak pernah melihat seseorang menyatakan perasaanya langsung kepadaku, dia adalah laki- laki yang pertama melakukan itu di hadapanku. Aku mencoba menenangkan diriku sambil berkata,


"Rel, Kamu yakin dengan yang barusan kamu bilang???? tanyaku. Kamu kan tau Tiara itu baru saja putus. "Apa kamu gak takut Tiara bakalan jadikan kamu pelarian??? tanyaku kepada farel.


Saat farel ingin mengatakan sesuatu , tiba- tiba dari arah belakanga sebuah mobil mengklakson kami,ternyata lampu sudah hijau. Farel pun menghentikan pembicaarnnya dan mobil kami pun melaju. Kemudian dia memberhentikan mobilnya di pinggir jalan dan kembali melanjutkan pembicaraannya.


" Tir, farel paham dengan situasi kamu sekarang dan kalau pun kamu jadikan farel pelampiasan farel siap . Farel akan membatu kamu melupakan semuanya ucapnya sambil memegang tanganku.


Sungguh aku tidak bisa berkata apapun lagi , aku sangat terharu mendengar semua ucapannya kepadaku. Aku pun hanya menganggukan kepala ku.


"Maksudnya ????? Tanya farel.


"Ia Tiara mau jdi pacar kamu rel ucap ku dengan malu.


"Serius?????? tanyanya dengan tidak percaya.


" hmmmmmmm jawabku.


"Yes......... teriaknya begitu bahagia di dalam mobil. " Makasih ya tir, farel janji sama kamu farel akan bahagikan kamu ucapnya sambil terus memegangi tanganku.


Malam itu adalah malam yang sangat penting bagi kami berdua karena di malam itu kami resmi menjadi sepasang kekasih.......

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2